Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of DSpace
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "FAJAR ENDAH SETIYANI 112110116"

Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
  • No Thumbnail Available
    Item
    ANALISIS GAYA BAHASA DAN NILAI PENDIDIKAN DALAM NOVEL NEGERI DI UJUNG TANDUK KARYA TERE LIYE DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DI KELAS X SMK
    (Prodi. PBSI, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-08-18) FAJAR ENDAH SETIYANI 112110116
    Setiyani, Fajar Endah. 2015. “Analisis Gaya Bahasa dan Nilai Pendidikan dalam Novel Negeri di Ujung Tanduk Karya Tere Liye dan rencana relaksanaan pembelajaran di Kelas X SMK”. Skripsi. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Universitas Muhammadiyah Purworejo. Penelitaian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengungkapkan dan mendeskripsikan: gaya bahasa, nilai-nilai pendidikan, dan rencana pelaksanaan pembelajaran novel Negeri di Ujung Tanduk di kelas X SMK. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Negeri di ujung Tanduk karya Tere Liye, objek penelitian berupa gaya bahasa, nilai pendidikan dan rencana pelaksanaan pembelajaran di kelas X SMK, penelitian ini difokuskan pada empat kelompok gaya bahasa meliputi; (a) gaya bahasa penegasan terdiri dari paralelisme, erotesis, klimaks, repetisi, antiklimaks, (b) gaya bahasa penegasan terdiri dari hiperbola, metonomia, personifikasi, pleonasme, metafora, sinekdoke, alusi, simile, asosiasi, eufenisme, epitet, eponim, hipalase, (c) gaya bahasa pertentangan terdiri dari litotes, paradoks, histeron prosteron, oksimoron, okupasi, (d) gaya bahasa sindiran terdiri dari meliosis, sinisme, ironi, innuendo, sarkasme, satire, dan empat nilai pendidikan terdiri dari nilai pendidikan religius, nilai pendidikan moral, nilai pendidikan sosial, dan nilai pendidikan budaya, serta rencana pelaksanaan pembelajaran di kelas X SMK. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik pustaka. Teknik analisis data dilakukan teknik analisis isi (content analisys). Teknik penyajian hasil analisis menggunakan teknik informal. Berdasarkan pembahasan data, penulis memperoleh simpulan, identifikasi gaya bahasa dalam novel Negeri di Ujung Tanduk karya Tere Liye, yaitu; (a) gaya bahasa penegasan, meliputi; lima data gaya bahasa erotesis, tiga data gaya bahasa klimaks, dan enam gaya bahasa repetisi, (b) gaya bahasa perbandingan, meliputi; empat data gaya bahasa hiperbola, sepuluh data gaya bahasa personifikasi, delapan data gaya bahasa metafora, dua data gaya bahasa sinekdoke pars pro toto, empat data gaya bahasa simile, satu data gaya bahasa asosiasi, tujuh data gaya bahasa epitet, dan satu data gaya bahasa eponim, (c) gaya bahasa pertentangan yang terdapat dalam novel tersebut hanya ada satu yaitu litotes, (d) gaya bahasa sindiran, meliputi; dua data gaya bahasa sinisme, satu data gaya bahasa ironi dan dua data gaya bahasa sarkasme. Nilai pendidikan dalam novel Negeri di Ujung Tanduk, antara lain; (a) nilai pendidikan religius meliputi; menjaga amanat, menjaga silaturahmi, bersyukur, dan berserah diri kapada Allah, (b) nilai pendidikan moral meliputi; balas budu, peduli, disiplin dan kerja keras, serta pantang menyerah, (c) nilai pendidikan sosial meliputi; pemimpin yang mementingkan kepentingan rakyat, penegakan hokum, tolong menolong, dan rasa terimakasih atas kepedulian orang lain, (d) nilai pendidikan budaya meliputi; kebiasaan tolong menolong, kebiasaan makan malam di sekolah Thomas. Novel Negeri di Ujung Tanduk karya Tere Liye dapat dijadikan bahan pembelajaran di xiii kelas X SMK pada kompetensi dasar 7.1 menganalisis unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik novel Indonesia/ terjemahan dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Metode yang digunakan novel tersebut digunakanantara lain metode pemodelan, tanya jawab dan penugasan. Strategi pembelajaran yang digunakan ialah pendahuluan, penentuan sikap aktif, penyajian, dan tugas-tugas praktis. Kata kunci: gaya bahasa, nilai pendidikan, novel Negeri di Ujung Tanduk, dan rencana pelaksanaan pembelajaran di smk

DSpace software copyright © 2002-2026 LYRASIS

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback