Kajian Budaya Masyarakat Papua pada Novel Bia dan Kapak Batu Karya Intan Andaru dan Relevansinya dalam Pembelajaran Sastra di SMA
No Thumbnail Available
Date
2026-07-15
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Pendidikan Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur-unsur budaya
masyarakat Papua yang terdapat dalam novel Bia dan Kapak Batu karya
Intan Andaru berdasarkan tujuh unsur kebudayaan menurut
Koentjaraningrat dan (2) relevansi hasil kajian budaya dalam
pembelajaran sastra di SMA. Jenis penelitian ini adalah deskriptif
kualitatif dengan pendekatan antropologi sastra. Sumber data penelitian
berupa novel Bia dan Kapak Batu karya Intan Andaru, sedangkan data
penelitian berupa kata, frasa, kalimat, dan paragraf yang memuat unsurunsur budaya. Pada penelitian ini digunakan teknik pustaka dan teknik
catat sebagai pengumpulan data. Pada penelitian ini digunakan model
analisis data interaktif meliputi pengumpulan data, reduksi data,
penyajian data, dan penarikan simpulan. (1) Dari penelitian ini
ditemukan bahwa novel Bia dan Kapak Batu memuat tujuh unsur
kebudayaan, adalah (a) bahasa berupa penggunaan kosakata khas Papua,
(b) sistem pengetahuan yang meliputi pengetahuan tentang alam,
kesehatan, tradisi, dan bahan makanan, (c) organisasi sosial yang
mencerminkan hubungan kekerabatan dan kehidupan masyarakat, (d)
sistem peralatan hidup dan teknologi berupa alat produksi, senjata, serta
alat transportasi tradisional dan modern, (d) sistem mata pencaharian
hidup berupa kegiatan menganyam, mengukir, berburu, meramu, dan
menangkap ikan, (e) sistem religi tercermin melalui kepercayaan, gereja,
dan kitab suci, serta (f) kesenian yang meliputi seni tari, seni ukir, seni
pahat, dan alat musik tradisional. Selain itu, (2) hasil penelitian
menunjukkan bahwa novel ini relevan digunakan sebagai bahan
pembelajaran sastra di SMA karena mengandung nilai budaya, serta
memenuhi kriteria bahan ajar yang baik dan keterkaitan dengan CP.
Hasil penelitian dapat diimplementasikan dalam pembelajaran novel
pada Kurikulum Merdeka yang mendorong peserta didik memahami
keragaman budaya Indonesia sekaligus meningkatkan kemampuan
apresiasi sastra