Pengaruh Berbagai Metode Pengawetan dan Lama Penyimpanan Telur Puyuh Terhadap Kualitas Fisik.

No Thumbnail Available
Date
2026-08-31
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purworejo
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai metode pengawetan, lama penyimpanan, serta interaksi antara metode pengawetan dan lama penyimpanan terhadap kualitas fisik telur puyuh. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Terpadu Universitas Muhammadiyah Purworejo selama 8 hari. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan lima perlakuan metode pengawetan, yaitu kontrol, kapur, minyak goreng, minyak parafin, dan suhu dingin, serta lima lama penyimpanan yaitu hari ke-0, 2, 4, 6, dan 8, dengan lima kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi berat telur, indeks telur, indeks putih telur, indeks kuning telur, warna kuning telur, pH putih telur, dan pH kuning telur. Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA), dan apabila terdapat perbedaan dilanjutkan dengan Duncan’s New Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengawetan berpengaruh sangat nyata terhadap indeks putih telur, indeks kuning telur, warna kuning telur, dan pH putih telur, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap berat telur, indeks telur, dan pH kuning telur. Lama penyimpanan berpengaruh sangat nyata terhadap indeks putih telur dan indeks kuning telur, sedangkan terhadap parameter lainnya tidak menunjukkan pengaruh nyata berdasarkan kesimpulan penelitian. Terdapat interaksi antara metode pengawetan dan lama penyimpanan terhadap indeks putih telur dan indeks kuning telur. Berdasarkan hasil penelitian, perlakuan suhu dingin merupakan metode pengawetan yang paling baik dalam mempertahankan kualitas fisik telur puyuh selama penyimpanan.
Description
Keywords
Citation
Collections