PENILAIAN KONDISI PERKERASAN LENTUR DI KABUPATEN WONOSOBO DENGAN MENGGUNAKAN METODE PCI (PAVEMENT CONDITION INDEX) ( Studi Kasus Jalan Provinsi Kabupaten Wonosobo)
No Thumbnail Available
Date
2016-09-02
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO
Abstract
PCI (Pavement Condition Index) atau Indeks Kondisi Perkerasan adalah tingkatan
dari kondisi dan ukuran yang ditinjau dari fungsi daya guna yang mengacu pada kondisi
dan kerusakan di permukaan perkerasan yang terjadi yang ditunjukkan dengan indeks
bernomor antara 0 untuk kondisi gagal (failed) sampai 100 untuk kondisi sempurna
(excellent).
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui jenis kerusakan yang mendominasi
pada ruas jalan provinsi di Kabupaten Wonosobo; 2) mengetahui nilai rating kondisi
perkerasan untuk mengetahui kondisi kerusakan jalan yang diteliti; 3) mengetahui
perbaikan kerusakan jalan yang harus diprioritaskan. Populasi penelitian adalah semua ruas
jalan provinsi di Kabupaten Wonosobo yang berjumlah 7 ruas. Sampel penelitian
dilakukan hanya pada 4 ruas jalan diantaranya: 1) Ruas Kepil - Kemiri; 2) Ruas Kepil -
Bruno; 3) Ruas Sapuran - Kalikajar; dan 4) Ruas Kepil - Sapuran. Pengumpulan data di
dapatkan dari BPT Bina Marga Wonosobo dan survei penilaian kondisi perkerasan sesuai
jenis keruaskan yang ada dan dengan tingkat keparahan tertentu serta olah data
menggunakan metode PCI (Pavement Condition Index).
Hasil penelitian dari 4 ruas jalan provinsi di Kabupaten Wonosobo yang diteliti
pada 500 m setiap ruas jalan. Ruas jalan dengan nilai rating PCI terendah adalah ruas Kepil
- Kemiri dengan nilai 51,5 dan menjadi prioritas untuk mendapatkan penanganan
kerusakan jalan. Pada ruas jalan ini, keruasakan yang mendominasi adalah kerusakan kulit
buaya dengan tingkat kerusakan sedang dengan nilai kerapatan rata-rata 6,74%