Repository
Universitas Muhammadiyah Purworejo
Selamat Datang di Repository Universitas Muhammadiyah Purworejo

Communities in DSpace
Select a community to browse its collections.
Now showing 1 - 2 of 2
Recent Submissions
Item
ANALISIS NILAI PENDIDIKAN TOKOH UTAMA NOVEL TAK SEMPURNA KARYA FAHD DJIBRAN BONDAN PRAKOSO DAN FADE2BLACK DAN SKENARIO PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA
(Prodi. PBSI, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-08-01) Tati Mulyani 112110064
Tati Mulyani. 2015. “Analisis Nilai Pendidikan Tokoh Utama Novel Tak
Sempurna Karya Fahd Djibran Bondan Prakoso dan Fade2Black dan Skenario
Pembelajaran Sastra di SMA”. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Purworejo.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik, (2)
nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam novel Tak Sempurna Karya Fahd
Djibran Bondan Prakoso dan Fade2Black, dan (3) skenario pembelajaran sastra di
SMA.
Objek penelitian ini adalah nilai pendidikan tokoh utama novel Tak
Sempurna karya Fahd Djibran Bondan Prakoso dan Fade2Black. Fokus
penelitiannya adalah unsur intrinsik, nilai pendidikan tokoh utama, serta skenario
pendidikannya di SMA. Instrumen penelitian yang digunakan adalah dengan kartu
pencatat data. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan
metode observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan analisis
isi (content analysis). Teknik yang digunakan penulis untuk menyajikan hasil
analisis adalah teknik informal.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik
novel Tak Sempurna meliputi: tema: Pengaruh sisi buruk kesalahan pendidikan
dan kegagalan rumah tangga yang berdampak pada remaja di Indonesia (tawuran)
yang selama ini mengkhawatirkan; tokoh utama: Rama Aditya Putra; tokoh
tambahan: Bunga, Andri Nugraha, Mama, Papa; alur: maju mundur (Flashback);
latar: latar terdiri atas: latar tempat: di rumah, sekolah, dan di jalan, latar waktu:
dua tahun yang lalu, sore ini, hari ini, 10 tahun yang lalu, dan hari itu, latar sosial:
seorang pelajar, seorang guru, dan seorang satpam sekolah; dan sudut pandang:
sudut pandang persona ketiga dengan menyebutkan “nama” dan sudut pandang
persona pertama gaya “aku”; (2) nilai pendidikan tokoh utama novel Tak
Sempurna Karya Fahd Djibran Bondan Prakoso dan Fade2Black antara lain nilai
pendidikan religius meliputi: bersyukur dan ikhlas, pendidikan moral meliputi:
ketegaran, semangat yang tinggi, teguh pada pendirian, pendidikan sosial
meliputi: peduli, setia kawan, penyayang; dan (3) skenario pembelajaran sastra di
SMA dilaksanakan model pembelajaran kooperatif Group Investigation. Metode
yang digunakan yaitu metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Evaluasi yang
digunakan dalam pembelajaran secara tertulis dengan menggunakan tes esai.
Kata kunci : nilai pendidikan, novel, skenario pembelajaran.
Item
PENERAPAN METODE LATIHAN TERBIMBING DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI PADA SISWA KELAS VII A SMP NEGERI 5 KALIWIRO TAHUN PELAJARAN 2014/2015
(Prodi. PBSI, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-08-04) Liana Sulistiana 112110122
Liana Sulistiana. 2015. “Penerapan Metode Latihan Terbimbing Dengan
Media Audio Visual Dalam Peningkatan Keterampilan Menulis Puisi Pada Siswa
Kelas VII A SMP Negeri 5 Kaliwiro Tahun Pelajaran 2014/2015”. Skripsi.
