Repository-Universitas Muhammadiyah Purworejo

PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA JAWA RAGAM KRAMA DENGAN METODE ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA SISWA KELAS VII SMP PGRI 1 PREMBUN

Show simple item record

dc.contributor.author Rahayu, Asih Pamuji
dc.date.accessioned 2018-02-20T08:17:23Z
dc.date.available 2018-02-20T08:17:23Z
dc.date.issued 2012
dc.identifier.uri http://repository.umpwr.ac.id:8080/handle/123456789/3330
dc.description.abstract Teori yang menjadi acuan dalam penelitian ini adalah teori yang dikemukakan oleh Mohammad Fakhrudin dalam metode analisis kesalahan berbahasa perhatian siswa dapat dipusatkan pada hal-hal yang penting oleh guru sehingga siswa dengan mudah menangkap hal-hal yang penting dan metode analisis kesalahan berbahasa juga dapat menjawab beberapa pertanyaan yang timbul dari siswa melalui proses itu sendiri. Suharsimi Arikunto (2008: 16), mendefinisikan berbicara adalah kemampuan mengucapkan bunyi-bunyi artikulasi atau kata-kata untuk mengekspresikan, menyatakan atau menyampaikan pikiran, gagasan, dan perasaan. Jenis penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas atau PTK, penelitian ini dilakukan tiga tahap yaitu prasiklus, siklus I, dan siklus II. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP PGRI I Prembun, instrumen penelitian melalui tes dan non-test, teknik pengumpulan data meliputi pengamatan (observasi), angket, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan teknik kuantitatif dan teknik kualitatif. Adapun hasil penelitian adalah, aspek pilihan kata pada prasiklus skor rata-rata 38,25, sedangkan pada siklus I mejadi 41,92 dan pada siklus II meningkat menjadi 60,29. Aspek intonasi pada prasiklus skor rata-rata 50,74 sedangkan pada siklus I menjadi 62,05 dan pada silus II meningkat menjadi 88,97. Aspek pelafalan mengalami peningkatan pada prasiklus skor rata-rata 48,53, sedangkan pada siklus I menjadi 67,65 dan pada siklus II meningkat menjadi 86,76. Aspek unggah-ungguh prasiklus skor rata-rata 43,39, sedangkan pada siklus I menjadi 71,33 dan pada siklus II 75,74. Pada aspek kelancaran juga mengalami peningkatan, pada prasiklus 44,12, sedangkan siklus I meningkat menjadi 71,32 dan pada siklus II menjadi 77,95. Berdasarkan peningkatan dari setiap aspek berbicara dapat dikatakan bahwa siswa mengalami peningkatan keterampilan berbicara bahasa Jawa krama dari prasiklus ke siklus I sebesar 43,65%, siklu I ke siklus II sebesar 26,19% dan dari prasiklus ke siklus II sebesar 72,59%. en_US
dc.publisher Pend. Bhs Jawa en_US
dc.subject peningkatan, berbicara, metode kesalahan, bahasa Jawa krama en_US
dc.title PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA JAWA RAGAM KRAMA DENGAN METODE ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA SISWA KELAS VII SMP PGRI 1 PREMBUN en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repository-UMP


Browse

My Account