―Kritik Sosial dalam Film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck Karya Buya Hamka dan Pembelajarannya di Kelas XI SMA
No Thumbnail Available
Date
2016-08-04
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) struktur film dalam film
Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck; (2) kritik sosial dalam film Tenggelamnya
Kapal Van Der Wijck(3) keterkaitan pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di
kelas XI SMA dengan materi struktur dan kritik sosial dalam film Tenggelamnya
Kapal Van Der Wijck.
Objek penelitian ini adalah kritik sosial yang berhubungan dengan struktur
film dalam film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck. Data dalam penelitian ini
berupa tuturan tokoh dan adegan dalam film. Pengumpulan data menggunakan
metode simak yang diikuti dengan teknik catat. Pengumpulan data dilakukan
dengan bantuan kartu data dan alat tulis. Analisis menggunakan teknik penyajian
data secara informal. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran mengunakan kurikulum
2013.
Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa (1) struktur film dalam film
Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck berupa orientasi, tafsiran, evaluasi, dan
rangkuman; (2) kritik sosial film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck meliputi
kemiskinan, adat istiadat, sikap sterotip masyarakat, kawin paksa, politik
pencitraan, dan meterialisme. Kritik sosial terhadap kemiskinan tergambar dari
kehidupan latar belakang sosial Zainuddin yang yatim piatu dan hidup bersama
pengasuhnya yaitu mak Base. Adat istiadatnya terlihat pada adat suku
Minangkabau. Sikap sterotip masyarakat tergambar jelas pada warga
Minangkabau yang memandang rendah suku lain. Kawin paksa dilakukan pada
Hayati yang harus menikah dengan Aziz. Politik pencitraan tergambar pada tokoh
Aziz yang licik. Materialisme terlihat pada tokoh Hayati dan keluarganya yang
melihat perkawinan harus didasarkan ada harta kekayaan semata; (3) keterkaitan
pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di kelas XI SMA dengan materi kritik
sosial film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck yang dikaitkan dengan
pembelajaran teks ulasan film yang terdiri dari menginterpretasi makna teks
ulasan film, mengolah catatan kepustakaan, catatan lapangan, dan hasil
wawancara menjadi sebuah teks ulasan film, dan mengubah teks ulasan film /
drama menjadi cerita pendek sesuai dengan struktur dan kaidahnya.