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. FKIP. Universitas
Muhammadiyah Purworejo.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsi: 1) penerapan
pembelajaran menulis puisi melalui metode latihan terbimbing dengan media
metode audio visual pada siswa kelas VII A SMP Negeri 5 Kaliwiro; 2) pengaruh
pembelajaran menulis puisi melalui metode latihan terbimbing dengan media
audio visual terhadap sikap dan minat siswa kelas VII A SMP Negeri 5 Kaliwiro;
3) peningkatan keterampilan menulis puisi setelah memperoleh pembelajaran
menulis melalui metode latihan terbimbing dengan media audio visual pada siswa
kelas VII A SMP Negeri 5 Kaliwiro.
Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tiga tahap
penelitian, yaitu prasiklus, siklus I, dan siklus II. Setiap siklus terdiri dari empat
tahapan, yaitu perencanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian
ini adalah siswa kelas VII A SMP Negeri 5 Kaliwiro tahun pelajaran 2014/2015.
Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik tes yang digunakan
untuk mengetahui kompetensi/kemampuan peserta didik dalam menulis puisi, dan
teknik nontes untuk mengetahui tentang keadaan peserta didik pada saat
pembelajaran menulis puisi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini
adalah instrumen tes dan istrumen nontes. Data dianalisis dengan teknik kualitatif
yaitu untuk mengetahui sikap dan minat siswa saat pembelajaran menulis puisi,
dan teknik kuantitatif yaitu untuk menganalisis data yang berupa skor hasil
penilaian keterampilan siswa dalam menulis puisi. Penyajian data hasil penelitian
menggunakan teknik informal untuk menyajikan hasil data penelitian dengan
kata-kata biasa secara apa adanya. Pengecekan keabsahan data menggunakan
teknik triangulasi sumber untuk mengetahui kebenaran suatu informasi,
triangulasi metode untuk mengetahui keakuratan data penelitian melalui suatu
metode tertentu, dan triangulasi teori untuk mengetahui kebenaran data
berdasarkan teori yang ada.
Hasil dari analisis penelitian ini adalah pembelajaran menulis puisi melalui
penerapan metode latihan terbimbing dengan media audio visual pada siswa kelas
VII A SMP Negeri 5 Kaliwiro, yaitu guru: 1) memperlihatkan video kepada
siswa; 2) beserta siswa mengidentifikasi keindahan alam yang terlihat dalam
video; 3) memberikan tugas kepada siswa untuk menginventarisasi kata-kata yang
berhubungan dengan keindahan alam yang sesuai dengan tema keindahan alam; 4)
menugasi siswa untuk menulis puisi sesuai dengan video yang telah siswa lihat.
Pengaruh penggunaan metode latihan terbimbing dengan media audio visual
dalam pembelajaran menulis puisi terhadap sikap dan minat siswa dibuktikan
melalui analisis data hasil observasi, kuesioner (angket), wawancara, catatan
lapangan, dan dokumentasi foto. Pengaruh penggunaan metode latihan terbimbing
dengan media audio visual terhadap minat dan sikap terlihat dari perolehan
persentase rata-rata minat dan sikap terlihat dari perolehan persentase rata-rata
minat yaitu dari 43.39% pada prasiklus meningkat menjadi 97,15% pada siklus I,
meningkat lagi menjadi 99,40% pada siklus II, dan sikap siswa pada prasiklus
sebesar 37,74%, menjadi sebesar 74,28% pada siklus I, selanjutnya pada siklus II
persentase tersebut meningkat menjadi 85,71%. Peningkatan keterampilan
menulis puisi siswa kelas VII A SMP Negeri 5 Kaliwiro terlihat dari
meningkatnya jumlah nilai rata-rata kelas siswa kelas VII A SMP Negeri 5
Kaliwiro. Nilai rata-rata kelas pada prasiklus 51,61 menjadi 64,95 pada siklus I,
dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 76,76.
