Analisa Pengurangan Risiko Banjir Menggunakan Simulasi Sumur Resapan di Sub DAS Gesing
No Thumbnail Available
Date
2019-02-27
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Purworejo
Abstract
Sub DAS Gesing dengan luas 45,70 km2 merupakan salah satu
wilayah yang memiliki potensi banjir limpasan yang tinggi. Banjir
limpasan yang terjadi pada Sub DAS Gesing disebabkan karena
meluapnya air sungai dan kurangnya luas daerah resapan air akibat
perubahan tata guna lahan yang tidak terencana dan terpola dengan baik
serta tidak berwawasan lingkungan sehingga mengakibatkan
bertambahnya volume debit banjir. Hal itu akan berakibat pada
meningkatnya limpasan air permukaan dan memperkecil infiltrasi curah
hujan. Perubahan yang mungkin akan timbul adalah meningkatnya debit
banjir dan jumlah sedimen yang dibawa.
Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan
pengolahan data sekunder berupa data stasiun hujan dan data curah hujan
harian maksimum selama 5 tahun yang dianalisa kedalam metode
Hidrograf Satuan Sintetik dan Simulasi HEC-HMS. Perhitungan intensitas
hujan jam-jaman menggunakan metode Modified Mononobe dan
perhitungan distribusi hujan menggunakan metode Alternating Block
Method (ABM).
Hasil penelitian menggunakan metode Mononobe dan metode
ABM ditambah sumur resapan untuk Sub DAS Gesing pada kala ulang 5,
10, 20 dan 50 tahun mengalami 11,96 %, 11,49 %, 10,96 % dan 10,30 %.
Dalam perhitungan jumlah kebutuhan dan efektivitas sumur resapan tiap
luasan atap menggunakan 2 metode yakni metode Sunjoto dan metode SNI
03-2453-2002 memiliki perbedaan yang cukup signifikan yaitu
perhitungan jumlah sumur resapan metode SNI 03-2453-2002 adalah 2
sampai 6 kali perhitungan metode Sunjoto sedangkan perhitungan
efektivitas antara kedua metode yang memiliki efektivitas paling tinggi
adalah metode Sunjoto