Kemampuan Isolat Bakteri Asam Laktat dari Kolostrum Kambing Saanen terhadap Berbagai Macam Antibiotik Menggunakan Metode Difusi Paper Disk.
No Thumbnail Available
Date
2026-03-17
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Prodi. Peternakan, Fak. Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo
Abstract
Dyah Ari Wulan (222410025). Kemampuan Isolat Bakteri Asam Laktat dari Kolostrum Kambing Saanen terhadap Berbagai Macam Antibiotik Menggunakan Metode Difusi Paper Disk. Skripsi. Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2026. Pembimbing: Dr. Roisu Eny Mudawaroch, S.Pt., M.P. dan Rinawidiastuti, S.Pt., M.Si.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) respons isolat bakteri asam laktat (BAL) dari kolostrum kambing Saanen terhadap antibiotik amoxicillin, cefadroxil, cefixime, dan ciprofloxacin berdasarkan zona hambat yang terbentuk, dan 2) menentukan isolat BAL yang berpotensi sebagai kultur starter berdasarkan tingkat resistensinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pengujian menggunakan metode difusi paper disk. Sampel yang digunakan sebanyak 9 isolat BAL yang diperoleh dari kolostrum kambing Saanen. Parameter yang diamati adalah diameter zona hambat di sekitar cakram antibiotik yang diukur menggunakan jangka sorong, kemudian dirata-ratakan. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan nilai rata-rata zona hambat dan dikategorikan menjadi resisten, intermediate, dan sensitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata zona hambat antibiotik amoxicillin sebesar 23,81 dan cefadroxil sebesar 22,75 mm yang termasuk dalam kategori sensitif. Pada antibiotik cefixime diperoleh rata-rata zona hambat sebesar 17,92 dan ciprofloxacin sebesar 18,78 mm yang termasuk dalam kategori intermediate. Isolat KS-H, KS-U, dan KS-T menunjukkan tingkat resistensi lebih tinggi dibandingkan isolat lainnya, sehingga berpotensi dipilih sebagai kultur starter.
Kata kunci: Bakteri Asam Laktat, Antibiotik, Difusi Paper Disk, Zona Hambat