Kata Kunci: Menulis Puisi, Metode Latihan Terbimbing, Media Audio Visual
Item
ANALISIS DEIKSIS DALAM TAJUK RENCANA KORAN REPUBLIKA EDISI JANUARI TAHUN 2015, RELEVANSINYA DENGAN PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN, DAN PEMBELAJARANNYA DI KELAS X SMA N 4 PURWOREJ
(Prodi. PBSI, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-08-04) Gita Amelia 112110146
Amelia, Gita. ”Analisis Deiksis dalam Tajuk Rencana Koran Republika Edisi
Januari Tahun 2015, Relevansinya dengan Pembelajaran Menulis Teks Laporan, dan
Pembelajarannya di Kelas X SMA N 4 Purworejo”. Skripsi. Program Studi
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,
Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2015.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk-bentuk deiksis
yang terdapat dalam tajuk rencana koran Republika edisi Januari 2015; (2) relevansi
antara deiksis pada tajuk rencana harian Republika dengan pembelajaran menulis teks
laporan; dan (3) pembelajaran menulis teks laporan dengan materi deiksis pada tajuk
rencana harian Republika di kelas X SMA N 4 Purworejo.
Sumber data yang digunakan berupa benda, yaitu bersumber pada kalimat
dalam dua puluh lima tajuk rencana harian koran Republika edisi Januari 2015.
Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode observasi. Dalam
menganalisis data penelitian ini, digunakan metode teknik ganti. Teknik yang
digunakan untuk menyajikan hasil analisis data adalah teknik penyajian informal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) bentuk-bentuk deiksis yang terdapat
dalam koran Republika edisi Januari 2015, antara lain (a) bentuk-bentuk deiksis
persona yang digunakan, yaitu saya, kita, ia, dia, bentuk terikat –nya, dan mereka; (b)
bentuk-bentuk deiksis tempat yang digunakan, yaitu di daerah, di tanah air, negara
ini, di sini, di kawasan wisata, di perkotaan, di pedesaan, dan di dalam kendaraan;
(c) bentuk-bentuk deiksis waktu yang digunakan, yakni waktu (kini, saat ini, lalu,
selama ini, kemarin, dini hari, saat itu, saban tahun, seumur hidup, kali ini, beberapa
jam, dua hari sebelumnya, awal tahun, dan sepanjang tahun); (d) bentuk-bentuk
deiksis anafora yang digunakan, yaitu itu dan ini; dan (e) Bentuk-bentuk deiksis
katafora yang ditemukan, yakni seperti, misalnya, yakni, ini, dan adalah; (2) relevansi
deiksis dengan pembelajaran menulis teks laporan di kelas X SMA meliputi (a) di
dalam silabus ada kompetensi dasar tentang teks laporan yang menggunakan deiksis,
yaitu KD 3.3 dam KD 4.3; (b) di dalam menulis teks laporan perlu digunakan deiksis
karena deiksis dapat memberikan makna, isi, atau pesan yang terkandung di dalam
teks dan juga menjadi bagian di dalam struktur bahasa; dan (3) pembelajaran Menulis
Teks Laporan dengan Materi Deiksis pada Tajuk Rencana Harian Republika di Kelas
X SMA N 4 Purworejo dilakukan sesuai dengan kurikulum 2013 yang berbasis teks
sehingga pendidik mengadakan evaluasi terhadap kemampuan peserta didik yang
hasil nilai rata-ratanya 82,9, nilai terendah 53, dan nilai tertinggi 93 dan evaluasi
pengetahuan peserta didik yang hasil nilai rata-ratanya 72,2, nilai terendah 70, dan
nilai tertinggi 85.
Kata kunci: Deiksis, Tajuk Rencana, dan Pembelajaran Menulis Teks Laporan
Item
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI DENGAN TEKNIK AKROSTIK MELALUI MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS VII A SMP NEGERI 3 TEMPURAN MAGELANG TAHUN PELAJARAN 2014/2015
(Prodi. PBSI, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-08-01) Reni Fitri Hastuti 112110151
Reni Fitri Hastuti. 2015. “Peningkatan Keterampilan Menulis Puisi
dengan Teknik Akrostik melalui Media Gambar Pada Siswa Kelas VII A SMP
Negeri 3 Tempuran Tahun Pelajaran 2014/2015”. Skripsi. Program Studi
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fakultas Keguruan dan lmu Pendidikan.
