Peternakan

Browse

Recent Submissions

Now showing 1 - 5 of 47
  • Item
    PENGARUH PEMBERIAN SARI JA HE GAJAH (Zingiber officinale Rosc.) PADA AIR MINUM TERHADAP PROFIL DARAH BURUNG PUYUH (Coturnix coturnix Japonica
    (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Fakultas Pendidikan Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2019-07-15) Ahmad Sobingin 152410012
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian sari jahe gajah (Zingiber officinale Rose.) pada air minum terhadap eritrosit, hemoglobin dan hematokrit burung puyuh (Cortunix cortunix Japonica). Penelitian dilakukan. di Laboratorium Lapangan Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purworejo dan Laboratorium Departemen Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gajah Mada. Bahan penelitian yang digunakan adalah burung puyuh (Cortunix cortunix Japonica) umur 3 minggu sebanyak 120 ekor. Bahan yang digunakan adalah pakan komersil jumlah 7 karung (350 kg) dari PT. Cargill, dan sari jahe 57,75 liter (70 kg jahe). Alat yang digunakan antara lain kandang untuk memelihara burung puyuh ukuran setiap kotaknya tinggi 39 cm, panjang 50 cm, dan lebar 40. cm, Tempat pakan dan tempat minum, timbangan digital, container/cooling box, alat suntik dan tabung EDTA. Perlakuan yang diberikan dalam penelitian ini adalah pemberian sari jahe sebagai berikut; (0), (5), (10), (15), (20) dan (25%) sari jahe. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan dan 4 ulangan dan tiap ulangan terdiri dari 5 ekor burung puyuh. Parameter yang diamati adalah eritrosit, hemoglobin dan hematokrit. Hasil suplementasi sari jahe dicampur dalam air minum pada eritrosit tidak berpengaruh nyata (P>0,05) dengan jumlah 1,53, 1,39, 1,15,1,38, 1,48 dan 1,14 juta/mm². Hemoglobin ada pengaruh nyata (P<0,05) dengan kadar 10,29, 18,81, 13,05, 15,59, 10,91 dan 11,13 g/dl. Hematokrit tidak berpengaruh nyata (P>0,05) dengan presentase 31,63, 32,00, 33,00, 34,63, 33,13 dan 38,00%. Pemberian sari jahe gajah (Zingiber Officinale Rose) 25% dapat meningkatkan kadar hemoglobin dan hematokrit burung puyuh, tetapi menurunkan jumlah eritosit karena adanya pengaruh zat anti nutrisi dan penyerapan nutrisi yang optimal untuk produksi telur
  • Item
    PENGARUH TEPUNG DAUN KENIKIR (Cosmos Caudatus) TERHADAP GIBLET DAN KARKAS BURUNG PUYUH (Cortunix Cortunix Japonica)
    (Prodi. Peternakan, Fak. Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2019-03-30) Wisnu Adiyono
    PENGARUH TEPUNG DAUN KENIKIR (Cosmos Caudatus) TERHADAP GIBLET DAN KARKAS BURUNG PUYUH (Cortunix Cortunix Japonica) ABSTRAK Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh pemberian tepung daun kenikir (Cosmos caudatus) terhadap giblet, usus dan karkas burung puyuh (Cortunix cortunix japonica). Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Peternakan Terpadu Universitas Muhammadiyah Purworejo. Burung puyuh betina sebanyak 120 ekor dalam 24 petak kandang. Pakan yang diberikan adalah pakan komersil. Perlakuan yang diberikan adalah S0 (0%), S1 (5%), S2 (10%), S3 (15%), S4 (20%), dan S5 (25%). Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Parameter yang diamati adalah giblet (hati, jantung, ampela) dan karkas. Hasil penelitian menunjukan pemberian tepung daun kenikir tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap giblet (ampela, hati, jantung)dan karkas. Hasil penelitian berat ampela (g) sebesar 3,66; 3,99; 3,91; 3,99; 3,99; dan 3.99. Berat hati (g) sebesar 4,83; 4,91; 5,08; 4,74; 5,24 dan 4,66. Berat jantung (g) sebesar 1,66; 1,57; 1,49; 1,74; 1,83; dan 1,66. Berat karkas (g) sebesar 91,91; 89,25; 87,58; 96,49; 91,58; dan 87,33. Tepung daun kenikir dapat meningkatkan berat giblet dan karkas antar perlakuan tetapi tidak signifikan. Perlu dilakukan penelitian tepung daun kenikir lebih lanjut. Kata kunci : Burung puyuh, tepung daun kenikir, giblet (ampela, hati, jantung) dan karkas.
  • Item
    PENGARUH TEPUNG DAUN KENIKIR (Cosmos caudatus Kunth) DAN LAMA SIMPAN BERBEDA TERHADAP SIFAT FISIK DAN UJI ORGANOLEPTIK DAGING BURUNG PUYUH (Cortunix cortunix Japonica)
    (PROGRAM STUDI PETERNAKAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO, 2019-03-30) Fitra Eko Saputro
    Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh tepung daun kenikir (Cosmos caudatus Kunth) dan lama penyimpanan daging terhadap sifat fisik dan uji organoleptik daging burung puyuh (Cortunix cortunix Japonica). Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Lapang Universitas Muhammadiyah Purworejo dan uji organoleptik di Desa Seren. Burung puyuh betina sebanyak 120 ekor ditempatkan dalam 24 petak kandang. Bahan yang digunakan adalah tepung daun kenikir (TDK) dan pakan komersil. Metode menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan faktor pertama yaitu pemberian tepung daun kenikir dengan konsentrasi S0 (0%), S1 (5%), S2 (10%) S3 (15%) S4 (20%) dan S5 (25%) serta faktor kedua yaitu faktor penyimpanan dengan lama simpan yaitu 0, 1, 2, 3 dan 4 minggu. Parameter yang diamati adalah warna, bau, rasa, tekstur dan kesukaan daging burung puyuh. Hasil penelitian menunjukkan pemberian tepung daun kenikir tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap warna, bau, rasa, tekstur dan kesukaan, sedangkan hasil penelitan terhadap lama simpan berbeda nyata (P<0,05) tiap parameter. Tepung daun kenikir tidak memberikan dampak yang signifikan (P>0,05) terhadap kualitas daging, sedangkan lama simpan daging dapat menurunkan nilai organoleptik (P<0,05). Semakin lama waktu penyimpanan daging, maka semakin rendah nilai nutrsi yang terdapat dalam daging
  • Item
    Efisiensi Usaha Peternakan Ayam Ras Petelur di Asosiasi Berkah Telur Makmur Purworejo
    (Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2022-01-25) Jaya Abadi
    Penelitian bertujuan mengetahui: 1) kelayakan usaha peternakan ayam ras petelur di Asosiasi Berkah Telur Makmur. 2) faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usaha peternakan ayam ras petelur di Asosiasi Berkah Telur Makmur. 3) efisiensi penggunaan faktor produksi pada usaha peternakan ayam ras petelur di Asosiasi Berkah Telur Makmur. Penelitian ini menggunakan metode dasar deskriptif. Lokasi penelitian di Asosiasi Berkah Telur Makmur Purworejo. Penentuan lokasi penelitian dilakukan dengan metode purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 peternak. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Analisis data menggunakan faktor produksi, kelayakan dan efisiensi alokatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa usaha ternak ayam ras petelur di Asosiasi Berkah Telur Makmur layak diusahakan. Faktor-faktor jumlah layer, jumlah pakan, jumlah OVK, dan tenaga kerja berpengaruh secara signifikan terhadap produksi telur usaha peternakan ayam ras petelur di Asosiasi Berkah Telur Makmur, sedangkan faktor luas kandang tidak berpengaruh secara signifikan. Variabel jumlah pakan sudah efisien, sedangkan variabel jumlah layer dan tenaga kerja belum efisien. Variabel luas kandang dan jumlah OVK tidak efisien.
  • Item
    PRODUKTIVITAS ITIK (Anas domesticus) PETELUR PENGARUH SUPLEMENTASI TEPUNG LIMBAH UDANG DALAM PAKAN KOMPLIT
    (Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2022-01-25) Bayu Laksoono Aji
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa penambahan Tepung Limbah Udang (TLU) dapat meningkatkan produktivitas itik mojosari. Penelitian dilakukan di peternakan itik petelur mojosari yang berada di Kec. Butuh, Kab. Purworejo. Ternak percobaan yang digunakan yaitu 60 ekor itik mojosari, ternak tersebut ditempatkan dalam 20 petak kandang koloni, masing-masing petak kandang diisi sebanyak 3 ekor itik. Bahan yang digunakan yaitu Tepung Limbah Udang (TLU) dan pakan komplit. Perlakuan pakan yang diberikan pada itik yaitu sebagai berikut; P0, P1, P2, P3, P4 dengan masing-masing mengandung 0, 2, 4, 6, dan 8% TLU. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan sehingga diperoleh 20 unit percobaan. Parameter yang diamati yaitu konsumsi pakan, konsumsi minum, pertanbahan bobot badan harian, produksi telur, konversi dan efisiensi pakan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Analysis of Variance (ANOVA), apabila terdapat perbedaan dilanjutkan uji Duncan New Range Test (DMRT) dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa tepung limbah udang berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumsi BK sebanyak 128,04 g; 121,47 g; 134,96 g dan 135,66 g. Konsumsi PK berpengaruh nyata (P<0,05) sebanyak 14,29%; 14,88%; 15,47%; 10,06% dan 16,65%. Konsumsi air minum berpengaruh nyata (P<0,05) dengan jumlah 0,78 l; 0,83 l; 0,93 l; 1,1 l dan 1,24 l. PBBH tidak berpengaruh nyata (P>0,05) sebesar 2,23 g; 2,18 g; 1,76 g; 0,94 g dan 1,52 g. Produksi telur (Hen day) tidak berpengaruh nyata (P>0,05) dengan persentase 49,7%; 53,87%; 54,76%; 57,74% dan 49,41%. Nilai konversi pakan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) dengan nilai 4,53; 4,05; 4,05; 4,51 dan 4,24. Efisiensi pakan tidak berbeda nyata (P>0,05) dengan persentase 20,74%; 23,23%; 23,58%; 23,12% dan 20,86%. Tepung limbah udang berpengaruh terhadap konsumsi BK, PK dan air minum, tetapi tidak berpengaruh terhadap PBBH, produksi telur (Hen day), konversi dan efisiensi pakan.