Repository

Universitas Muhammadiyah Purworejo

Selamat Datang di Repository Universitas Muhammadiyah Purworejo

Photo by @inspiredimages
 

Communities in DSpace

Select a community to browse its collections.

Recent Submissions

Item
Peningkatan Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi dengan Media Kalendetr pada Siswa Kelas X SMK Negeri 1 Ambal Tahun Pelajaran 2013/2014
(Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-02-27) Inayah 102110089
Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan: 1) pelaksanaan pembelajaran keterampilan menulis pengalaman pribadi pada siswa kelas X SMK Negeri 1 Ambal tahun pelajaran 2013/2014 dengan menggunakan media Kalender, 2) pengaruh media kalender terhadap pembelajaran menulis pengalaman pribadi pada siswa kelas X SMK Negeri 1 Ambal tahun pelajaran 2013/2014, 3) peningkatan keterampilan menulis pengalaman pribadi pada siswa kelas X SMK Negeri 1 Ambal tahun pelajaran 2013/2014 dengan menggunakan media Kalender. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam dua tahap, yaitu tahap siklus I dan siklus II. Setiap siklus penelitian terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Pengambilan data penelitian melalui teknik tes berupa hasil menulis pengalaman pribadi siswa dan nontes berupa aspek pengamatan, kuesioner, dan dokumentasi foto. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik kualitatif dan teknik kuantitatif. Teknik kualitatif digunakan untuk menganalisis data nontes yang berupa hasil pengamatan, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik kuantitatif digunakan untuk menganalisis hasil data tes berupa hasil menulis pengalaman pribadi siswa pada setiap siklus. Teknik penyajian analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif dengan teknik persentase secara kuantitatif selanjutnya data tersebut disajikan menggunakan penyajian data informal. Hasil penelitian ini adalah pelaksanan pembelajaran menulis pengalaman pribadi dengan media kalender dilakukan mulai dari prasiklus, siklus I dan siklus II. Pada prasilkus belum menggnuakan media kalender . Langkah-langkah adalah (1) guru menjelaskan materi pengalaman pribadi, (2) guru menyiapaknan kalender dari tanggal 1 sampai 31 untuk dipilih oleh siswa, (3) guru memberi tugas untuk sisiwa untuk membuat pengalaman pribadi sesuai angka yang dipilih, (4) setelah selesai tugasnya dikumpulkan dan ditukar dengan teman sebangkunya untuk dinilai. Minat dan sikap belajar siswa terhadap pembelajaran menulis pengalaman pribadi menggunakan media kalender menjadi lebih baik. Sikap belajar siswa prasiklus sebesar 2,08 (rendah), siklus I sebesar 3,14 (tinggi) dan siklus II sebesar 4,12 (tinggi).Peningkatan keterampilan menulis pengalaman pribadi pada siswa dapat dilihat dari hasil rata-rata setiap aspek penilaian menulis pengalaman pribadi pada setiap siklus. Rata-rata aspek Isi pada prasiklus 21,45 (cukup baik), siklus I 21,57 (baik) dan siklus II 27,15 (baik). Aspek Organisasi pada prasiklus 14,51 (cukup baik),pada siklus I 17,64 (baik) dan pada siklus II 16,54 (baik).Aspek unsur intrinsik pengalaman pribadi pada prasiklus 11,93 (cukup baik), pada siklus I 16,45 (sangat baik) dan pada siklus II 16,54 (sangat baik).Aspek struktur bahasa prasiklus 8,63 (cukup baik), pada siklus I 8,96 (baik) dan pada siklus II 9,45 (baik). Aspek ejaan prasiklus 5,84 (cukup baik), pada siklus I 5,96 (baik) dan pada siklus II 6,63 (baik)
Item
Citra Wanita Tokoh Utama Novel 5 Kelopak Mawar Berbisa karya Ria Jumriati dan Skenario Pembelajarannya di SMA
(Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-03-10) Sulistiyono 102110155