Universitas Muhammadiyah Purworejo.
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsi: 1) penerapan teknik akrostik
melalui media gambar untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi pada
siswa kelas VII A SMP Negeri 3 Tempuran; 2) pengaruh teknik akrostik melalui
media gambar terhadap aktivitas dan minat siswa kelas VII A SMP Negeri 3
Tempuran; 3) peningkatan keterampilan menulis puisi siswa kelas VII A SMP
Negeri 3 Tempuran setelah dilaksanakan pembelajaran dengan teknik akrostik
melalui media gambar.
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini
adalah siswa kelas VII A SMP Negeri 3 Tempuran Tahun Pelajaran 20114/2015.
Pengumpulan data dengan teknik tes dan nontes. Teknik tes digunakan untuk
mengetahui kemampuan menulis siswa dalam menulis puisi, sedangkan teknik
nontes digunakan untuk mengetahui aktivitas dan minat siswa terhadap
pembelajaran. Validitas data pada penelitian ini menggunakan triangulasi metode,
sumber dan teori. Triangulasi metode digunakan untuk pengecekan keabsahan
data berdasarkan sumber data dengan metode yang berbeda. Triangulasi sumber
digunakan untuk pengecekan keabsahan data berdasarkan sumber, sedangkan
triangulasi teori digunakan untuk mengetahui keabsahan data berdasarkan teori
yang berbeda. Data dianalisis dengan teknik kualitatif dan teknik kuantitatif.
Teknik kualitatif digunakan untuk mengungkapkan aktivitas siswa selama
pembelajaran yaitu keaktifan siswa, tanggung jawab siswa, respon siswa terhadap
guru, perhatian siswa terhadap pembelajaran, kerja sama siswa dengan guru
maupun dengan siswa lain. Teknik kuantitatif digunakan untuk mengetahui hasil
menulis puisi berupa skor dari tiap tindakan. Data penelitian disajikan dengan
teknik informal, yaitu digunakan untuk menyajikan data menggunakan kata-kata
biasa, namun disertai data angka sebagai data pendukung yang diperoleh dari
penelitian.
Hasil dari analisis ini adalah pembelajaran menulis puisi dengan teknik
akrostik melalui media gambar yaitu guru, 1) memberikan sebuah gambar tentang
keindahan alam; 2) mengajak siswa untuk berpikir dan menentukan judul puisi
yang akan dibuat sesuai dengan gambar yang ada; 3) mengajak siswa untuk
menuliskan pola awal secara vertikal ke bawah sebagai huruf awal untuk menulis
puisi; 4) meminta siswa untuk mengumpulkan kosakata yang akan digunakan
dalam puisinya; 5) meminta siswa untuk mulai menuliskan apa yang dipikirkan
disesuaikan dengan gambar yang ada ke dalam puisi dengan bantuan pola awal
tersebut. Pengaruh pembelajaran menulis puisi dengan teknik akrostik melalui
media gambar terhadap aktivitas dan minat siswa mengalami peningkatan, pada
prasiklus aktivitas belajar siswa adalah 51,86%. Sementara itu siklus I, aktivitas
belajar siswa menjadi 67,83%, siklus II menjadi 84,48%. Pada prasiklus, minat
siswa 39,90%, siklus I minat siswa menjadi 57%. Selanjutnya, siklus II
meningkat menjadi 90,74%. Peningkatan keterampilan menulis puisi dengan
teknik akrostik melalui media gambar pada tahap prasiklus adalah 45,29.
