STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA KERAJINAN TANGAN ANYAMAN BAMBU (LAMBAR) DI DESA TANJUNGSARI KECAMATAN PETANAHAN KABUPATEN KEBUMEN

No Thumbnail Available
Date
2016-08-24
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui kelayakan usaha industri anyaman bambu (lambar) di Desa Tanjungsari Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen; 2) mengetahui faktor internal kekuatan dan kelemahan apa saja yang berpengaruh terhadap tumbuh berkembangnya produksi anyaman bambu (lambar) di Desa Tanjungsari Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen; 3) mengetahui faktor eksternal peluang dan ancaman apa saja yang berpengaruh terhadap tumbuh berkembangnya produksi anyaman bambu (lambar) di Desa Tanjungsari Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen dan 4) mengetahui alternatif strategi pengembangan produksi anyaman bambu (lambar) di Desa Tanjungsari Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen. Metode analisis data yang dipergunakan oleh peneliti adalah menggunakan anilisis usaha untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan, keuntungan usaha, kelayakan usaha dan menggunakan analisis SWOT untuk mengetahui faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi tumbuh kembangnya industri rumah tangga kerajinan anyaman bambu (lambar) serta alternatif strategi yang dapat digunakan. Hasil analisis penelitian ini diketahui rata-rata biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 1.318.355,27, penerimaan sebesar Rp 1.574.416,67, keuntungan usaha sebesar Rp 257.680,74 serta kelayakan usaha yaitu dengan nilai R/C ratio 1,20. Hasil analisis faktor internal yang menjadi kekuatan terbesar adalah keuangan menggunakan milik sendiri dan kelemahan terbesar adalah peralatan masih tradisional. Faktor eksternal yang menjadi peluang terbesar adalah bambu apus mudah diperoleh dan ancaman terbesar adalah kenaikan harga bambu apus. Alternatif strategi yang dapat diterapkan pada industri rumah tangga kerajinan tangan anyaman bambu (lambar) adalah menambah ukuran produk anyaman bambu (lambar), melakukan manajemen produksi, melakukan pinjaman ke lembaga keuangan dan menggunakan peralatan yang lebih modern.
Description
Keywords
Citation
Collections