Repository

Universitas Muhammadiyah Purworejo

Selamat Datang di Repository Universitas Muhammadiyah Purworejo

Photo by @inspiredimages
 

Communities in DSpace

Select a community to browse its collections.

Recent Submissions

Item
Pengaruh Distraksi Media Sosial dan Self-Awareness terhadap Prokrastinasi Penulisan Skripsi pada Mahasiswa Tingkat Akhir
(Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi, Hukum,dan Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-07-27) Ayung Afia Ritani 223080095
Mahasiswa yang seharusnya menyelesaikan studi dalam waktu 4 tahun, tetapi kenyataannya bisa mencapai 7-10 tahun akibat kendala dalam menyusun skripsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh distraksi media sosial dan self-awareness terhadap prokrastinasi penulisan skripsi pada mahasiswa tingkat akhir. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampel sebanyak 415 mahasiswa tingkat akhir di Indonesia yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala likert dan dianalisis menggunakan uji linear berganda dengan bantuan aplikasi Jamovi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distraksi media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap prokrastinasi penulisan skripsi (t=12.55; p<0.001). Pada self-awareness juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap prokrastinasi penulisan skripsi (t=19.29; p<0.001). Selain itu, distraksi media sosial dan self-awareness secara simultan berpengaruh signifikan terhadap prokrastinasi penulisan skripsi (F=297; p<0.001). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa distraksi media sosial dan self-awareness berpengaruh terhadap prokrastinasi penulisan skripsi, baik secara parsial maupun simultan. Semakin tinggi distraksi media sosial dan self-awareness, semakin tinggi pula kecenderungan prokrastinasi penulisan skripsi. Kedua variabel tersebut secara bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 59,1% terhadap prokrastinasi penulisan skripsi mahasiswa tingkat akhir.
Item
Pengaruh Celebrity Worship terhadap Agresi Siber: Peran Mediasi Disregulasi Emosi pada K-Popers Gen Z Indonesia
(Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi, Hukum,dan Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-07-31) Bagus Satrio Wicaksono 223080092
Keterlibatan emosional yang berlebihan terhadap selebriti berpotensi mendorong agresi siber pada K-Popers Generasi Z, terutama ketika individu mengalami kesulitan dalam mengelola emosinya. Penelitian ini bertujuan menguji peran mediasi disregulasi emosi dalam pengaruh celebrity worship terhadap agresi siber pada K-Popers Generasi Z di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sebanyak 401 responden dipilih melalui teknik quota sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen adaptasi berbahasa Indonesia, yaitu Cyber Aggression Typology Questionnaire, Celebrity Attitude Scale, dan Brief Emotion Dysregulation Scale. Analisis dilakukan menggunakan model mediasi berbasis Structural Equation Modeling melalui JASP dengan prosedur bootstrapping sebanyak 5.000 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh tidak langsung celebrity worship terhadap agresi siber melalui disregulasi emosi signifikan (estimate = 0,193; p < 0,001; CI 95% = 0,079–0,325). Artinya, semakin tinggi celebrity worship, semakin tinggi kecenderungan disregulasi emosi, yang selanjutnya meningkatkan agresi siber. Meskipun demikian, pengaruh langsung celebrity worship terhadap agresi siber tetap signifikan setelah mediator dimasukkan ke dalam model (estimate = 0,841; p < 0,001), sehingga disregulasi emosi terbukti berperan sebagai mediator parsial. Temuan ini menunjukkan bahwa disregulasi emosi merupakan salah satu mekanisme psikologis yang menjelaskan pengaruh celebrity worship terhadap agresi siber, tetapi bukan satu-satunya, sehingga masih terdapat faktor psikologis, sosial, maupun situasional lain yang berpotensi turut memengaruhi agresi siber pada K-Popers Generasi Z.
Item
Hubungan antara Stres dengan Perilaku Merokok pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo
(Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi, Hukum,dan Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-06-30) Muhammad Lukman Hakim 223080045