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsi: unsur-unsur instrinsik, citra tokoh utama, penerapan kritik sastra feminis ideologis, dan skenario pembelajaran novel 5 Kelopak Mawar Berbisa di SMA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode analisis isi. Subjek penelitian ini adalah novel 5 Kelopak Mawar Berbisa Karya Ria Jumriati. Objek penelitian ini adalah Citra Wanita. Fokus penelitian ini berupa unsur intrinsik, citra wanita, sastra feminisme, dan skenario pembelajarannya di SMA. Sumber data dalam penelitian ini berupa novel 5 Kelopak Mawar Berbisa karya Ria Jumriati. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka. Instrumen penelitiannya adalah peneliti sendiri sebagai pelaksana penelitian dan dibantu dengan kartu data. Teknik analisis yang digunakan yakni teknik analisis isi. Teknik untuk menyajikan hasil analisisnya adalah teknik penyajian informal. Dari hasil penelitian, disimpulkan bahwa unsur-unsur intrinsik yang terdapat dalam novel tersebut meliputi tema, yakni penderitaan seorang wanita yang dijadikan Jugun Lanfu tentara Jepang. Alur yang digunakan yakni alur maju. Latarnya meliputi latar tempat berupa Danau, Sungai, Bordir Militer, Kamar Tentara Jepang, Kebun Singkong, Pasar, Kota, dan Sebuah Pabrik. Latar waktu yakni, tahun 1942, 6 dan 9 agustus 1945, malam hari, dan siang hari. Latar sosial yakni kodrat seorang perempuan dan perempuan tertindas. Penokohannya yaitu watak tokoh Mbok Sagiyem, Marni, Rumijah, Hana Motokura yang penuh kasih sayang, selain itu tokoh Mbok Sagiyem juga memiliki rasa putus asa, Winarsih pendendam, dan Hana Motokura yang penuh kebimbangan. Amanatnya adalah hidup ini sebuah ujian yang membutuhkan penyelesaian panjang, kesabaran, dan ketabahan untuk menghadapinya. Sudut pandang dalam novel yakni orang ketiga serba tahu. Gaya bahasa yang digunakan yakni; metafora ditunjukkan dengan kata (bunga desa), antonomasia pada kata (mata sipit dan jemari mungil), perumpamaan pada kata (ibarat musim semi dan seperti permadani), berikutnya personifikasi pada kata (mengiris dan menebar). Citra diri tokoh utama novel tersebut meliputi aspek fisik yaitu wanita tua, dan perempuan berparas cantik; aspek psikisnya meliputi tekanan batin, pendendam, rasa putus asa dan penuh kasih sayang. Feminisme tokoh dalam novel tersebut meliputi rasa kasih sayang, pandai meracik jamu, dan berwatak keras. Pembelajaran novel ini dilaksanakan dengan model pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning). Berikut langkah-langkah pembelajarannya: (a) peserta didik dikelompokan menjadi empat anggota tim disesuaikan subtopik yang dibahas; (b) setiap kelompok diberi materi berupa sinopsis novel tersebut untuk mendiskusikannya; (c) setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi, dan kelompok lain menanggapinya; (d) setelah selesai, pendidik memberi simpulan dan mempersilahkan peserta didik untuk menanyakan tentang materi yang dirasa belum jelas.
Item
Citra Wanita Tokoh Utama Novel 5 Kelopak Mawar Berbisa karya Ria Jumriati dan Skenario Pembelajarannya di SMA”
(Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-03-10) Sulistiyono 102110155
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsi: unsur-unsur instrinsik, citra tokoh utama, penerapan kritik sastra feminis ideologis, dan skenario pembelajaran novel 5 Kelopak Mawar Berbisa di SMA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode analisis isi. Subjek penelitian ini adalah novel 5 Kelopak Mawar Berbisa Karya Ria Jumriati. Objek penelitian ini adalah Citra Wanita. Fokus penelitian ini berupa unsur intrinsik, citra wanita, sastra feminisme, dan skenario pembelajarannya di SMA. Sumber data dalam penelitian ini berupa novel 5 Kelopak Mawar Berbisa karya Ria Jumriati. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka. Instrumen penelitiannya adalah peneliti sendiri sebagai pelaksana penelitian dan dibantu dengan kartu data. Teknik analisis yang digunakan yakni teknik analisis isi. Teknik untuk menyajikan hasil analisisnya adalah teknik penyajian informal. Dari hasil penelitian, disimpulkan bahwa unsur-unsur intrinsik yang terdapat dalam novel tersebut meliputi tema, yakni penderitaan seorang wanita yang dijadikan Jugun Lanfu tentara Jepang. Alur yang digunakan yakni alur maju. Latarnya meliputi latar tempat berupa Danau, Sungai, Bordir Militer, Kamar Tentara Jepang, Kebun Singkong, Pasar, Kota, dan Sebuah Pabrik. Latar waktu yakni, tahun 1942, 6 dan 9 agustus 1945, malam hari, dan siang hari. Latar sosial yakni kodrat seorang perempuan dan perempuan tertindas. Penokohannya yaitu watak tokoh Mbok Sagiyem, Marni, Rumijah, Hana Motokura yang penuh kasih sayang, selain itu tokoh Mbok Sagiyem juga memiliki rasa putus asa, Winarsih pendendam, dan Hana Motokura yang penuh kebimbangan. Amanatnya adalah hidup ini sebuah ujian yang membutuhkan penyelesaian panjang, kesabaran, dan ketabahan untuk menghadapinya. Sudut pandang dalam novel yakni orang ketiga serba tahu. Gaya bahasa yang digunakan yakni; metafora ditunjukkan dengan kata (bunga desa), antonomasia pada kata (mata sipit dan jemari mungil), perumpamaan pada kata (ibarat musim semi dan seperti permadani), berikutnya personifikasi pada kata (mengiris dan menebar). Citra diri tokoh utama novel tersebut meliputi aspek fisik yaitu wanita tua, dan perempuan berparas cantik; aspek psikisnya meliputi tekanan batin, pendendam, rasa putus asa dan penuh kasih sayang. Feminisme tokoh dalam novel tersebut meliputi rasa kasih sayang, pandai meracik jamu, dan berwatak keras. Pembelajaran novel ini dilaksanakan dengan model pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning). Berikut langkah-langkah pembelajarannya: (a) peserta didik dikelompokan menjadi empat anggota tim disesuaikan subtopik yang dibahas; (b) setiap kelompok diberi materi berupa sinopsis novel tersebut untuk mendiskusikannya; (c) setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi, dan kelompok lain menanggapinya; (d) setelah selesai, pendidik memberi simpulan dan mempersilahkan peserta didik untuk menanyakan tentang materi yang dirasa belum jelas.
Item
Analisis Nilai-nilai Pendidikan pada Kumpulan Cerpen Senyum Karyamin Karya Ahmad Tohari dan Skenario Pembelajarannya di Kelas X SMA
(Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-03-06) Agung Prasetyo 102110171
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) unsur-unsur intrinsik dalam kumpulan cerpen Senyum Karyamin karya Ahmad Tohari; (2) nilai-nilai pendidikan yang terdapat dalam kumpulan cerpen Senyum Karyamin karya Ahmad Tohari; (3) Bagaimanakah skenario pembelajaran cerpen dengan materi nilai pendidikan di kelas X SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kualitatif. Subjek penelitian ini adalah kumpulan cerpen Senyum Karyamin. Objek penelitian ini adalah nilai pendidikan pada kumpulan cerpen Senyum Karyamin. Fokus penelitian berupa nilai pendidikan dalam kumpulan cerpen Senyum Karyamin yang meliputi nilai pendidikan agama, budaya, moral, dan sosial. Jenis penelitian ini adalah deskripsi kualitatif. Sumber data berupa kumpulan cerpen Senyum Karyamin. Instrumen penelitiannya adalah penulis sendiri sebagai peneliti, kartu data, dan alat tulisnya. Teknik sampling dalam penelitian ini mengambil lima cerpen dari tiga belas cerpen yang akan diteliti nilai-nilai pendidikan yang terkandung di dalamnya.Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pustaka. Validitas data digunakan teori yang membahas nilai-nilai pendidikan .Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif kualitatif. Hasil analisis data disajikan dengan metode informal. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa: (1) unsur intrinsik dalam penelitian ini meliputi lima unsur, yaitu tema, penokohan, alur, latar, dan sudut pandang; (2) nilai-nilai pendidikan yang terdapat dalam kumpulan cerpen Senyum Karyamin karya Ahmad Tohari, meliputi empat nilai, yaitu (a) nilai agama dalam cerpen Senyum Karyamin dapat dilihat dari sebuah senyuman menggambarkan bahwa seseorang memiliki ketabahan dalam menghadapi ujian Tuhan dan selalu berserah diri, (b) nilai moral pada cerpen Senyum Karyamin dapat dilihat ketika Karyamin dan teman-temannya sabar dalam menjalani hidupnya, (c) nilai sosial dalam cerpen Jasa-jasa Buat Sanwirya yaitu salah seorang dari teman Sanwirnya yang rela menjual jaketnya untuk membayar upah dukun, (d) nilai budaya pada cerpen Orang-orang Seberang Kali terlihat dari masyarakatnya yang senang menyabung ayam. Kegiatan menyabung ayam seolah sudah menjadi budaya tradisional dalam cerpen tersebut yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan Orang-orang Seberang Kali; (3) skenario pembelajaran kumpulan cerpen Senyum Karyamin di kelas X SMA berdasarkan pada Standar Kompetensi 6. membahas cerita pendek melalui kegiatan diskusi dan Kompetensi Dasar 6.2 menemukan nilai-nilai cerita pendek melalui kegiatan diskusi dengan mengguanakan model pembelajaran jigsaw. Langkah-langkah pembelajarannya adalah: (a) peserta didik dikelompokan menjadi empat anggota tim disesuaikan subtopik yang dibahas; (b) setiap kelompok diberi materi subtopik yang berbeda; (c) membentuk kelompok ahli. Kelompok ahli terbentuk diambil dari salah satu orang dari kelompok asal; (d) setelah selesai, sebagai tim ahli tiap anggota kelompok kembali kekelompok asal dan berdiskusi dengan teman satu tim asal.
Item
Aspek Sosial dalam Novel Menjadi Djo karya Dyah Rinni dan Skenarionya Pembelajarannya di SMA
(Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-03-06) Bayu Putro 102110075
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan unsur-unsur intrinsik, aspekaspek sosial, dan skenario pembelajaran novel Menjadi Djo karya Dyah Rinni di SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kualitatif. Subjek penelitian ini adalah novel Menjadi Djo karya Dyah Rinni. Objek penelitian ini adalah aspek-aspek sosial dalam novel Menjadi Djo karya Dyah Rinni. Fokus penelitian berupa unsur-unsur intrinsik, aspek-aspek sosial dalam novel Menjadi Djo karya Dyah Rinni, dan skenario pembelajarannya di SMA. Teknik pemilihan sampel penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi. Instrumen penelitiannya adalah penulis sendiri sebagai peneliti, buku catatan, dan alat tulis. Validitas data penelitian ini menggunakan teknik triangulasi. Hasil analisis data disajikan dengan metode informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Menjadi Djo karya Dyah Rinni bertema keterasingan dan jalan ceritanya menggunakan alur maju. Tokoh utama A Guan (Djohan) saat masih kecil adalah sosok yang kurang bertanggung jawab, ketika dewasa merupakan sosok yang bertanggung jawab, berprestasi, dan disiplin. Latar cerita bertempat di Medan dan Jakarta, dan latar waktu pagi, siang, sore, dan malam. Sudut pandang novel tersebut menggunakan sudut pandang orang ketiga. Aspek-aspek sosial dalam novel Menjadi Djo karya Dyah Rinni mencakup (a) kekerabatan antara tokoh Djohan dengan keluarga dan sahabat terjalin dengan baik, (b) perekonomian keluarga Djohan yang mengalami penurunan ketika peristiwa G30S PKI, (c) pendidikan Djohan yang berprestasi saat membuat majalah Samantha di SMP dan ikut membuat majalah Ricci News, (d) kepercayaan terhadap Allah Swt ketika Syaiful, sahabat Djohan melaksanakan shalat Dhuha, (e) cinta kasih ketika Mama menasehati Djohan bahwa kita boleh berhemat apa saja kecuali untuk pendidikan. Pembelajaran novel Menjadi Djo karya Dyah Rinni di SMA menggunakan pendekatan Jigsaw dengan langkahlangkah meliputi: (a) kelas dibagi dalam beberapa kelompok (tim); (b) bahan akademik disajikan dalam bentuk teks, tiap siswa mempelajari bagian bahan tersebut; (c) anggota beberapa tim yang mempelajari bagian yang sama berkumpul dalam tim ahli (expert group); (d) siswa dalam expert group kembali ke home team (kelompok awal) untuk mengajar anggota kelompok mengenai materi yang dipelajari dalam expert group; dan (e) setelah pertemuan dan diskusi dalam home team siswa dievaluasi secara individual mengenai bahan ajar yang dipelajari.