Resiliensi Pada Narapidana Anak Pelaku Pembunuhan (Studi Kasus Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas 1 Kutoarjo)
No Thumbnail Available
Date
2019-08-02
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
PROGRAM STUDI PSIKOLOGI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran resiliensi pada narapidana
anak pelaku pembunuhan di LPKA Kelas 1 Kutoarjo Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Responden pada penelitian ini
berjumlah 3 responden yang di tentukan dengan teknik purposive sampling,
dengan karakteristik: (1) responden berusia 14 sampai 18 tahun, (2) responden
merupakan narapidana anak tersangka pembunuhan dan (3) responden merupakan
anak binaan di LPKA Kelas 1 Kutoarjo. Pengambilan data menggunakan
wawancara semi terstruktur pada responden dan wali serta data observasi
lapangan. Analisis data menggunakan interactive model dan tenik verifikasi data
menggunakan teknik triangulasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa ke tiga
responden memiliki gambaran resiliensi positif yang berbeda – berbeda. Pada
responden AM memiliki resiliensi yang positif pada aspek regulasi emosi, impulse
control, optimis, causal analysis, self efficacy dan reaching out. Pada responden
MA memiliki gambaran resiliensi positif pada aspek optimis, causal analysis, self
efficacy dan reaching out. Pada responden BU gambaran resiliensi yang positif
pada aspek optimis, self efficacy dan reaching out. Perbedaan gambaran resiliensi
pada ketiga responden di pengaruhi faktor individu yang ingin di pahami,
kurangnya kontrol emosi, keinginan untuk di hargai serta faktor budaya senioritas
pada anak – anak binaan di LPKA