Repository
Universitas Muhammadiyah Purworejo
Selamat Datang di Repository Universitas Muhammadiyah Purworejo

Communities in DSpace
Select a community to browse its collections.
Now showing 1 - 2 of 2
Recent Submissions
Item
Akibat Hukum Kepailitan Terhadap Perjanjian Kredit Pada Kreditur (Studi Putusan No. 18/Pdt.Sus-Pailit/2025/PN Niaga Jkt.Pst)
(Program Studi Hukum Fakultas Psikologi,Hukum, dan Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-08-28) Arya Riananda 212710024
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hakim dalam perkara kepailitan berdasarkan Putusan Nomor 18/Pdt.Sus-Pailit/2025/PN Niaga Jkt.Pst serta menganalisis akibat hukum kepailitan debitur terhadap perjanjian kredit antara kreditur dan debitur. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan mengenai kedudukan penjamin pribadi (personal guarantor) dalam hubungan perjanjian kredit dan kepailitan, khususnya mengenai pemenuhan syarat kepailitan serta tanggung jawab penjamin terhadap utang debitur utama. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan dianalisis secara kualitatif serta deskriptif-analitis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan hakim dalam Putusan Nomor 18/Pdt.Sus-Pailit/2025/PN Niaga Jkt.Pst berfokus pada terpenuhinya syarat kepailitan sebagaimana diatur dalam Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang, khususnya mengenai adanya utang yang telah jatuh tempo dan dapat ditagih serta adanya sekurang-kurangnya dua kreditur. Meskipun terdapat fasilitas kredit sebesar
Rp170.000.000.000,00 dan para Termohon berkedudukan sebagai penjamin
pribadi, Majelis Hakim mempertimbangkan bahwa bukti mengenai adanya kreditur
lain tidak menunjukkan secara jelas adanya pelepasan hak istimewa para penjamin.
Dengan demikian, unsur pluralitas kreditur sebagaimana dipersyaratkan dalam
Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tidak terpenuhi secara
sederhana, sehingga permohonan pailit ditolak dan Pemohon Pailit dibebani biaya
perkara.
Akibat hukum terhadap perjanjian kredit bergantung pada diterima atau ditolaknya
permohonan pailit. Apabila permohonan pailit dikabulkan, debitur kehilangan hak
untuk menguasai dan mengurus harta kekayaannya yang termasuk dalam boedel
pailit, sedangkan pengurusan dan pemberesan harta tersebut beralih kepada kurator
di bawah pengawasan hakim pengawas. Kreditur pada umumnya wajib mengajukan
tagihannya kepada kurator dan penyelesaian utang dilakukan berdasarkan prinsip
pari passu pro rata parte, dengan tetap memperhatikan kedudukan kreditur yang
memiliki hak preferen atau jaminan kebendaan. Sebaliknya, karena permohonan
pailit dalam perkara yang diteliti ditolak, para Termohon tidak berada dalam status
pailit dan hubungan hukum para pihak tetap tunduk pada mekanisme hukum
perdata dan ketentuan mengenai penjaminan.
Item
Analisis Yuridis Perlindungan Hukum Pihak Ketiga Pemilik Objek Hak Tanggungan Dalam Sengketa Kredit Perbankan (Studi Putusan Nomor 15/Pdt.Sus-BPSK/2025/PN Cms)
(Program Studi Hukum Fakultas Psikologi,Hukum, dan Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-08-06) Fadfa Sadamreka Haritang 222710018
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepastian dan akibat hukum bagi pihak ketiga pemilik objek Hak Tanggungan non-debitur, bentuk perlindungan hukumnya, serta batas kewenangan BPSK dan mekanisme penyelesaian sengketa yang efektif. Isu hukum bermula dari tindakan perbankan yang menagih angsuran uang tunai secara personal kepada penjamin pihak ketiga pasca-wanprestasi dan meninggalnya debitur utama, yang berujung pembatalan putusan BPSK oleh Pengadilan Negeri Ciamis atas dasar ketidakwenangan absolut tanpa menguji pokok perkara (legal deadlock).
Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus pada Putusan Nomor 15/Pdt.Sus-BPSK/2025/PN Cms, dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan terdiri dari bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan, serta bahan hukum sekunder berupa literatur dan pendapat para ahli.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pemisahan tegas antara utang pribadi (schuld) dan tanggung jawab jaminan (haftung), di mana penjamin non-debitur murni hanya menanggung liability terbatas secara in rem sebatas nilai jaminan. Penagihan in personam oleh bank melanggar asas privity of contract (Pasal 1340 KUHPerdata) dan dikualifikasikan sebagai Perbuatan Melawan Hukum (Pasal 1365 KUHPerdata). Perlindungan preventif diberikan melalui pengawasan klausula baku dan transparansi status penjamin (Pasal 18 UUPK jo. POJK No. 6/2022). Adapun perlindungan represif diwujudkan melalui hak penolakan tagihan personal, asas benefit of excussion (Pasal 1831 KUHPerdata), pemulihan hak (restitutio in integrum) atas pembayaran tanpa dasar (indebiti solutio - Pasal 1359 KUHPerdata), Hak Regres/Subrogasi (Pasal 1400 jo. 1840 KUHPerdata) kepada ahli waris debitur, serta transparansi sisa hasil lelang (Pasal 6 jo. 14 UUHT). Penanganan BPSK atas sengketa Hak Tanggungan bersifat ultra vires dan bertentangan dengan SEMA No. 1/2017. Untuk mengakhiri legal deadlock, mekanisme perlindungan hukum yang efektif bagi pihak ketiga adalah litigasi langsung di Pengadilan Negeri melalui Gugatan Perbuatan Melawan Hukum atau Perlawanan Pihak Ketiga (Derdenverzet).
