Teknik Sipil

Browse

Recent Submissions

Now showing 1 - 5 of 239
  • Item
    Analisis Perbandingan Galian dan Timbunan Sampah TPA Banyuroto Kulon Progo dan TPA Jetis Purworejo
    (Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-01-28) Triamara Jaya Garda 212510041
    Pertumbuhan jumlah penduduk serta perubahan pola konsumsi dan gaya hidup masyarakat di suatu daerah akan mempengaruhi jumlah peningkatan volume sampah. Pengelolaan sampah yang kurang efisien akan menyebabkan permasalahan persampahan seperti menumpuknya timbunan sampah pada TPS maupun TPA. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis serta mengevaluasi penggalian dan penimbunan sampah di TPA Banyuroto Kulon Progo dan TPA Jetis Purworejo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data primer yaitu observasi lapangan guna untuk mengetahui timbangan sampah masuk ke TPA Banyuroto Kulon Progo dan TPA Jetis Purworejo untuk menghitung densitas sampah pada truck arm roll yang ada di TPA. Data sekunder diperoleh dari instansi terkait berupa rekapitulasi volume sampah di TPA Banyuroto Kulon Progo dan TPA Jetis Purworejo untuk menghitung rata-rata sampah masuk. Instrumen pengumpulan data dilakukan survey langsung, pengamatan lokasi, kegiatan pengelolaan sampah di TPA Banyuroto Kulon Progo dan TPA Jetis Purworejo, dan wawancara dengan petugas TPA. Hasil perhitungan rencana sell landfill di TPA Banyuroto Kulon Progo dengan total volume sell landfill sebesar 35.219,5 m³ mampu menampung kapasitas sampah sebanyak 7.897.691,12 kg. Kebutuhan tanah penutup sampah pada sell landfill yaitu 5.319,55 m³. Diprediksi tidak bisa menampung kapasitas volume sampah sampai tahun 2060 mendatang, dengan prediksi jumlah volume sampah yaitu 2.307.079,85 m3. Sedangkan hasil perhitungan rencana sell landfill di TPA Jetis Purworejo dengan total volume sell landfill sebesar 53.493,55 m³ mampu menampung kapasitas sampah sebanyak 17.813.833,59 kg. Kebutuhan tanah penutup sampah pada sell landfill yaitu 7.548,805 m³. Diprediksi tidak bisa menampung kapasitas volume sampah sampai tahun 2060 mendatang, dengan prediksi jumlah volume sampah yaitu 4.233.620,20 m3.
  • Item
    Kajian Penjadwalan Proyek Pembangunan Jembatan Menggunakan Metode Project Evaluation Review Technique (PERT) (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Jembatan Kedungwringin, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen)
    (Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-08-27) Mohamad Munginudin 222510080
    Penjadwalan proyek konstruksi memerlukan pengendalian yang mampu mengakomodasi ketidakpastian durasi aktivitas. Penelitian ini bertujuan menentukan durasi penyelesaian Proyek Pembangunan Jembatan Kedungwringin menggunakan metode Project Evaluation Review Technique (PERT), mengidentifikasi aktivitas yang membentuk lintasan kritis, serta membandingkan hasil analisis dengan target time schedule proyek sebesar 180 hari kalender. Data penelitian bersumber dari dokumen Mutual Check Akhir (MC 100%) dan time schedule proyek. Durasi paling mungkin (Tm) diturunkan dari periode aktif pada jadwal, sedangkan durasi optimis (To) dan durasi pesimis (Tp) ditetapkan melalui klasifikasi ketidakpastian aktivitas secara terstruktur. Analisis dilakukan dengan menghitung durasi harapan (TE), standar deviasi, varians, hubungan predecessorsuccessor, forward pass, backward pass, total float, lintasan kritis, dan probabilitas penyelesaian proyek. Hasil analisis menunjukkan baseline jaringan sebesar 175 hari dan durasi ekspektasi PERT sebesar 176,17 hari kalender, atau 3,83 hari lebih pendek daripada target 180 hari. Terdapat tiga lintasan kritis yang terikat. Secara gabungan, aktivitas kritis meliputi Galian Biasa, Galian Batu Lunak, Galian Batu, Beton fc'10 MPa, Beton Siklop fc'15 MPa, Beton Struktur fc'20 MPa, Baja Tulangan Sirip BjTS 280, Timbunan Pilihan, Urug Sirtu Padat, Perkerasan Beton Semen (PPC), Lapis Perekat, Laston Lapis Aus (AC-WC), dan Patok Pengarah. Lintasan kritis konservatif P3 mempunyai varians 90,06 hari² dan standar deviasi 9,49 hari. Dengan nilai Z sebesar 0,404, probabilitas penyelesaian proyek dalam waktu tidak lebih dari 180 hari adalah 65,69%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa target 180 hari masih layak dicapai, namun tingkat keyakinannya moderat sehingga pengendalian perlu diprioritaskan pada aktivitas dengan total float nol..
  • Item
    Penambahan Variasi Limbah Plasrik Pada Bata Beton
    (Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-09-02) Andi Azrial 182510029
    Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Purworejo dengan tujuan mengetahui pengaruh penambahan limbah plastik label kemasan air minum terhadap karakteristik fisik dan mekanik bata beton, serta menentukan persentase penambahan yang paling optimal. Hal ini didasari tingginya limbah plastik yang sulit terurai dan kebutuhan bahan bangunan ramah lingkungan. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen dengan variasi penambahan limbah plastik 0%, 1%, 2%, dan 3% dari berat pasir. Benda uji berupa bata beton pejal ukuran 40 cm × 20 cm × 10 cm, perbandingan campuran semen dan pasir 1:6, faktor air semen 0,55. Pengujian dilakukan pada umur 28 hari meliputi uji bobot isi, penyerapan air, susut pengeringan, kuat tekan, dan kuat lentur mengacu pada standar SNI. Hasil penelitian menunjukkan variasi tanpa plastik (0%) menghasilkan kuat tekan tertinggi 22,59 kg/cm², sedangkan pada variasi dengan plastik, nilai terbaik pada penambahan 2% yaitu 17, 69 kg/cm². Kuat lentur meningkat hingga 2% dengan nilai tertinggi 0,0447 MPa, lalu menurun pada 3%. Penyerapan air dan susut pengeringan tetap memenuhi syarat mutu bata beton sesuai SNI. Dapat disimpulkan penambahan limbah plastik sebesar 2% merupakan persentase paling optimal, menghasilkan keseimbangan terbaik antara kekuatan struktur dan sifat fisis bata beton sekaligus mengurangi limbah plastik.
  • Item
    Pengaruh Variasi Penambahan Limbah Plastik Untuk Meningkatkan Lentur Pada Papercrete Untuk Dinding Aman Gempa
    (Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-09-02) Albanny Ilham Muharram Din 182510049
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya volume limbah plastik label kemasan air mineral yang tidak memiliki nilai ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh variasi penambahan limbah plastik terhadap kuat lentur papercrete sebagai material dinding yang ringan dan aman gempa. Metodologi yang digunakan adalah metode esperimen laboratorium dengan variasi penambahan limbah plastik sebesar 0,5%, 1%, dan 2% dari berat semen. Pengujian kuat lentur dilakukan pada umur bata beton 7 hari. Hasil Penelitian menunjukan bahwa penambahan limbah plastik berpengaruh signifikan terhadap kekuatan pada papercrete. Nilai penyerapan air terendah diperoleh pada variasi 0,5% sebesar 9,43%, namun cenderung meningkat seiring bertambahnya persentase limbah plastik. Susut pengeringan mengalami kenaikan seiring bertambahnya persentase limbah plastik dan kertas dengan nilai tertinggi sebesar 9,25% pada variasi 2%. Sementara itu, penambahan limbah plastik cenderung menurunkan nilai kuat tekan, dengan nilai tertinggi pada 0% sebesar 12Kg/cm? dan terendah pada 2% sebesar 4 Kg/cm?. Nilai kuat lentur tertinggi diperoleh pada variasi 0% sebesar 2,86 MPa. Meskipun penambahan limbah plastik cenderung menurunkan nilai kuat lentur dengan nilai tertinggi pada variasi 0% sebesar 2,86 MPa. Papercrete tetap memiliki potensi sebagai material dinding non-struktural yang ringan pada bangunan tahan gempa.
  • Item
    Kajian Campuran Paving Block Menggunakan Batu Clereng Lolos 9,5 mm Sebagai Bahan Pengganti Agregat Halus Terhadap Kuat Tekan Dan Daya Serap Air
    (Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026-09-07) Imam Panuntun 182510032
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh pembangunan infrastruktur yang pesat memicu peningkatan kebutuhan bahan bangunan, khususnya agregat halus.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan batu ciping Clereng berukuran lolos ayakan 9,5 mm dan tertahan 4,75 mm dari Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, sebagai bahan pengganti agregat halus pada pembuatan paving block (paving porous). Analisis dilakukan untuk mengetahui pengaruh variasi campuran terhadap nilai kuat tekan, daya serap air, porositas, dan permeabilitas, serta menentukan variasi campuran yang menghasilkan mutu paving block terbaik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental. Benda uji dibuat dengan faktor air semen (FAS) sebesar 0,4 dan perbandingan rasio semen dengan agregat kasar batu Clereng sebesar 1:3 (P1), 1:4 (P2), dan 1:5 (P3). Pengujian sifat fisik dan mekanis yang meliputi kuat tekan (umur 28 hari), porositas (umur 21 hari), dan permeabilitas (umur 14 hari) mengacu pada standar SNI 03-0691-1996, ASTM C642-06, dan ACI 522R-10. Hasil pengujian laboratorium menunjukkan bahwa agregat ciping Clereng memenuhi syarat dengan nilai keausan rata-rata 8,11% (maksimal 40%) dan berat jenis SSD sebesar 2,72. Pengujian paving block menghasilkan nilai kuat tekan rata-rata pada variasi 1:3, 1:4, dan 1:5 berturut-turut sebesar 7,89 MPa, 9,62 MPa, dan 4,21 MPa. Nilai porositas yang diperoleh berturut-turut sebesar 11,59%, 12,40%, dan 5,59%, sedangkan nilai permeabilitas yang dihasilkan adalah 0,474 cm/detik, 0,999 cm/detik, dan 2,050 cm/detik. Seluruh variasi telah melampaui standar minimum ACI 522R-10 untuk beton berpori (kuat tekan minimum 2,8 MPa dan permeabilitas minimum 0,14 cm/detik). Berdasarkan seluruh parameter wia ackan ceringei 9, 2 (29 m engak a rnierisi pals yang mepchacibia ang tetap optimal untuk meresapkan ai