“Tinjauan Ekokritik Perspektif Etis Novel Kisah Ganjil Pelaut dan Keturunannya Karya Dewanto Amin Sadono dan Relevansi Pembelajaran Sastra di SMA

No Thumbnail Available
Date
2026-07-09
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Pendidikan Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) ekokritik perspektif etis dalam novel Kisah Ganjil Pelaut dan Keturunannya Karya Dewanto Amin Sadono; dan (2) relevansi novel Kisah Ganjil Pelaut dan Keturunannya Karya Dewanto Amin Sadono dengan pembelajaran sastra di SMA. Objek penelitian ini adalah ekokritik perspektif etis novel Kisah Ganjil Pelaut dan Keturunannya Karya Dewanto Amin Sadono, dengan fokus penelitian ekokritik perspektif etis dan relevansi novel Kisah Ganjil Pelaut dan Keturunannya Karya Dewanto Amin Sadono dengan pembelajaran sastra di SMA. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka. Instrumen penelitian yang dilakukan penulis sendiri selaku peneliti, dengan bantuan kartu pencatat data. Analisis data yang dilakukan dengan teknik analisis isi. Teknik yang digunakan penulis untuk menyajikan hasil analisis data adalah teknik informal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa (1) ekokritik persepktif etis novel Kisah Ganjil Pelaut dan Keturunannya meliputi lima aspek yaitu (a) sikap hormat terhadap alam yaitu, perilaku dan perbuatan seorang keluarga untuk menghargai keberadaan laut, pantai, dan lingkungan tempat tinggal mereka; (b) sikap tanggung jawab terhadap alam yaitu usaha sebuah keluarga dalam merawat dan menjaga tempat tinggal akibat abrasi dan perubahan iklim; (c) sikap solidaritas terhadap alam yaitu kebiasaan seseorang yang menghadapi dahyatnya ombak yang merupakan bentuk kepedulian bersama untuk menjaga alam; (d) sikap kasih sayang dan kepedulian terhadap alam yaitu, perilaku tokoh yang berupaya melindungi lingkungan tempat tinggal akibat dari ancaman kerusakan; (e) sikap tidak mengganggu alam yaitu, kesadaran tokoh untuk tidak merusak lingkungan; (2) relevansi novel Kisah Ganjil Pelaut dan Keturunannya dengan pembelajaran sastra di SMA menggunakan bahan ajar sebagai alternatif pembelajaran dengan harapan dapat menumbuhkan kesadaran ekologis bagi peserta didik dan menambah wawasan mengenai sastra lingkungan
Description
Keywords
Citation