Item
Analisis Yuridis Terhadap Kewenangan Kepala Desa Tlogorejo Dalam Pemberhentian Sekretaris Desa Tlogorejo Kecamatan Butuh Kabupaten Purworejo (Studi Putusan Nomor 2/G/2025/PTUN.SMG)
(Program Studi Hukum Fakultas Psikologi,Hukum, dan Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-07-27) William Adi Santoso 222710028
Penelitian ini mengkaji keabsahan pemberhentian Sekretaris Desa Tlogorejo oleh
Kepala Desa Tlogorejo berdasarkan Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN)
Nomor 2/G/2025/PTUN.SMG.
D e n g a n m e n g g u n a k a n pendekatan yuridis normatif, penelitian ini menganalisis
konsistensi keputusan tersebut terhadap peraturan perundang-undangan terkait, seperti
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, Peraturan Pemerintah Nomor 43
Tahun 2014, dan Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 12 Tahun 2022, serta
penerapan Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB).
Hasil analisis menunjukkan bahwa pemberhentian tersebut dinilai tidak sesuai dengan
prosedur dan substansi hukum, sehingga putusan PTUN membatalkan keputusan
Kepala Desa. Penelitian ini bertujuan memberikan kontribusi bagi transparansi dan
akuntabilitas pemerintahan desa, mencegah maladministrasi, dan memperkaya literatur
hukum administrasi negara.
Item
Analisis Penggunaan Afiksasi pada Lirik Lagu Official Musik Video Akun YouTube Arya Galih
(PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA JAWA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO, 2026-06-10) Mariana Danar Rahayu Mulyasari 212160007
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan
secara mendalam bentuk- bentuk afiksasi bahasa Jawa, meliputi prefiks (awalan/
ater-ater), infiks (sisipan/seselan), sufiks (akhiran/panambang), serta konfiks
dalam lirik lagu official musik videoakun youtube Arya Galih.
Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode
analisis isi. Data penelitian berupa teks lirik lagu yang dikumpulkan melalui teknik
dokumentasi dari kanal YouTube Arya Galih, observasi teks secara saksama, serta
teknik catat. Peneliti bertindak sebagai instrumen utama. Adapun teori yang
digunakan yakni teori afiksasi Ida Bagus Putrayasa dan jenis-jenis afiksasi bahasa
jawa dalam buku Mulyana.
Hasil analisis data mengungkapkan terdapat total 285 bentuk afiksasi
dalam lirik lagu yang diteliti. Rincian temuan tersebut mencakup 98 data prefiksasi
(awalan/ater-ater), 3 data infiksasi (sisipan/seselan), 112 data sufiksasi
(akhiran/panambang), dan 72 data konfiksasi. Temuan ini membuktikan bahwa
sufiksasi (akhiran/panambang) adalah bentuk yang paling dominan digunakan
dalam karya-karya tersebut. Secara keseluruhan, afiksasi dalam lirik lagu Arya
Galih tidak hanya berfungsi sebagai pembentuk kata secara gramatikal, tetapi juga
berperan penting dalam memperkaya ekspresi artistik, estetika bahasa, serta
memperkuat nuansa emosional dan identitas budaya Jawa bagi pendengar.
Item
Analisis Perbandingan Galian dan Timbunan Sampah TPA Banyuroto Kulon Progo dan TPA Jetis Purworejo
(Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-01-28) Triamara Jaya Garda 212510041
Pertumbuhan jumlah penduduk serta perubahan pola konsumsi dan gaya
hidup masyarakat di suatu daerah akan mempengaruhi jumlah peningkatan volume
sampah. Pengelolaan sampah yang kurang efisien akan menyebabkan permasalahan
persampahan seperti menumpuknya timbunan sampah pada TPS maupun TPA.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis serta mengevaluasi penggalian dan
penimbunan sampah di TPA Banyuroto Kulon Progo dan TPA Jetis Purworejo.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data
primer yaitu observasi lapangan guna untuk mengetahui timbangan sampah masuk
ke TPA Banyuroto Kulon Progo dan TPA Jetis Purworejo untuk menghitung
densitas sampah pada truck arm roll yang ada di TPA. Data sekunder diperoleh
dari instansi terkait berupa rekapitulasi volume sampah di TPA Banyuroto Kulon
Progo dan TPA Jetis Purworejo untuk menghitung rata-rata sampah masuk.
Instrumen pengumpulan data dilakukan survey langsung, pengamatan lokasi,
kegiatan pengelolaan sampah di TPA Banyuroto Kulon Progo dan TPA Jetis
Purworejo, dan wawancara dengan petugas TPA.
Hasil perhitungan rencana sell landfill di TPA Banyuroto Kulon Progo
dengan total volume sell landfill sebesar 35.219,5 m³ mampu menampung kapasitas
sampah sebanyak 7.897.691,12 kg. Kebutuhan tanah penutup sampah pada sell landfill
yaitu 5.319,55 m³. Diprediksi tidak bisa menampung kapasitas volume sampah
sampai tahun 2060 mendatang, dengan prediksi jumlah volume sampah yaitu
2.307.079,85 m3. Sedangkan hasil perhitungan rencana sell landfill di TPA Jetis
Purworejo dengan total volume sell landfill sebesar 53.493,55 m³ mampu menampung
kapasitas sampah sebanyak 17.813.833,59 kg. Kebutuhan tanah penutup sampah pada
sell landfill yaitu 7.548,805 m³. Diprediksi tidak bisa menampung kapasitas volume
sampah sampai tahun 2060 mendatang, dengan prediksi jumlah volume sampah
yaitu 4.233.620,20 m3.