Repository

Universitas Muhammadiyah Purworejo

Selamat Datang di Repository Universitas Muhammadiyah Purworejo

Photo by @inspiredimages
 

Communities in DSpace

Select a community to browse its collections.

Recent Submissions

Item
“Tinjauan Sosiologi Sastra dalam Novel Zie-Zie Mencari Jalan Rasul karya Muhammad B. Anggoro dan Skenario Pembelajarannya di SMA
(Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-03-09) Widaningsih 102110164
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsi (1) unsur intrinsik novel Zie-Zie Mencari Jalan Rasul, (2) aspek sosiologi novel Zie-Zie Mencari Jalan Rasul, dan (3) skenario pembelajaran di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data diperolehdari novel Zie-Zie Mencari Jalan Rasul. Objek penelitian ini adalah sosiologi sastra. Fokus penelitian ini berupa aspek kekerabatan, cintakasih, keagamaan, dan kebudayaan. Teknik Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sebagai instrumen utama, kartu pencatat data dan alat tulisnya. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik studi pustaka. Teknik analisis data dilakukan dengan metode analisis isi. Dalam penyajian hasil analisis digunakan teknik penyajian informal. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa unsur intrinsik yang terdapat dalam novel Zie-Zie Mencari Jalan Rasul mencakup enam aspek, yaitu: (a) tema: kejujuran seorang anak demi ajaran agama, (b) tokoh dan penokohan dalam novel ini dibagi menjadi dua, yaitu tokoh utama: Tabita: keras kepala dan Zie- zie: periang, tokoh tambahannya: Fara: ceplas-ceplos, Nala: baik, Roman: mudah emosi, Mang Udin: siaga, Habibah: penyayang, Fathir: tegas, Mama Nala: ramah, Papa Nala: sangat berhati-hati dalam berbicara, Gusti: usil, dan Eyang: penyabar; (c) aluryang digunakan adalah alur maju; (d) latar tempat yaitu rumah, sekolah, rumah Nala, dan kos. Latar waktu yaitu malam, siang, petang, pagi. Latar sosial dalam novel ini adalahkebiasaan anak muda yang lebih suka mendengarkan lagu-lagu masa kini daripada lagu-lagu islami (e) sudut pandangyang digunakan adalah sudut pandang orang ketiga metode diaan; dan (f)amanat yang disampaikan adalah nasihat orang tua sangat perlu kita dengar dan kita patuhi. Aspek-aspek sosiologi yang terdapat pada novelZie-zie Mencari Jalan Rasuldigolongkan menjadi empat, yaitu: (a) kekerabatan: kepada keluarga dan teman, (b) cinta kasih dibagi menjadi dua, yaitu cinta kasih terhadap pacar dan orang tua, (c) keagamaan novel ini yaitu kepercayaan terhadap agama Islam, (d) kebudayaan novel ini yaitu kebiasaan anak muda sekarang yang sulit diatur. Skenario pembelajaran di SMA dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan langkah-langkah pembelajarannya:(a) siswa dikelompokan ke dalam 4-6 kelompok; (b) guru memberikan materi yang berbeda; (c) siswa membentuk tim ahli untuk berdiskusi; (d) tim ahli kembali ke kelompokasal; (e) tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi; (f) guru memberi evaluasi; (g) penutup.
Item
Peningkatan Kemampuan Menulis Narasi dengan Teknik Pembelajaran Word Flow pada Siswa Kelas XI SMK Ma’arif 9 KebumenTahun Pembelajaran 2013/2014
(Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-02-14) Muslimah Kurniawati 102110096
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi: (1) penerapan teknik pembelajaran Word Flowdalam upaya meningkatkan kemampuan menulis narasi pada siswa kelas XISMK Ma’arif 9 Kebumen tahun pembelajaran 2013/2014; (2) pengaruh teknik pembelajaran Word Flowterhadap aktivitas belajar siswa kelas XI SMK Ma’arif 9 Kebumen tahun pembelajaran 2013/2014 dalam menulis narasi; (3) peningkatan kemampuan menulis narasi siswa kelas XISMK Ma’arif 9 Kebumen tahun pembelajaran 2013/2014 setelah memperoleh pembelajaran dengan menggunakan teknik Word Flow. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Pada setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian tindakan ini adalah siswa kelas XI program keahlian Akuntansi SMK Ma’arif 9 Kebumen tahun pembelajaran 2013/2014. Dalam pengumpulan data digunakan teknik tes dan teknik nontes. Teknik tes digunakan untuk mengukur kemampuan menulis narasi, sedangkan teknik nontes yang berupa observasi, wawancara, dan kuesioner digunakan untuk menilai aktivitas belajar siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik kualitatif dan teknik kuantitatif. Dalam penyajian data digunakan teknik informal dan teknik formal. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa pada tahap prasiklus pembelajaran dilakukan secara konvensional. Selanjutnya, pelaksanaan pembelajaran menulis narasi dengan teknik pembelajaran Word Flow dilakukan pada siklus I, dan siklus II. Langkah-langkah penerapan teknik pembelajaran Word Flow dalam menulis narasi, antara lain: (a) tempat duduk siswa diatur berderet ke belakang dalam formasi empat sampai lima siswa; (b) siswa paling depan menuliskan satu kata di lembar kerja, lembar kerja tersebut kemudian diberikan kepada teman dibelakangnya; (c) siswa yang mendapat lembar kerja kemudian menambahi satu kata sehingga dalam lembar kerja terdapat dua kata yang saling berkaitan; (d) siswa ketiga kemudian menambahkan lagi satu kata sehingga terdapat tiga kata, begitu seterusnya hingga membetuk kalimat yang padu; (e) kalimat tersebut kemudian dicatat oleh semua anggota kelompok; (f) setelah itu masing-masing kelompok membacakan hasilnya di depan kelas. Minat dan sikap belajar siswaterhadap pembelajaran menulis narasi dengan teknik pembelajaran Word Flowmenjadi lebih baik. Minat belajar siswa prasiklus sebesar 6,25% (kurang), siklus I sebesar 53,12% (baik), dan siklus II sebesar 71,87% (baik sekali). Peningkatan kualitas hasil menulis paragraf narasi dengan teknik Word Flow dapat dilihat dari hasil nilai rata-rata pada setiap siklusnya. Nilai rata-rata prasiklus adalah 68. Pada siklus I nilai rata-rata siswa 73,1, dan pada siklus II nilai rata-rata siswa adalah 78,5. Dari peningkatan tersebut, dapat disimpulkan bahwa teknik Word Flowdapat membantu meningkatkan kemampuan menilis siswa khususnya menilis narasi.
Item
Kesantunan Berbahasa dalam Kegiatan Belajar Mengajar Bahasa Indomesia dan Relevansinya dengan Pembentukan Karakter Siswa Kelas VIII MTs Al Iman Purworejo Tahun Pelajaran 2014/2015
(Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-03-07) Khamid 092110063
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) wujud kesantunan berbahasa guru saat kegiatan belajar mengajar bahasa Indonesia di kelas VIII MTs Al Iman Purworejo; (2) karakter siswa kelas VIII saat kegiatan belajar mengajar bahasa Indonesia di MTs Al Iman Purworejo; dan (3) relevansi kesantunan berbahasa saat kegiatan belajar mengajar bahasa Indonesia dengan pembentukan karakter siswa kelas VIII MTs Al Iman Purworejo. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa kelas VIII yang berjumlah 77 siswa. Objek penelitian ini adalah kesantunan berbahasa guru bahasa Indonesia. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara, dan kuesioner. Dalam analisis data, peneliti menggunakan teknik analisis deskriptif korelasi. Kadar hubungan dinyatakan dalam indeks koefisien korelasi. Indeks ini dihitung melalui korelasi product moment. Peneliti menyajikan hasil analisis dengan teknik penyajian verbal, yakni penyajian dengan kata-kata yang digunakan secara tegas menyatakan sesuatu yang dimaksud dalam konsep. Dari hasil analisis dapat disimpulkan: (1) wujud tuturan yang dipakai guru dalam KBM bahasa Indonesia dapat dikatakan cukup santun karena sudah memenuhi prinsip-prinsip kesantunan berbahasa. Tingkat kesantunan berbahasa guru menurut siswa, yang sangat santun ada 7 orang atau 9 %, yang santun 21 orang atau 27 %, yang cukup santun 33 orang atau 43 % dan yang kurang santun 16 orang atau 21 %; (2) karakter siswa kelas VIII MTs Al-Iman Purworejo termasuk dalam kategori cukup baik. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil wawancara dan rata-rata nilai angket tentang karakter siswa yang menunjukkan nilai 66,18; dan (3) ada relevansi yang erat antara kesantunan berbahasa guru dengan karakter siswa kelas VIII MTs Al Iman Purworejo tahun pelajaran 2014/2015. Kata kunci: kesantunan berb
Item
Peningkatan Keterampilan Menulis Naskah Drama dengan Media berita sosial dalam surat kabar pada Siswa Kelas XI SMA Takhasus As- Sahro Tahun Ajaran 2013/2014
(Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-03-09) Eka Nurfadilah 092110053
