Pengaruh Celebrity Worship terhadap Agresi Siber: Peran Mediasi Disregulasi Emosi pada K-Popers Gen Z Indonesia
No Thumbnail Available
Date
2026-07-31
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi, Hukum,dan Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo
Abstract
Keterlibatan emosional yang berlebihan terhadap selebriti berpotensi
mendorong agresi siber pada K-Popers Generasi Z, terutama ketika individu
mengalami kesulitan dalam mengelola emosinya. Penelitian ini bertujuan menguji
peran mediasi disregulasi emosi dalam pengaruh celebrity worship terhadap agresi
siber pada K-Popers Generasi Z di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sebanyak 401 responden dipilih melalui
teknik quota sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen adaptasi
berbahasa Indonesia, yaitu Cyber Aggression Typology Questionnaire, Celebrity
Attitude Scale, dan Brief Emotion Dysregulation Scale. Analisis dilakukan
menggunakan model mediasi berbasis Structural Equation Modeling melalui JASP
dengan prosedur bootstrapping sebanyak 5.000 kali. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa pengaruh tidak langsung celebrity worship terhadap agresi siber melalui
disregulasi emosi signifikan (estimate = 0,193; p < 0,001; CI 95% = 0,079–0,325).
Artinya, semakin tinggi celebrity worship, semakin tinggi kecenderungan
disregulasi emosi, yang selanjutnya meningkatkan agresi siber. Meskipun
demikian, pengaruh langsung celebrity worship terhadap agresi siber tetap
signifikan setelah mediator dimasukkan ke dalam model (estimate = 0,841; p <
0,001), sehingga disregulasi emosi terbukti berperan sebagai mediator parsial.
Temuan ini menunjukkan bahwa disregulasi emosi merupakan salah satu
mekanisme psikologis yang menjelaskan pengaruh celebrity worship terhadap
agresi siber, tetapi bukan satu-satunya, sehingga masih terdapat faktor psikologis,
sosial, maupun situasional lain yang berpotensi turut memengaruhi agresi siber
pada K-Popers Generasi Z.