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris hubungan antara tingkat stres dengan perilaku merokok yang dioperasionalkan melalui tingkat ketergantungan nikotin pada mahasiswa aktif di Universitas Muhammadiyah Purworejo. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 200 mahasiswa aktif yang berstatus sebagai perokok aktif, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran tingkat stres menggunakan subskala stres dari kuesioner Depression Anxiety Stress Scale-21 (DASS-21), sedangkan tingkat perilaku merokok diukur memakai skala adaptasi Fagerström Test for Nicotine Dependence (FTND). Analisis data statistik menggunakan uji non-parametrik Korelasi Spearman (Spearman's Rho) melalui bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (p < 0,05). Nilai koefisien korelasi (rs) diperoleh sebesar 0,619, yang menunjukkan arah hubungan positif dengan tingkat kekuatan korelasi yang tergolong kuat/sedang. Hasil analisis tersebut mengonfirmasi bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara stres dan tingkat ketergantungan nikotin mahasiswa, di mana peningkatan intensitas stres harian diikuti secara linear oleh peningkatan derajat adiksi zat nikotin. Arah hubungan positif yang ditemukan di lapangan ini sepenuhnya searah dan mendukung hipotesis awal penelitian. Konteks nilai keagamaan, kebijakan Kawasan Tanpa Rokok, disonansi kognitif, maupun pola sosial merokok dapat dipertimbangkan sebagai kemungkinan penjelasan terhadap temuan tersebut. Namun, faktor-faktor tersebut tidak diukur secara langsung dalam penelitian ini sehingga belum dapat disimpulkan sebagai penyebab arah hubungan yang ditemukan.
Item
Pengaruh Dukungan Sosial Terhadap Self-Acceptance Setelah Kehilangan Orang Tua Pada Remaja
(Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi, Hukum,dan Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-06-10) Sylvia Aprillia 223080062
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial terhadap self-acceptance setelah kehilangan orang tua pada remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain regresi linear sederhana. Alat pengumpul data yang digunakan berupa kuesioner yang terdiri dari skala dukungan sosial dan skala self-acceptance. Teknik sampling yang digunakan adalah kuota sampling dengan jumlah subjek sebanyak 400 remaja yang berdomisili di Jawa Tengah, berusia 18–21 tahun, dan mengalami kehilangan salah satu atau kedua orang tua karena meninggal dunia. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data regresi linear sederhana dan bootstrapping. Hasil analisis menunjukkan bahwa dukungan sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap self-acceptance setelah kehilangan orang tua pada remaja dengan nilai R² sebesar 0,203 dan taraf signifikansi p < 0,001. Hasil tersebut menunjukkan bahwa dukungan sosial memberikan pengaruh sebesar 20,3% terhadap self-acceptance, sedangkan 79,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hasil bootstrapping juga menunjukkan koefisien pengaruh sebesar 0,207 dengan interval kepercayaan 95% berada pada rentang 0,142 hingga 0,288 yang tidak melewati angka nol. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan sosial yang diterima remaja, maka semakin tinggi pula self-acceptance setelah kehilangan orang tua. Dengan demikian, hipotesis penelitian diterima.
Item
Peran Self-regulation dalam Memoderasi Pengaruh Antara Celebrity worship Terhadap Psychological well-being pada Remaja Penggemar KPop
(Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi, Hukum,dan Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-06-04) Witama Rahmadani 223080116
Fenomena Korean Wave telah mendorong tingginya keterlibatan remaja Indonesia dalam fandom K-Pop dan memunculkan fenomena celebrity worship yang berpotensi berdampak pada psychological well-being mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh celebrity worship terhadap psychological wellbeing serta peran self-regulation sebagai variabel moderator pada remaja penggemar K-Pop di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring yang disebarkan kepada 464 remaja penggemar K-Pop berusia 13 hingga 21 tahun menggunakan teknik snowball sampling. Instrumen yang digunakan meliputi Celebrity Attitude Scale, Ryff's Psychological well-being Scale, dan Short Selfregulation Questionnaire. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa celebrity worship berpengaruh signifikan positif terhadap psychological well-being (p = 0.018), yang berarti semakin tinggi tingkat celebrity worship maka semakin baik pula kondisi psychological well-being remaja penggemar K-Pop. Sementara self-regulation tidak terbukti berperan sebagai moderator dalam hubungan tersebut (p = 0,606), namun self-regulation ditemukan secara langsung berkontribusi positif dan signifikan terhadap psychological well-being (𝑝 < 0.001) sebagai temuan tambahan dalam penelitian ini. Kedua variabel secara simultan menjelaskan 37,6% variasi psychological well-being pada remaja penggemar K-Pop. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya penguatan kapasitas self-regulation pada remaja sebagai upaya menjaga kesejahteraan psikologis di tengah tingginya keterlibatan dalam budaya fandom.