Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Browse

Recent Submissions

Now showing 1 - 5 of 93
  • Item
    Upaya Peningkatan Keterampilan Menulis Tembang macapat Pupuh Pangkur Dengan Menggunakan Metode Studen Team Achievemen Devision (STAD) Pada Siswa Kelas X IPS 2 SMA N Mirit Tahun Ajaran 2019/2020
    (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Fakultas Pendidikan Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2019-09-03) Ana Utami Yunitasari 152160004
    Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan: (1) langkah-langkah menulis syair tembang macapat menggunakan metode Studen Team Achievemen Devision (STAD) pada siswa kelas X IPS 2 SMA N Mirit Tahun Ajaran 2019/2020, (2) peningkatan keterampilan menulis syair tembang macapat menggunakan metode Studen Team Achievemen Devision (STAD) pada siswa kelas X IPS 2 SMA N Mirit Tahun Ajaran 2019/2020. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas (PTK) subjek penelitian ini adalah siswa kelas X IPS 2 SMA N Mirit Tahun Ajaran 2019/2020 dengan jumlah 29 siswa. Hasil penelitian pembelajaran menulis syair tembang macapat pada siswa kelas X IPS 2 SMA N Mirit tahun ajaran 2019/2020 yaitu, (1) langkah-langkah pembelajaran menulis syair tembang macapat pangkur terdiri dari tiga kegiatan yaitu prasiklus, siklus I, siklus II. (2) hasil nilai rata-rata dari keterampilan menulis syair tembang macapat pangkur. Nilai rata-rata prasiklus sebesar 61.78, nilai rata-rata Siklus I sebesar 67.5, dan nilai rata-rata siklus II sebesar 75. Nilai ketuntasan pada prasiklus 20%, siklus I 40%, dan siklus II 40% Dengan demikian media pembelajaran Studen Team Achievemen Devision (STAD) telah berhasil meningkatkan keterampilan menulis syair tembang macapat
  • Item
    ANALISIS TINDAK TUTUR DALAM CERITA BERSAMBUNG LINTANG-LINTANG DADI SEKSI KARYA SAWITRI DALAM MAJALAH DJAKA LODANG TAHUN 2013
    (PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA JAWA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO, 2016-02-25) Buyung Dwi Hanggara 112160815
    Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan jenis tindak tutur yang terdapat dalam cerita bersambung lintang-lintang dadi seksi karya Sawitri; (2) Mendeskripsikan fungsi penggunaan tindak tutur dalam cerita bersambung lintang-lintang dadi seksi karya Sawitri. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah cerita bersambung Lintang-Lintang Dadi Seksi Karya Sawitri dalam Majalah Djaka Lodang Tahun 2013. Data penelitian ini berupa kutipan-kutipan dari cerita bersambung Lintang-Lintang Dadi Seksi Karya Sawitri dalam Majalah Djaka Lodang Tahun 2013. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pustaka dan teknik catat. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri, kartu pencacat data, bolpoin, pensil dan buku-buku yang relevan yang mendukung sebagai acuan. Teknik keabsahan data menggunakan teknik kredibilitas atau kepercayaan (credibility). Teknik analisis data menggunakan “content analysis” atau analisis isi. Penyajian hasil analisis menggunakan metode informal. Hasil penelitian dalam penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) jenis tindak tutur lokusi dan fungsinya dalam Cerita Bersambung Lintang-lintang Dadi Seksi karya Sawitri, dengan rincian data jenis tindak tutur lokusi sebanyak 10 data. (2) jenis tindak tutur ilokusi dan fungsinya dalam Cerita Bersambung Lintang-lintang Dadi Seksi karya Sawitri, dengan rincian data jenis tindak tutur asertif 21 data, direktif 17 data, ekspresif 5 data, komisif 10 data, dan deklarasi 5 data. (3) jenis tindak tutur perlokusi dan fungsinya dalam Cerita Bersambung Lintang-lintang Dadi Seksi karya Sawitri, dengan rincian data jenis tindak tutur sebanyak 5 data
  • Item
    NILAI MORAL DALAM CERITA BERSAMBUNG “EVELYN” PADA MAJALAH DJOKO LODANG TAHUN 2014
    (PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA JAWA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO, 2016-08-15) Surya Anggoro 112160901
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik yang terdapat dalam cerita bersambung;dan (2) nilai moral yang terdapat dalam Cerita Bersambung “Evelyn” Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah cerita bersambung “Evelyn” pada majalah Djoko Lodang. Data penelitian ini berupa kutipan-kutipan dari dalam Cerita Bersambung “Evelyn”. Dalam pengumpulan data digunakan teknik observasi, pustaka, simak catat dan terjemahan. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri, kartu pencacat data, bolpoin, pensil dan buku-buku yang relevan yang mendukung sebagai acuan. Dalam keabsahan data digunakan teknik triangulasi. Teknik analisis data digunakan “content analysis” atau analisis isi. Dalam penyajian hasil analisis digunakan metode informal. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik cerita bersambung “Evelyn” terdiri dari: (a) tema dalam cerita bersambung “Evelyn” adalah penyesalan, (b) tokoh utamanya: Nyonya Evelyn memiliki sifat kurang menghargai waktu, kurang sopan, dan baik; Alfredo memiliki sifat baik, pemberani, jujur, tidak berpendirian, dan penakut; tokoh tambahannya: Marilyn memiliki sifat perhatian dan dapat dipercaya; Nyonya Maria dengan sifat penyayang, pekerja keras, ramah; Katrin dengan sifat rajin; Peter dengan sifat tanggung jawab, sederhana, perhatian; Samson dengan sifat kasar dan jahat; Clara dengan sifat pandai, pemberani, pekerja keras, mandiri dan jujur; Bismarck dengan sifat nakal; Jane dengan sifat perhatian dan baik; Philip dengan sifat pemberani dan teguh pendirian, (c) alur: alur campuran, (d) latar tempat meliputi: Kinibato, Pulau Niihau, Mauna Loa, ruang tamu, kamar, cafe, rumah biliar, terminal, ruang makan dan makam; latar waktu meliputi: sore, siang, pagi, hari Minggu; dan latar suasana meliputi: sepi, aman, senang, takut, menegangkan, ramai, (e) sudut pandang yang digunakan adalah orang ketiga “dia” serba tahu; (2) nilai moral terdiri dari nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri meliputi: pemberani, pandai, pekerja keras, rajin, hemat, mandiri, bijaksana berhati-hati, teguh pendirian, dan percaya diri; nilai moral hubungan manusia dengan sesama manusia dalam lingkup sosial dan dengan lingkungan alam meliputi: baik kepada orang tua, memahami orang lain, perhatian kepada sesama, ramah, menghargai orang lain, setia kawan, penyayang, menepati janji, jujur kepada orang lain, dan sopan; nilai moral hubungan manusia dengan Tuhan meliputi: percaya adanya Tuhan, berdoa, beribadah, mengingat Tuhan.
