ANALISIS KELAYAKAN DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI CABAI MERAH KERITING (Capsicum annum L.) DI DESA KERTOJAYAN KECAMATAN GRABAG KABUPATEN PURWOREJO
No Thumbnail Available
Date
2023-08-27
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui: 1) besar biaya produksi, penerimaan, pendapatan, dan keuntungan
petani dari usahatani cabai merah keriting di desa Kertojayan kecamatan Grabag
kabupaten Purworejo 2) faktor-faktor yang mempengaruhi produksi cabai merah
keriting di desa Kertojayan kecamatan Grabag kabupaten Purworejo 3) kelayakan
usahatani cabai merah keriting di Desa Kertojayan Kecamatan Grabag Kabupaten
Purworejo.
Pengumpulan data menggunakan observasi. Instrumen pengumpulan data
menggunakan kuesioner. Pengambilan sampel menggunakan metode proportional
random sampling. Kemudian dari setiap kelompok petani diambil secara acak.
Jumlah responden yang dijadikan sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 71
petani.
Hasil analisi menunjukkan bahwa rata-rata biaya produksi cabai merah
keriting di Desa Kertojayan yaitu sebesar Rp. 6.132.346/Ha/MT, rata-rata
penerimaan yang diperoleh petani cabai merah keriting yaitu sebesar Rp.
9.861.338/Ha/MT, rata-rata pendapatan yang diperoleh petani cabai merah
keriting yaitu sebesar Rp. 5.179.264/Ha/MT, dan rata-rata keuntungan yang
diterima petani cabai merah keriting sebesar Rp. 3.728.992/Ha/MT; berdasarkan
nilai R/C Ratio, nilai produktivitas modal dan nilai produktivitas tenaga kerja
menunjukkan bahwa usahatani cabai merah keriting di Desa Kertojayan layak
untuk diusahakan; hasil analisis regresi diketahui bahwa faktor produksi yang
secara individual (parsial) berpengaruh secara signifikan atau nyata terhadap
produksi usahatani cabai merah keriting terdapat 5 variabel yaitu luas lahan,
jumlah tanaman, pupuk kandang, pengalaman berusahatani dan TKLK, sedangkan
yang tidak berpengaruh yaitu pupuk NPK Mutiara dan pupuk Phonska.