Kemudian siklus I hasil tes menulis puisi siswa mengalami peningkatan dengan
rata-rata 61,96 setelah diterapkannya teknik akrostik melalui media gambar.
Kemudian, siklus II nilai rata-rata kelas menjadi 74,81.
Kata Kunci: keterampilan menulis puisi, teknik akrostik melalui media gambar
Item
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL DAUN YANG JATUH TAK PERNAH MEMBENCI ANGIN KARYA TERE LIYE DAN SKENAPEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA
(Prodi. PBSI, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-03-27) Umi Fatonah 112110120
Umi Fatonah “Nilai Pendidikan Karakter dalam Novel Daun Yang Jatuh Tak Pernah
Membenci Angin Karya Tere Liye dan Skenario Pembelajarannya di Kelas XI SMA”. Skripsi.
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2015.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Daun Yang
Jatuh Tak Pernah Membenci Angin Karya Tere Liye; (2) nilai pendidikan karakter dalam novel
Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin Karya Tere Liye; (3) skenario pembelajaran
unsur intrinsik dan nilai pendidikan karakter dalam novel Daun Yang Jatuh Tak Pernah
Membenci Angin Karya Tere Liye di Kelas XI SMA.
Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kualitatif. Fokus penelitian ini adalah nilai
pendidikan karakter dalam novel Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin dan skenario
pembelajarannya di kelas XI SMA. Sumber data penelitian ini novel Daun Yang Jatuh Tak
Pernah Membenci Angin karya Tere Liye. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik
pustaka dan teknik catat. Analisis data dilakukan dengan analisis isi. Teknik penyajian data
dilakukan dengan menggunakan teknik informal.
Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik novel Daun Yang Jatuh
Tak Pernah Membenci Angin, yaitu (a) tema novel novel ini adalah perjuangan Tokoh utama
untuk mendapatkan pendidikan yang terbaik, (b) tokoh utamanya adalah Tania, sedangkan tokoh
tambahannya adalah Danar, Dede, Ratna, Miranti, Ibu, dan Anne, Jhony chan, Adi, (c) alur yang
digunakan adalah alur campuran, (d) latar dibagi menjadi 3 yaitu latar tempat, latar waktu, latar
soaial. latar tempat: rumah kardus, tokoh buku, bus kota, kamar kontrakan, china Town , dan
kebun pohon linden, latar waktu (sore dan malam hari), dan latar sosial nya adalah di Singapura
Tania merayakanh hari ulang tahunnya bersama teman-teman senior high scool, (e) amanat yang
digunakannya adalah apapun kondisi hidup yang kita alami, baik atau buruk, hendaknya kita
tetap berpikir positif agar tidak "jatuh tenggelam". Tetap bersyukur karena hal yang terjadi
adalah yang terbaik untuk kita. Segala masalah yang menimpa kita, hendaknya kita berusaha
menemukan setiap hikmah di baliknya. Unsur-unsur intrinsik yang terdapat dalam novel
DYJTPMA tersebut saling berhubungan dan terpadu sehingga dapat membangun sebuah cerita.
(2) nilai pendidikan karakter dalam novel Daun Yang Jatuh Tak Pernah membenci Angin ada 18
yaitu religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokrasi, rasa ingin tahu,
semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai,
gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab. (3) skenario
pembelajaran novel Daun Yang Jatuh Tak Pernah membenci Angin di kelas XI SMA dengan
tahap pendahuluan guru mengkondisikan keadaan siswa agar siap untuk menerima materi
pelajaran yang akan disampaikan, lalu pada tahap inti guru menerangkan materi tentang unsurunsur intrinsik dan pendidikan karakter, kemudian guru meminta para siswa untuk
mendiskusikannya, dalam tahap penutup guru merefleksi kegiatan pembelajaran sastra yang
terdapat dalam novel untuk membangun karakter siswa.
Kata kunci: Unsur Intrinsik, Nilai Pendidikan Karakter, Skenario Pembelajaran