HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS REMAJA DARI KELUARGA YANG BERCERAI
No Thumbnail Available
Date
2025-06-13
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
PROGRAM STUDI PSIKOLOGI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO
Abstract
Remaja yang berasal dari keluarga bercerai sering menghadapi berbagi tantangan
psikologis yang dapat menganggu keseimbangan emosional mereka. Dalam masa
transisi perkembangan menuju dewasa, remaja membutuhkan dukungan sosial
sebagai sumber kekuatan untuk menjaga kesehatan mental. Dukungan sosial
dianggap sebagai salah satu faktor penting yang mampu membantu individu
menghadapi stres dan tekanan psikologis akibat konflik keluarga, termasuk
perceraian orang tua. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui
hubungan antara dukungan sosial terhadap kesejahteraan psikologis remaja dari
keluarga yang bercerai. Remaja dalam kondisi tersebut sering menghadapi tekanan
emosional dan psikologis akibat perpisahan orang tua, sehingga dukungan sosial
dari lingkungan sekitar dapat menjadi faktor penting dalam menjaga kesejahteraan
mereka.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional.
Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi pearson product moment untuk
menguji hubungan antara variabel dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis.
Data diperoleh dari 52 responden remaja yang berasal dari keluarga yang bercerai.
Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang lemah antara
dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis dengan nilai korelasi sebesar 0.262.
Namun, hubungan tersebut tidak signifikan secera statistik karena signifikansi
sebesar 0.061 lebih besar dari 0.05. Dengan demikian, hipotesis alternatif H1 tidak
diterima. Penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan sosial tidak berhubungan
signifikan terhadap kesejahteraan psikologis remaja dari keluarga yang bercerai
dalam konteks sampel penelitian ini.