  • Item
    PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN MELALUI MEDIA KOMIK BERBAHASA JAWA PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 SIDOMUKTI KECAMATAN ADIMULYO KABUPATEN KEBUMEN TAHUN AJARAN 2012/2013
    (PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA JAWA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO, 2016-02-14) Tuti Setiyaningsih 082160253
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) langkah-langkah pembelajaran bahasa Jawa menggunakan media komik berbahasa Jawa: (2) mendeskripsikan peningkatan keterampilan membaca pemahaman siswa setelah mendapatkan pembelajaran dengan menggunakan media komik berbahasa Jawa: (3) mendeskripsikan perubahan perilaku belajar siswa setelah mengikuti pembelajaran membaca pemahaman dengan menggunakan media komik berbahasa Jawa untuk siswa kelas IV SD N 1 Sidomukti, Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen. Penelitian Tindakan Kelas ini terdiri dari dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan (planning); pelaksanaan tindakan (acting); pengamatan (observing); dan refleksi (reflecting). Dalam pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan nontes. Teknik tes terdiri dari tes pilihan ganda, nontes terdiri dari hasil observasi dan wawancara.Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif prosentase. Berdasarkan analisis data penelitian terlihat bahwa pembelajaran menggunakan media komik berbahasa Jawa, mampu meningkatkan keterampilan siswa dalam membaca pemahaman. Peningkatan nilai rata-rata yaitu 65 pada kondisi awal menjadi 76,67 pada siklus I dan menjadi 82,22 pada siklus II. Nilai rata￾rata siklus I meningkat 44,44 %dari kondisi awal, nilai rata-rata siklus II meningkat 51,11 % dari siklus I. Sedangkan ketuntasan belajar pada siklus I ada peningkatan sebesar 61,12% dari kondisi awal, siklus II meningkat 88,91 % dari kondisi awal sedangkan perubahan perilaku yang terjadi dari pra siklus ke siklus 1 ada peningkatan sebanyak 19%, ini berarti ada peningkatan sebanyak 4 anak yang memperhatikan pelajaran dengan sungguh-sungguh. Sedangkan dari siklus I ke siklus II ada peningkatan yang cukup besar yaitu sebesar 36% atau dengan kata lain dari 18 siswa, hanya tersisa 3 siswa yang masih tidak memperhatikan pelajaran dengan sungguh-sungguh. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaaan komik berbahasa Jawa sebagai media pembelajaran membaca pemahaman khususnya dalam kompetensi membaca pemahaman terbukti efektif
  • Item
    ETIKA DAN ESTETIKA TEMBANG DOLANAN BUKU “NI THOWONG” ASUHAN KI HADI SUKATNO
    (PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA JAWA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO, 2016-02-29) Widya Yuanita 112160602
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, (1) etika dalam Tembang Dolanan Buku Ni Thowong Asuhan Ki Hadi Sukatno (2) estetika dalam Tembang Dolanan Buku Ni Thowong Asuhan Ki Hadi Sukatno. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini berupa tembang dolanan buku Ni Thowong asuhan Ki Hadi Sukatno sedangkan data penelitian yang digunakan adalah syair tembang yang mengadung etika dan estetika. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri yang didukung oleh buku acuan sebagai referensi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pustaka, dan teknik simak catat. Teknik analisis data menggunakan metode content analysis atau analisis isi. Teknik penyajian data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode informal. Hasil penelitian menunjukkan, (1) hasil analisis etika jawa terdapat: (a) etika keselarasan sebanyak 3 indikator yaitu perhatian kepada orang tua, perduli kepada orang tua dan tata krama berpakaian saat beribadah; (b) etika kebijaksanaan terdapat 3 indikator yaitu selalu memperbaiki diri, taat pada peraturan, dan setia dan perduli kepada kawan. (2) Unsur estetika yang terdapat dalam berupa tembang dolanan buku Ni Thowong asuhan Ki Hadi Sukatno meliputi purwakanthi guru-swara terdapat 15 indikator, purwakanti guru-sastra terdapat 7 indikator, purwakanthi lumaksita terdapat 16 indikator, tembung plutan terdapat 8 indikator, parikan terdapat 1 indikator, pepindhan terdapat 3 indikator, tembung saroja terdapat 3 indikator, tembung entar terdapat 3 indikator, kerata basa terdapat 13 indikator