PENDAPATAN USAHATANI JERUK SIAM (Citrus nobilis) DENGAN SISTEM TEBASAN DAN NON TEBASAN DESA JRAKAH KECAMATAN BAYAN KABUPATEN PURWOREJO
No Thumbnail Available
Date
2015-08-10
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purworejo
Abstract
Penelitian ini bertujuan membandingkan besarnya pendapatan usahatani jeruk siam
antara sistem penjualan tebasan dan sistem penjualan non tebasan di desa Jrakah,
mengetahui faktor yang mempengaruhi besarnya pendapatan petani jeruksiam di desa
Jrakah dalam memilih sistem penjualan tebasan maupun non tebasan.
Penelitian ini menggunakan metode survey. Penentuan sampel wilayah
menggunakan metode purposive dan sampel petani diambil menggunakan simple random
sampling sebanyak 37 orang terdiri dari 26 petani jeruk siam tebasan dan 11 petani jeruk
siam non tebasan. Pengumpulan data menggunakan observasi dan kuesioner. Aanalisis
data mengunakan analisis regresi dan independent sample t test.
Hasil penelitian menunjukkan pendapatan petani jeruk siam yang melakukan sistem
penjualan non tebasan Rp. 17.287.432,88 / tahun lebih tinggi daripada sistem penjualan
tebasan Rp. 11.847.400,77 tahun. Faktor yang mempengaruhi pendapatan petani jeruk
dalam melakukan penjualan dengan sistem tebasan adalah jumlah pohon, kebutuhan
mendesak dan luas lahan. Faktor yang mempengaruhi pendapatan petani jeruk dalam
melakukan penjualan dengan sistem non tebasan adalah jumlah pohon dan luas lahan