ANALISA KEBUTUHAN AIR PADA PETAK TERSIER DAERAH IRIGASI PENUNGKULAN KABUPATEN PURWOREJO DENGAN METODE DRUM
No Thumbnail Available
Date
2017-10-13
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO
Abstract
Air irigasi berperan penting dalam peningkatan produksi pangan terutama
padi. Namun dengan ketersedian air yang semakin terbatas, maka penting untuk
melaksanakan tata cara pemberian air irigasi yang lebih efisien. Irigasi adalah
suatu usaha memberikan air untuk keperluan pertanian tanaman padi yang
dilakukan dengan cara teratur pada petak-petak sawah. Pemberian air dapat
dinyatakan efisien bila debit air yang disalurkan melalui sarana irigasi seoptimal
mungkin sesuai dengan kebutuhan tanaman padi pada lahan pertanian yang
potensial. Efisiensi air didefinisikan sebagai perbandingan antara jumlah
kebutuhan air dengan jumlah air yang diberikan.
Permasalahan pengelolaan air irigasi akan timbul jika terjadi kekurangan
air di petak tersier sawah, penelitian ini dilakukan secara langsung di lapangan
dengan menggunakan teknik drum padi dan teknik inflow - outflow di petak
tersier sawah. Parameter-parameter yang diamati dalam pengukuran langsung di
lapangan adalah debit air irigasi, evapotranspirasi, perkolasi, dan curah hujan
efektif.
Hasil penelitian ini menunjukan nilai efisiensi petak sawah (Ea) lebih baik
daripada nilai efisiensi jaringan irigasi, karena efisiensi rata-rata petak sawah
mencapai 85,90%, sedangkan efisiensi jaringan hanya 70%. NIlai efisiensi total
dari efisiensi petak sawah dan efisiensi jaringan sebesar 60,13%. Efisiensi irigasi
pada petak tersier sawah untuk tanaman padi di Daerah Irigasi Penungkulan
diharapkan dapat menjadi masukan kepada pihak-pihak terkait dalam mengambil
kebijakan mengenai sistem pemberian air irigasi yang lebih efisien dalam
penggunaan air irigasi sehingga membantu mengatasi masalah kekurangan air
pada petak tersier sawah.