ANALISIS KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT TERHADAP BENCANA BANJIR (Studi Kasus : Desa Kemujan, Desa Mangunharjo, dan Desa Sugihwaras, Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen)
No Thumbnail Available
Date
2023-07-31
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Purworejo
Abstract
Kesiapsiagaan adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk
mengantisipasi bencana melalui pengorganisasian serta melalui langkah yang tepat
guna dan berdaya guna. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis
kesiapsiagaan masyarakat dan menganalisis hubungan tingkat pendidikan terhadap
kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir.
Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif campuran. Teknik
yang digunakan yaitu analisis data kuantitatif yang digunakan untuk mengetahui
tingkat kesiapsiagaan masyarakat, dan analisis korelasi untuk mengetahui
hubungan tingkat pendidikan terhadap kesiapsiagaan masyarakat. Populasi pada
penelitian ini yaitu Desa Kemujan, Desa Mangunharjo, dan Desa Sugihwaras,
Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen. Penelitian ini menggunakan
kuesioner sebagai alat utama. Penentuan jumlah sampel dalam penelitian ini
menggunakan rumus slovin, dan pengambilan sampel menggunakan teknik sampel
acak proporsi (proportional random sampling). Teknik pengolahan data yang
digunakan untuk mengetahui kesiapsiagaan dan hubungan tingkat pendidikan yaitu
dengan melakukan uji validitas dan uji reliabilitas dan uji korelasi menggunakan
aplikasi SPSS for windows 25.0, kemudian dilakukan skoring menggunakan
aplikasi microsoft excel guna mengetahui kategori kesiapsiagaan.
Berdasarkan hasil penelitian pada analisis kesiapsiagaan menunjukan
bahwa Desa Kemujan masuk kedalam kategori “Kurang Siap” dengan nilai skor
rata – rata yaitu 61,83. Desa Mangunharjo masuk kedalam kategori “Siap” dengan
nilai skor rata – rata yaitu 63,22. Desa Sugihwaras masuk kedalam kategori “Siap”
dengan nilai skor rata – rata yaitu 65,93. Pendidikan memiliki hubungan atau
berkorelasi dengan kesiapsiagaan masyarakat dengan nilai Pearson Correlation (r)
= 0,474, yang masuk dalam kategori “Korelasi Sedang”. Pada hasil analisa
pengaruh tingkat pendidikan terhadap kesiapsiagaan masyarakat dapat disimpulkan
bahwa semakin tinggi tingkat pendidikan maka semakin tinggi tingkat
pengetahuan, sehingga semakin tinggi tingkat pengetahuan maka semakin tinggi
pula tingkat kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana banjir.