Repository

Universitas Muhammadiyah Purworejo

Selamat Datang di Repository Universitas Muhammadiyah Purworejo

Photo by @inspiredimages
 

Communities in DSpace

Select a community to browse its collections.

Recent Submissions

Item
UPAYA PENINGKATAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY BERBANTUAN ALAT PERAGA MANIPULATIF PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 4 PURWOREJO TAHUNPELAJARAN 2013/2014
(Prodi. PMat, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-02-25) Rafika Silviana Putri 102143793
Rafika Silviana Putri. 102143793. Upaya Peningkatan Minat Belajar Matematika dengan Model Pembelajaran Course Review Horay Berbantuan Alat Peraga Manipulatif Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 4 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014. Skripsi. Pendidikan Matematika. FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan minat belajar matematika siswa kelas VII G SMP Negeri 4 Purworejo setelah mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Course Review Horay berbantuan alat peraga manipulatif. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus memuat perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII G semester II SMP Negeri 4 Purworejo tahun pelajaran 2013/2014 sejumlah 32 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, angket, dan tes. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi, angket, dan soal tes yang berupa pilihan ganda. Teknis analisis data yang dilakukan adalah deskriptif kualitatif dengan persentase. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan minat belajar matematika dan prestasi belajar matematika menggunakan model pembelajaran Course Review Horay berbantuan alat peraga manipulatif pada siswa kelas VII G SMP Negeri Negeri 4 Purworejo. Hal ini ditunjukkan dari persentase hasil observasi minat belajar matematika siswa kelas VII G sebesar 62,34% pada siklus I, meningkat menjadi 75,94% pada siklus II. Berdasarkan hasil angket juga terjadi peningkatan dari 70,08% pada siklus I menjadi 75,20% pada siklus II. Pada pra siklus diperoleh persentase ketuntasan belajar klasikal siswa kelas VII G sebesar 18,75% dengan rerata nilai 57,8, meningkat menjadi 56,25% dengan rerata nilai 62,28 pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 75% dengan rerata 73,44 pada siklus II. Kata kunci : Minat belajar, Course Review Horay, Alat peraga manipulatif.
Item
EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MODEL STAD BERBANTU PERMAINAN KARTU BILANGAN PECAHAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA KELAS IV SD SE-GUGUS DIRGANTARA KECAMATAN BENER TAHUN PELAJARAN 2013/2014
(Prodi. PMat, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-02-02) Nuri Nurhayati 092143513
Nuri Nurhayati. 092143513. Eksperimentasi Pembelajaran Matematika Dengan Model STAD Berbantu Permainan Kartu Bilangan Pecahan Terhadap Prestasi Belajar Matematika Ditinjau Dari Motivasi Belajar Pada Siswa Kelas IV SD Se-Gugus Dirgantara Kecamatan Bener Tahun Pelajaran 2013/2014. Skripsi. Pendidikan Matematika. FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2014. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) apakah model pembelajaran STAD berbantu PKBP menghasilkan prestasi belajar lebih baik daripada model pembelajaran konvensional; (2) apakah siswa bermotivasi belajar tinggi menghasilkan prestasi belajar lebih baik daripada siswa bermotivasi belajar sedang dan rendah, dan apakah siswa bermotivasi belajar sedang menghasilkan prestasi belajar lebih baik daripada siswa bermotivasi belajar rendah; (3) pada model pembelajaran STAD berbantu PKBP, apakah siswa bermotivasi belajar tinggi menghasilkan prestasi belajar lebih baik daripada siswa bermotivasi belajar sedang dan rendah, dan apakah siswa bermotivasi belajar sedang menghasilkan prestasi belajar yang sama dengan siswa bermotivasi belajar rendah; (4) pada model pembelajaran konvensional, apakah siswa bermotivasi belajar tinggi menghasilkan prestasi belajar lebih baik daripada siswa bermotivasi belajar sedang dan rendah, dan apakah siswa bermotivasi belajar sedang menghasilkan prestasi belajar lebih baik daripada siswa bermotivasi belajar rendah; (5) pada masing-masing kategori motivasi belajar, apakah model pembelajaran STAD berbantu PKBP menghasilkan prestasi belajar lebih baik daripada model pembelajaran konvensional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD se-Gugus Dirgantara Kecamatan Bener yang berjumlah 160 siswa. Sampel penelitian berjumlah 51 siswa. Pengambilan sampel dengan teknik cluster random sampling. Instrumen pengumpulan data dengan dokumentasi, tes, dan angket dengan skala Likert. Instrumen penelitian telah diuji cobakan dan sudah memenuhi validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) model pembelajaran STAD berbantu PKBP menghasilkan prestasi belajar lebih baik daripada model pembelajaran konvensional; (2) motivasi belajar tinggi menghasilkan prestasi belajar lebih baik daripada motivasi belajar sedang dan rendah, dan motivasi belajar sedang menghasilkan prestasi belajar lebih baik daripada motivasi belajar rendah; (3) pada model pembelajaran STAD berbantu PKBP, motivasi belajar tinggi menghasilkan prestasi belajar lebih baik daripada motivasi belajar sedang dan rendah, dan motivasi belajar sedang menghasilkan prestasi belajar lebih baik daripada motivasi belajar rendah; (4) pada model pembelajaran konvensional, motivasi belajar tinggi menghasilkan prestasi belajar lebih baik daripada motivasi belajar sedang dan rendah, dan motivasi belajar sedang menghasilkan prestasi belajar lebih baik daripada motivasi belajar rendah; (5) pada masing-masing kategori motivasi belajar, model pembelajaran STAD berbantu PKBP menghasilkan prestasi belajar lebih baik daripada model pembelajaran konvensional. Kata kunci: STAD, PKBP, motivasi belajar, dan prestasi belajar
Item
EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN SAVI DAN KONTEKSTUAL PADA POKOK BAHASAN OPERASI HIMPUNAN TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP N 11 PURWOREJO TAHUN AJARAN 2014/2015
(Prodi. PMat, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-02-24) Gagih Ewibowo 102143940
Gagih Ewibowo. “Eksperimentasi Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Savi dan Kontekstual pada Pokok Bahasan Operasi Himpunan terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII SMP N 11 Purworejo Tahun Ajaran 2014/2015”. Skripsi. Pendidikan Matematika. Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar matematika pada materi operasi himpunan dengan pendekatan SAVI akan lebih baik jika dibandingkan dengan pendekatan kontekstual. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP N 11 Purworejo tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 210 anak yang terdiri dari tujuh kelas A, B, C, D, E, F, dan G. Sampel dalam penelitian ini berjumlah dua kelas yaitu kelas VII C sebagai eksperimen I dengan pendekatan SAVI dan kelas VII D sebagai eksperimen II dengan pendekatan Kontekstual. Pengambilan sampel dengan teknik cluster random sampling. Pendekatan pembelajaran sebagai variabel bebas dan hasil belajar sebagai variabel terikatnya. Instrumen pengumpulan data dengan dokumentasi dan tes yang sudah diujicobakan dan sudah memenuhi validitas dan reliabilitas. Uji prasyarat analisis menggunakan statistik uji Lillifors untuk uji normalitas dan statistik uji Bartlett untuk uji homogenitas. Metode pengujian hipotesis yang digunakan adalah uji t-student (uji-t). Hasil penelitian dengan α = 0,05 diperoleh sampel berasal dari populasi berdistribusi normal dan variansinya homogen. Dengan rata-rata nilai hasil belajar matematika pada kelas eksperimen I sebesar 76,80 dan pada kelas eksperimen II sebesar 71,73. Setelah dilakukan uji hipotesis menggunakan uji t menunjukkan bahwa tobs = 1,718, dengan t0.05;58 sebesar 1,645 dan DK = {t|t > 1,645}sehingga tobs > t tabel. Terlihat bahwa tobs termasuk dalam daerah kritik sehingga menyebabkan H0 ditolak. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan pendekatan SAVI lebih baik dari pada hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan pendekatan kontekstual pada pokok bahasan operasi himpunan kelas VII SMP N 11 Purworejo tahun ajaran 2014/2015. Kata kunci: SAVI, Kontekstual, hasil belajar
