Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas X TPFL SMK Negeri 1 Purworejo

No Thumbnail Available
Date
2026-04-15
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas X TPFL SMK Negeri 1 Purworejo
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran Jigsaw dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Kemampuan komunikasi matematis siswa yang diukur yaitu kemampuan komunikasi matematis tertulis dan kemampuan komunikasi matematis lisan siswa. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X TPFL SMK Negeri 1 Purworejo tahun ajaran 2025/2026 dengan jumlah siswa 36. Penelitian ini menggunakan model pembelajaran Jigsaw dengan 3 teknik pengumpulan data, yaitu observasi, tes tertulis, dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran untuk mengukur keterlaksanaan pembelajaran dengan penerapan model pembelajaran Jigsaw, lembar observasi kemampuan komunikasi matematis lisan siswa untuk mengukur kemampuan komunikasi matematis siswa secara lisan, tes akhir untuk mengukur kemampuan komunikasi matematis siswa secara tertulis, dan dokumentasi untuk mengetahui kehadiran siswa dan nilai siswa. Instrumen yang digunakan sudah tervalidasi oleh ahli. Teknik analisis data dilakukan dengan pengolahan skor siswa dan deskripsi data. Hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran pada siklus I menunjukkan bahwa 11 siswa tidak ikut aktif dalam diskusi, sedangkan pada siklus II semua siswa dapat terlibat aktif dalam proses diskusi. Dalam siklus II, siswa dituntut untuk dapat menjelaskan menggunakan contoh benda nyata maupun gambar atau menghubungkan materi yang disampaikan dengan kehidupan sehari-hari. Hasil persentase nilai rata-rata indikator tes kemampuan komunikasi matematis tertulis siswa pada siklus I adalah 36% dan pada siklus II meningkat menjadi 86%. Hasil observasi kemampuan komunikasi matematis lisan siswa, persentase nilai rata￾rata indikator pada siklus I adalah 47% dan pada siklus II meningkat menjadi 84%
Description
Keywords
Citation