Browsing by Author "Muhammad Zico Rifa’i 212170059"
Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
- ItemKendala dan Solusi yang Dihadapi dalam Pelaksanaan Pembelajaran Materi Perawatan Sistem Pendingin pada Kelas XI Program Teknik Sepeda Motor (TSM) di SMK YPP Purworejo(Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif Fakultas Pendidikan Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-07-06) Muhammad Zico Rifa’i 212170059Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran materi perawatan sistem pendingin pada kelas XI TSM di SMK YPP Purworejo; (2) mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kendala pembelajaran; (3) mendeskripsikan solusi yang diterapkan guru dan sekolah dalam mengatasi kendala pembelajaran; serta (4) mendeskripsikan efektivitas solusi yang diterapkan dalam mengatasi kendala pembelajaran materi perawatan sistem pendingin. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas guru mata pelajaran dan siswa kelas XI TSM SMK YPP Purworejo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran materi perawatan sistem pendingin meliputi keterbatasan sarana dan prasarana praktik, belum tersedianya modul pembelajaran khusus, keterbatasan media pembelajaran, rendahnya pemahaman dasar sebagian siswa, serta terbatasnya waktu praktik. Faktor penyebab kendala berasal dari faktor internal siswa berupa perbedaan kemampuan memahami materi dan faktor eksternal berupa keterbatasan fasilitas praktik, metode pembelajaran yang masih didominasi ceramah, serta kurangnya media pendukung pembelajaran. Solusi yang diterapkan guru dan sekolah antara lain penggunaan video pembelajaran sebagai media visual, pemberian bimbingan dan pendampingan secara langsung kepada siswa, pelaksanaan praktik secara berkelompok, serta upaya pengembangan sarana pembelajaran berupa penyediaan modul dan trainer sistem pendingin. Solusi yang diterapkan cukup membantu meningkatkan pemahaman siswa dan mendukung kelancaran proses pembelajaran, meskipun efektivitasnya belum optimal karena keterbatasan fasilitas praktik yang masih ada