Studi Pemanfaatan Air Bendung Kaligending Untuk Kebutuhan Air Irigasi
No Thumbnail Available
Files
Date
2025-01-10
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Purworejo
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis ketersediaan dan kebutuhan
air di Bendung Kaligending yang dimanfaatkan untuk air irigasi. (2) Menganalisis
neraca air di Bendung Kaligending. (3) Membuat operasional pemberian air
berdasarkan faktor k atau faktor Penyediaan Air Relatif (PAR).
Permasalahan yang ada yaitu terbatasnya ketersediaan air dalam Bendung
Kaligending dan kebutuhan air untuk berbagai keperluan pertanian semakin
meningkat, sehingga perlu diatur sistem pemberian dan pengaturan air secara
optimal. Lokasi penelitian di Bendung Kaligending, Desa Kaligending, Kecamatan
Karangsambung, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Tahapan penelitian dengan
menganalisis data curah hujan menggunakan metode Aritmatik untuk mendapatkan
hujan rata-rata kawasan, menganalisis data klimatologi menggunakan metode
Penman Modifikasi untuk mendapatkan evapotranspirasi bagi tanaman,
menganalisis neraca air untuk membuat operasional pemberian air berdasarkan
faktor k.
Hasil penelitian menunjukan bahwa neraca air terjadi surplus terbesar pada
bulan Desember (periode I) sebesar 31,59 m3/dt dan defisit terbesar pada bulan
November (periode I) sebesar -1,31 m3/dt. Tingkat ketercukupan (surplus) ada 19
periode dan tidak tercukupi (defisit) ada 5 periode. Faktor k pada Musim Tanam I
sebesar 0,92, Musim Tanam II sebesar 1,00 dan Musim Tanam III sebesar 0,71. Pola
pemberian air pada Musim Tanam I termasuk Irigasi Menerus, Musim Tanam II
termasuk Irigasi Menerus, dan Musim Tanam III termasuk Gilir Tersier. Pemberian
air dalam satu periode 15 harian pada Musim Tanam III dilakukan sistem gilir
sebanyak 3 blok agar kebutuhan air tercukupi.