Browsing by Author "Satria Aranda"
Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
- ItemANALISIS DAERAH RAWAN BENCANA LONGSOR MENGGUNAKAN ARC-GIS DALAM UPAYA MITIGASI BENCANA (Studi Kasus: Kecamatan Kaligesing dan Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah)(Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2025-08-21) Satria ArandaKabupaten Purworejo merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi di Provinsi Jawa Tengah. 2 kecamatan yang menonjol tingkat kerawanannya adalah Kecamatan Kaligesing dan Kecamatan Bagelen yang berada di kawasan perbukitan dan memiliki kemiringan lereng yang curam serta curah hujan yang tinggi. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pada Desember 2024 di Kecamatan Kaligesing tercatat 12 warga terancam akibat kejadian tanah longsor. Sementara itu, di Kecamatan Bagelen, pada November 2022 terjadi beberapa longsor yang menyebabkan kerusakan material di sejumlah dusun. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa wilayah ini membutuhkan pemetaan dan strategi mitigasi yang terarah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan analisis kerawanan longsor menggunakan metode skoring dan weighted overlay berbasis aplikasi Arc-GIS 10.7.1. Parameter yang digunakan meliputi curah hujan, kemiringan lereng, jenis tanah, dan penggunaan lahan, dengan seluruh data diperoleh dari instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Kecamatan Kaligesing, zona rawan tinggi mencakup 39,87 km² (51,17 %), zona sedang 33,09 km² (42,46%), dan zona rendah 4,97 km² (6,37%) dari total luas wilayah 78,33 km². Sedangkan di Kecamatan Bagelen yang memiliki luas wilayah 63,44 km², zona rawan tinggi meliputi 33,88 km² (54,03%), zona sedang 7,77 km² (12,40%), dan zona rendah 21,06 km² (33,58%). Strategi mitigasi yang diusulkan meliputi penguatan lereng, perbaikan drainase, edukasi masyarakat, pengendalian tata guna lahan, dan pemasangan rambu rawan bencana. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengurangan risiko bencana dan kebijakan penanggulangan tanah longsor.