Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of DSpace
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Wahyuni Nanda Puspita 222110051"

Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
  • No Thumbnail Available
    Item
    “Perkembangan Psikososial Tokoh Utama Dalam Film Perayaan Mati Rasa Karya Umay Shahab Berdasarkan Teori Erik Erikson Dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran
    (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Pendidikan Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-07-05) Wahyuni Nanda Puspita 222110051
    Film sebagai media audiovisual sering kali menghadirkan representasi realitas psikologis manusia, termasuk pergulatan identitas dan relasi emosional yang dialami generasi muda dalam menghadapi tekanan keluarga dan kehilangan. Film Perayaan Mati Rasa (2025) karya Umay Shahab menggambarkan perjalanan psikososial tokoh utama yang menarik untuk dikaji karena merepresentasikan krisis identitas dan keintiman yang relevan dengan kondisi banyak individu dewasa muda saat ini. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perkembangan psikososial tokoh utama pada tahap Identity vs. Role Confusion dan Intimacy vs. Isolation berdasarkan teori Erik Erikson, serta mengidentifikasi implikasinya terhadap pembelajaran afektif dan pendidikan karakter. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif yang menganalisis dialog dan adegan dalam film dengan pendekatan analisis konten (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan pada tahap Identity vs Role Confusion, tokoh utama mengalami krisis identitas karena adanya tekanan ekspektasi keluarga yang mengharuskan tokoh utama menjadi anak pertama sekaligus kakak sebagai panutan sehingga memunculkan jarak emosional serta perbandiang pencapaian yang kemudian menimbulkan isolasi untuk tokoh utama. Kemudian pada fase Intimacy vs Isolation, saat tokoh utama mengsisolasi untuk melindungi identitasnya, ia kehilangan ayahnya secara mendadak, yang kemudian memaksanya keluar dari isolasi tersebut menuju keterbukaan emosional dengan keluarga, rekonsiliasi dengan adiknya, serta penerimaan diri untuk keluar dari isolasinya, hingga akhirnya mencapai virtue cinta dan penerimaan identitas secara bersamaan. Temuan-temuan tersebut memiliki implikasi signifikan terhadap pembelajaran afektif, seperti pengembangan kesadaran diri, empati, dan penerimaan diri, sekaligus terhadap pendidikan karakter melalui penguatan nilai integritas, kemandirian, bernalar kritis, dan gotong royong sebagaimana termuat dalam Profil Pelajar Pancasila. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa perjalanan psikososial tokoh utama dalam film Perayaan Mati Rasa juga dapat dijadikan sumber belajar kontekstual yang efektif untuk membangun kesadaran emosional dan karakter peserta didik secara holistik.

DSpace software copyright © 2002-2026 LYRASIS

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback