KAJIAN PENGENDALIAN BANJIR NON-STRUKTURAL DI SUB DAS KODIL

No Thumbnail Available
Date
2017-08-21
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO
Abstract
Pertumbuhan penduduk dan perkembangan ekonomi di wilayah Sub DAS Kodil yang semakin meningkat akan berdampak besar pada perubahan tata guna lahan. Perubahan tata guna lahan tersebut akan mengakibatkan jumlah infiltrasi semakin kecil dan jumlah aliran limpasan bertambah, sehingga apabila dibiarkan maka akan mengakibatkan banjir. Hal tersebut tentu perlu dianalisis seberapa besar perubahan aliran permukaan dan karakteristik hidrograf pada Sub DAS Kodil, sehingga dapat diambil langkah-langkah yang sesuai untuk menangani masalah tersebut. Banyak cara yang dapat dilakukan sebagai upaya mengendalikan banjir. Cara yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pengendalian secara non-struktural, yaitu dengan revitalisasi. Cara ini dilakukan dengan mengubah semak belukar, kebun campur, dan tegalan menjadi hutan. Cara lain yang digunakan sebagai upaya pengendalian banjir di Sub DAS Kodil yaitu dengan revitalisasi yang ditambah dengan sumur resapan. Karakteristik hidrograf banjir pada Sub DAS Kodil melengkung tajam, artinya ketika banjir terjadi untuk sampai pada debit maksimumnya dibutuhkan waktu yang singkat dan secara singkat pula waktu yang dibutuhkan untuk surut. Revitalisasi pada Sub DAS Kodil mampu menurunkan debit pada kala ulang 5, 10, 20, dan 50 tahun sebesar 20,57 %; 20,78 %; 20,85 %; 20,88 %. Berdasarkan hasil analisis pengendalian banjir non-struktural dengan revitalisasi masih belum maksimal sehingga ditambahkan sumur resapan sebagai upaya pengurangan debit banjir. Hasil dari simulasi adanya penambahan sumur resapan pada kala ulang 5, 10, 20, dan 50 tahun mampu menurunan debit sebesar 32,17 %; 32,83 %; 33,05 %; 33,16 %.
Description
Keywords
Citation
Collections