Pengembangan Media Pembelajaran Terintegrasi Budaya Motif Batik Berbasis Augmented Reality (AR) pada Siswa Berkesulitan Belajar SMP Negeri 19 Purworejo
No Thumbnail Available
Date
2026-09-02
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
MAGISTER PENDIDIKAN MATEMATIKA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran
terintegrasi budaya motif batik berbasis Augmented Reality (AR) pada materi
bangun ruang sisi lengkung bagi siswa berkesulitan belajar di SMP Negeri 19
Purworejo. Media yang dikembangkan diharapkan memenuhi kriteria valid,
praktis, dan efektif sehingga dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran
untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and
Development) menggunakan model 4-D yang meliputi tahap define, design,
develop, dan disseminate. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 19 Purworejo
dengan subjek siswa berkesulitan belajar kelas IX. Data dikumpulkan melalui
lembar validasi ahli materi dan ahli media, angket respons guru dan siswa, serta tes
hasil belajar berupa pretest dan posttest. Instrumen penelitian telah divalidasi oleh
ahli sebelum digunakan. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan
analisis kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan melalui skor validasi, persentase
angket, serta perhitungan N-Gain.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis
Augmented Reality yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat valid
berdasarkan hasil validasi ahli. Tingkat kepraktisan media memperoleh persentase
rata-rata 86,5% dengan kategori sangat praktis. Keefektifan media ditunjukkan oleh
peningkatan rata-rata nilai pretest dari 46,56 menjadi 88,13 pada posttest dengan
nilai N-Gain sebesar 0,778 yang termasuk kategori tinggi. Dengan demikian, media
pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif sehingga
layak digunakan dalam pembelajaran matematika bagi siswa berkesulitan belajar
pada materi bangun ruang sisi lengkung. Penelitian selanjutnya disarankan
mengembangkan media pada materi matematika lainnya dengan cakupan subjek
yang lebih luas