ANALISIS GAYA BAHASA DAN NILAI PENDIDIKAN MORAL DALAM NOVEL GUMUK SANDHI KARYA POERWADHIE ATMODIHARDJO

dc.contributor.authorYuli Setyorini 112160687
dc.date.accessioned2026-01-07T07:08:24Z
dc.date.available2026-01-07T07:08:24Z
dc.date.issued2016-03-03
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1) unsur struktural sastra (tema, tokoh dan penokohan, alur, pusat pengisahan, dan nilai moral atau amanat) dalam Novel Gumuk Sandhi; (2) wujud dan makna gaya bahasa dalam Novel Gumuk Sandhi; (3). Nila ipendidikan moral dalam Novel Gumuk Sandhi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek data dalam penelitian ini adalah novel Gumuk Sandhi karya Poerwadhie Atmodihardjo. Objek penelitian ini berupa struktur sastra, gaya bahasa dan nilai pendidikan moral yang terkandung dalam novel Gumuk Sandhi. Sumber data penelitian ini adalah naskah novel Gumuk Sandhi karya Poerwadhie Atmadihardjo. Data penelitian ini adalah struktur sastra, gaya bahasa, dan nilai pendidikan moral dalam naskah novel Gumuk Sandhi. Data dikumpulkan dengan cara teknik pustaka dan catat. Instrumen yang digunakan ialah peneliti sendiri sebagai instrument dibantu dengan kartu data dan alat tulis lainnya seperti penggaris, pensil, bolpoin, dan penghapus. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisi isi (Content Analysis). Teknik keabsahan data dalam penelitian ini penulis menggunakan trianggulasi yang berupa metode. Dalam penyajian data yang digunaka yaitu menggunakan teknik penyajian informal. Dari pembahasan data dan hasil penelitian pada naskah novel Gumuk Sandhi disimpulkan (1) struktur novel meliputi: (a) tema: percintaan; (b) tokoh dan penokohan (tokoh utama): Prawita (teguh pada janji atau setia, sabar, selalu ingat akan dosa dan bertanggung jawab), Sudira (tidak bertanggungjawab dan ingkar janji), Marsini (kuat, namun hatinya rapuh dan tersiksa) dan Pago Yayono dan istrinya (baik hati dan ramah); (c) alur: maju; (d) latar terdiri dari: latar waktu: malam, pagi dan siang; latar sosial: kemasyarakatan dan status sosial; dan latar tempat: kamar, kandang babi, teras, kota kecamatan, dapur, dan rumah Pagon Yayono; dan sudut pandang :orang ketiga sebaga ipencerita yaitu “Dia”; (2) gaya bahasa meliputi: persamaan, metafora, ironi, hiperbola dan metonimia; (3) nilai pendidikan moral terdiri dari: (a) moralitas manusia dengan diri sendiri meliputi rasa cinta kasih, sakit hati, rasa bingung, dan rasa bersalah; (b) moralitas manusia dengan sesama meliputi hubungan kekeluargaan, silaturahmi, rasa cinta untuk orang lain dan penghianatan janji.
dc.identifier.urihttps://repository.umpwr.ac.id/handle/123456789/2920
dc.language.isoother
dc.publisherPROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA JAWA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO
dc.relation.ispartofseriesWisuda Periode II 2015/2016; 670
dc.titleANALISIS GAYA BAHASA DAN NILAI PENDIDIKAN MORAL DALAM NOVEL GUMUK SANDHI KARYA POERWADHIE ATMODIHARDJO
dc.typeThesis
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Yuli Setyorini (112160688)-8.pdf
Size:
149.59 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: