Analisis Kinerja Ruas Jalan Akibat Hambatan Samping (Studi Kasus : Ruas Jalan Kutoarjo-Ketawang, Kab Purworejo)

No Thumbnail Available
Date
2026-08-26
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Purworejo
Abstract
Pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor di Indonesia yang tidak diimbangi dengan penambahan kapasitas prasarana jalan menyebabkan penurunan kinerja lalu lintas, salah satunya pada ruas Jalan Kutoarjo–Ketawang, Kabupaten Purworejo. Penurunan kinerja ini diperparah oleh hambatan samping (side friction) berupa aktivitas pedagang kaki lima, pejalan kaki, kendaraan parkir, kendaraan keluar-masuk, serta kendaraan lambat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas ruas jalan serta pengaruh hambatan samping terhadap kinerja Jalan Kutoarjo–Ketawang dengan menggunakan dan membandingkan dua metode, yaitu Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 dan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Penelitian menggunakan metode kuantitatif melalui survei lapangan selama tiga hari (Senin, Kamis, dan Minggu) pada tiga periode jam puncak (06.00–08.00, 11.00–13.00, dan 16.00–18.00 WIB), meliputi data geometrik jalan, volume lalu lintas, dan hambatan samping. Data kemudian diolah untuk memperoleh nilai kapasitas, derajat kejenuhan, kecepatan arus bebas, kecepatan tempuh, dan tingkat pelayanan (Level of Service/LOS) . Hasil penelitian menunjukkan volume lalu lintas tertinggi sebesar 1.372,75 smp/jam (skr/jam) dengan hambatan samping tertinggi 998,90 kejadian/jam (kelas Sangat Tinggi). Kapasitas jalan menurut MKJI 1997 sebesar 2.641,49 smp/jam dengan derajat kejenuhan 0,52, sedangkan menurut PKJI 2023 sebesar 2.550,41 skr/jam dengan derajat kejenuhan 0,54, keduanya berada pada tingkat pelayanan (LOS) A. Skenario hambatan samping kelas Sangat Rendah menunjukkan peningkatan kapasitas sebesar 16,47%, penurunan derajat kejenuhan 14,81–15,38%, serta peningkatan kecepatan arus bebas 18,84% pada kedua metode. Hasil ini membuktikan bahwa hambatan samping berpengaruh signifikan terhadap kinerja ruas jalan, dan PKJI 2023 memberikan estimasi kapasitas yang sedikit lebih konservatif dibandingkan MKJI 1997.
Description
Keywords
Citation
Collections