Item
HUBUNGAN FAKTOR KELUARGA DAN MINAT BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII, VIII SMP N 6 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2014/2015
(Prodi. PMat, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-08-12) Yatin Agus Febriyanto 102143844
Yatin Agus Febriyanto. 102143844. “Hubungan Faktor Keluarga dan Minat Belajar Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas VII, VIII SMP N 6 Purworejo tahun Pelajaran 2014/2015”. Skripsi. Program Studi Pendidikan Matematika., Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara: (1) faktor keluarga terhadap prestasi belajar matematika siswa; (2) minat belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa; (3) faktor keluarga terhadap minat belajar siswa; serta (4) faktor keluarga dan minat belajar secara bersama-sama terhadap prestasi belajar matematika siswa. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif jenis korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII, VIII SMP N 6 Purworejo sebanyak 380 siswa. Sampel diambil sebanyak 38 siswa menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling (Proporsional Random Sampling). Data dikumpulkan dengan metode angket dan metode tes. Teknik pengolahan data meliputi dua tahap yaitu uji prasyarat analisis dan uji hipotesis. Uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas, sedangkan uji hipotesis menggunakan korelasi kendall tau, uji z, uji F dan regresi ganda. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa: (1) terdapat hubungan yang positif dan tidak signifikan antara faktor keluarga terhadap prestasi belajar matematika siswa ditunjukkan dengan = 0,16 dan zhitung = 1,41 < ztabel = 1,96; (2) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara minat belajar ter-hadap prestasi belajar matematika siswa ditunjukkan dengan = 0,31 dan zhitung = 2,74 > ztabel = 1,96; (3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara faktor keluarga terhadap minat belajar siswa ditunjukkan dengan = 0,30 dan zhitung = 2,65 > ztabel = 1,96; serta (4) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara faktor keluarga dan minat belajar secara bersama-sama terhadap prestasi belajar matematika siswa ditunjukkan dengan (1,2) = 0,46 dan Fhitung = 4,65 > Ftabel = 3,28. Kata Kunci: Faktor Keluarga, Minat Belajar, dan Prestasi Belajar Matematika.
Item
pembelajaran matematika melalui model pembelajaran berbasis Joyfull Learning berbantuan LKS Terstruktur dapat meningkatkan keaktifan siswa
(Prodi. PMat, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-03-11) Fajar Rikautamaning Putri 102143779
belajar matematika akan lebih menarik jika dibawakan dengan model menyenangkan (Joyfull Learning). Joyfull Learning menggunakan proses pembelajaran yang diaplikasi kepada siswa dengan menggunakan pendekatan riang melalui game, kuis, dan aktivitas-aktivitas fisik lain. Joyfull learning menggunakan pendekatan-pendekatan permainan, rekreasi, dan menarik minat yang menimbulkan perasaan senang, segar, aktif, dan kreatif yang sangat dibutuhkan untuk mereduksi kebosanan dan ketegangan belajar yang hari demi hari dialami siswa. Pembelajaran 4 menyenangkan atau Joyful Learning diterapkan dan dilatar belakangi oleh kenyataan bahwa pembelajaran dengan metode ceramah dinilai kurang menarik bagi para siswa sehingga berakibat kurang optimalnya penguasaan materi bagi siswa. Pembelajaran menyenangkan dibuat seolah-olah siswa sedang bermain dalam hal ini dengan menggunakan metode kuis atau dapat juga dengan metode yang lain serta dalam penyampaian diberi gambar-gambar atau animasi yang dapat membuat siswa menjadi tertarik dan senang dengan pembelajaran.