Analisis Break Even Point Usahatani Cabai Merah di Kelompok Tani Tani Abadi Desa Triwarno Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo
No Thumbnail Available
Date
2026-02-27
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Prodi. Agribisnis, Fak. Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo
Abstract
CJ Anna, 21231006868 “Analisis Break Even Point Usahatani Cabai Merah di Kelompok
Tani Tani Abadi Desa Triwarno Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo”. Skripsi.
Program Studi Agribisnis. Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah
Purworejo.2026.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui besarnya biaya, penerimaan,
pendapatan, dan keuntungan usahatani cabai merah di Desa Triwarno, Kecamatan
Banyuurip, Kabupaten Purworejo; (2) Menganalisis kelayakan usahatani cabai merah
berdasarkan analisis Break Even Point (BEP). Lokasi penelitian ditentukan secara
purposive di Kelompok Tani Tani Abadi Desa Triwarno. Metode penelitian ini adalah
deskriptif analitis. Penentuan sampel menggunakan metode simple random sampling
dengan responden sebanyak 35 petani. Metode analisis data yang digunakan adalah
analisis biaya, peneriman, pendapatan, dan keuntungan, serta analisis kelayakan
usahatani menggunakan BEP Penerimaan, BEP Produksi, dan BEP Harga. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa rata-rata luas lahan petani responden adalah 0,03 hektar
dengan rata-rata biaya produksi sebesar Rp974.485 /MT. Rata-rata penerimaan yang
diperoleh petani sebesar Rp3.568.082/MT, sehingga menghasilkan rata-rata pendapatan
sebesar Rp2.957.990/MT dan rata-rata keuntungan sebesar Rp2.593.596/MT. Hasil
analisis kelayakan menunjukkan bahwa usahatani cabai merah di kelompok tani Tani
Abadi desa Triwarno layak untuk diusahakan dengan nilai produksi riil (62 kg) > BEP
Produksi (9 kg); penerimaan riil (Rp3.568.082) > BEP Penerimaan (Rp 491.855); dan
harga jual rata-rata Rp57.286/kg) > BEP Harga (Rp16.426/kg).
Kata Kunci: Cabai Merah, Biaya Produksi, Pendapatan, Break Even Point.