Hubungan Bobot Badan dengan Kualitas Makroskopis Dan Mikroskopis Semen Segar Sapi Limousin di Balai Inseminasi Buatan (BIB) Jawa Tengah.
| dc.contributor.author | Ridwan Andhika Putra 222410027 | |
| dc.date.accessioned | 2026-10-01T02:23:45Z | |
| dc.date.available | 2026-10-01T02:23:45Z | |
| dc.date.issued | 2026-08-31 | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas makroskopis dan mikroskopis semen segar Sapi Limousin serta mengetahui hubungan bobot badan dengan kualitas semen segar Sapi Limousin di Balai Inseminasi Buatan (BIB) Jawa Tengah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai Agustus 2026 menggunakan 15 ekor pejantan Sapi Limousin dengan bobot badan berkisar 489,5–957 kg. Penelitian menggunakan metode observasional analitik dengan rancangan longitudinal (repeated measures). Pengamatan dilakukan sebanyak empat kali penampungan pada setiap pejantan. Parameter yang diamati meliputi kualitas makroskopis berupa volume, warna, pH, bau, dan konsistensi serta kualitas mikroskopis berupa gerak massa, motilitas, dan konsentrasi spermatozoa. Data dianalisis menggunakan korelasi Spearman dengan taraf signifikansi 5% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume semen berkisar 3,70–8,75 ml dan memiliki kecenderungan hubungan positif dengan bobot badan dengan nilai P = 0,048. Nilai pH semen berkisar 6,40–6,60 dan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan bobot badan (P = 0,814). Warna semen didominasi warna krem, bau seluruh sampel menunjukkan bau khas, sedangkan konsistensi semen bervariasi dari encer, sedang, hingga kental dan tidak menunjukkan pola yang konsisten berdasarkan bobot badan. Gerak massa berada pada kategori + hingga ++ dan tidak menunjukkan pola hubungan yang konsisten dengan bobot badan. Motilitas spermatozoa berkisar 32,5–70% dan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan bobot badan (P = 0,509), sedangkan konsentrasi spermatozoa berkisar 460,50–1.252,75 juta spermatozoa/ml dan juga tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan bobot badan (P = 0,420). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa bobot badan menunjukkan kecenderungan hubungan positif dengan volume semen, tetapi belum dapat dijadikan sebagai indikator tunggal dalam menentukan kualitas makroskopis dan mikroskopis semen segar Sapi Limousin. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.umpwr.ac.id/handle/123456789/4098 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purworejo | |
| dc.relation.ispartofseries | Wisuda Periode I 2026 / 2027; 075.S.PET.011 | |
| dc.title | Hubungan Bobot Badan dengan Kualitas Makroskopis Dan Mikroskopis Semen Segar Sapi Limousin di Balai Inseminasi Buatan (BIB) Jawa Tengah. | |
| dc.type | Thesis |