Browsing by Author "Refisa Agdan Daffa"
Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
- ItemAnalisis faktor penyebab keterlambatan pembangunan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya di Seram Bagian Barat Provinsi Maluku(Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2023-07-31) Refisa Agdan DaffaPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengevaluasi faktor keterlambatan pembangunan rumah sederhana Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya di Seram Bagian Barat. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Objek penelitian ini adalah pembangunan rumah sederhana Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya pada tahun 2022 tahap 3 di Seram Bagian Barat Provinsi Maluku. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitiann ini adalah kuesioner, wawancara, dan observasi. Observasi dilakukan pada bulan Agustus sampai Desember dengan mengikuti Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat di Maluku. Instrumen penelitian yang digunakan adalah hasil kuesioner yang diberikan kepada responden Balai Pelaksana Penyedia Perumahan Maluku. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan skoring dengan alat bantu berupa program aplikasi computer yaitu SPSS for windows 25.0 dan microsoft excel. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa: (1) berdasarkan hasil analisis didapatkan 18 indikator keterlambatan yang terjadi pada Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya di Seram Bagian Barat. (2) Tiga faktor dominan yang menjadi suatu permasalahan keterlambatan pembangunan yaitu keahlian dan jumlah tenaga kerja yang kurang, kurangnya kedisiplinan tenaga kerja, dan terjadi keterlambatan pengiriman material karena akses lokasi. (3) Solusi untuk mengatasi faktor dominan yang menjadi masalah dalam keterlambatan pembangunan yaitu merekrut tenaga kerja dari luar Maluku, melakukan pelatihan secara rinci bagi calon fasilitator lapangan, melakukan pengawasan langsung dari pihak balai perumahan, membuat milestone pekerjaan yang harus dilakukan, dan melakukan gotong royong masyarakat dengan supplier agar material cepat sampai lokasi yang sulit.