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) penggunaaan media berita sosial dalam surat kabar pada Siswa Kelas XI SMA Takhasus AsSahro Tahun Ajaran 2013/2014 (2) pengaruh terhadap perilaku siswa dengan menggunakan media berita sosial dalam surat kabar pada Siswa Kelas XI SMA Takhasus As- Sahro Tahun Ajaran 2013/2014dalam menulis naskah drama (3) peningkatan keterampilan menulis naskah drama dengan media berita sosial dalam surat kabar pada Siswa Kelas XI SMA Takhasus As- Sahro Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 2 SMA Takhasus As- Sahro Kepil Wonososbo, yang berjumlah 29 siswa. Objek penelitian ini adalah pembelajaran menulis naskah drama dengan media berita sosial dalam surat kabar. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui tes, observasi, dan dokumentasi foto. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik kuantitatif dan kualitatif. Dalam penyajian data digunakan metode informal. Langkah-langkah penggunaan media berita dalam surat kabar dalam menulis naskah drama adalah (a) guru memberikan penjelasan terlebih dahulu terhadap topik yaitu menulis naskah drama dengan media berita sosial, (b) guru menjelaskan matri tentang pengertian dan unsur-unsur naskah drama, (c) siswa menulis naskah drama dengan menggunakan media berita sosial dalam surat kabar. Media berita sosial dalam surat kabar yang digunakan dalam pembelajaran menulis naskah drama berpengaruh terhadap perilaku siswa dalam proses pembelajaran, keseriusan siswa mengikuti pelajaran siklus I mencapai 86,2% dan meningkat pada siklus II menjadi 90,2%, kemampuan siswa bertanya siklus hanya 27,6% siklus II 17,4%, antusias siswa selama pembelajaran siklus I 92,3% menjadi !00% pada siklus II, keseriusan siswa menulis pada siklus I 86,2% menjadi 86,3% dan antusias siswa menulis naskah drama pada siklus I dan II mencapai 100%. Peningkatan yang diperoleh siswa setelah melaksanakan pembelajaran cukup bagus. Hasilnya dapat kita lihat dari meningkatnya nilai siklus I ke siklus II dengan nilai rata – rata siklus I 62,65 mengalami peningkatan pada siklus II yaitu 72,79. Berdasarkan hasil yang diperoleh ini membuktikan bahwa pembelajaran menulis naskah drama dengan menggunakan media berita sosial dalam surat kabar lebih efektif bila dibandingkan dengan menulis naskah drama tanpa menggunakan media berita soaial dalam surat kabar.
Item
Analisis Nilai Sosiologi Sastra dalam Novel Orang-orang Proyek Karya Ahmad Tohari sebagai Bahan Pembelajaran Sastra di SMA Kelas XII
(Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-03-18) Alif Nurcahyo 102110041
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) aspek-aspek sosial dalam novel Orang-orang Proyek karya Ahmad Tohari, (2) hubungan aspek-aspek sosial dalam novel Orang-orang Proyek karya Ahmad Tohari, dan (3) rencana pembelajaran sastra novel Orang-orang Proyek karya Ahmad Tohari di SMA kelas XII. Fokus penelitian ini adalah kajian sosiologi sastra novel Orang-orang Proyek karya Ahmad Tohari dan pembelajaran di SMA kelas XII. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah penulis sebagai peneliti, kartu pencatat data serta alat tulisnya. Dalam pengumpulan data penelitian ini digunakan teknik pustaka. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data sosiologi sastra adalah teknik analisis isi. Teknik yang digunakan untuk penyajian hasil analisis adalah teknik informal. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) aspek-aspek sosial dalam novel Orang-orang Proyek yang meliputi kekerabatan, perekonomian, moralitas, pendidikan, dan cinta kasih; (2) hubungan antaraspek dalam novel Orang-orang Proyek meliputi hubungan antaraspek kekerabatan dengan aspek ekonomi, hubungan antaraspek kekerabatan dengan aspek pendidikan, hubungan antaraspek kekerabatan dengan aspek cinta kasih, dan hubungan antaraspek ekonomi dengan aspek pendidikan; dan (3) pembelajaran sosiologi sastra dalam novel Orang-orang Proyek karya Ahmad Tohari pada Standar Kompetensi memahami novel Indonesia/ terjemahan dan Kompetensi Dasar peserta didik mampu memahami wacana sastra melalui kegiatan membaca novel Orang-orang Proyek karya Ahmad Tohari dengan menggunakan model pembelajarn PAIKEM.