PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN ALAT UKUR KELAS X DI SMK PANCASILA 1 KUTOARJO TAHUN AJARAN 2014/2015
No Thumbnail Available
Date
2015-08-12
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Prodi. PTO, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo
Abstract
Achmad Wazim Indarwasid.” Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif
pada Mata Pelajaran Alat Ukur Kelas X di SMK Pancasila 1 Kutoarjo”. Skripsi.
Pendidikan Teknik Otomotif. FKIP Universitas Muhammadiyah Purworejo,2015.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui perbedaan prestasi belajar
alat ukur jangka sorong siswa antara kelas yang menggunakan media Macromedia
Flash dengan kelas yang tidak menggunakan media Macromedia Flash, (2)
Mengetahui perbedaan motivasi belajar alat ukur jangka sorong siswa antara kelas
yang menggunakan media Macromedia Flash dengan kelas yang tidak
menggunakan media Macromedia Flash, dan (3) Mengetahui perbedaan keaktifan
alat ukur jangka sorong siswa antara kelas yang menggunakan media Macromedia
Flash dengan kelas yang tidak menggunakan media Macromedia Flash
Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D). Subjek
penelitian adalah siswa kelas X SMK Pancasila 1 Kutoarjo. Dengan subjek
berjumlah 64 siswa. Penelitian ini yang digunakan sebagai sampel adalah dua
kelas, yaitu kelas X TOKR A dan X TOKR B. Kelas X TOKR B sebagai kelas
kontrol yang menggunakan metode ceramah dan kelas X TOKR A sebagai kelas
eksperimen yang menggunakan media Macromedia Flash pada mata pelajaran
alat ukur jangka sorong. Cara menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol
yaitu dengan cara menggundi menggunakan koin.Instrumen pengumpulan data
menggunakan angket dengan skala Likert yang telah diuji cobakan dan telah
memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Data hasil belajar dianalisis dengan
menggunakan rerata hasil belajar siswa dan persentase minat belajar siswa yang
dihitung menggunakan percentage correction
Hasil dari penelitian menunjukan bahwa hasil belajar dengan menggunakan
metode ceramah atau ppt dan diperoleh nilai rata-rata 63,09 dengan presentase
kelulusan adalah 52,17%, sedangkan data nilai kelas eksperimen (X TOKR A)
dengan macromedia flash dan diperoleh nilai rata-rata 80,03 dengan ketuntasn
klasikal adalah 82,76%. Hasil observasi keaktifan, persentase keaktifan belajar
siswa adalah 80,99% dari hasil tersebut, menunukan bahwa kektifan beajar siswa
sudah masuk criteria baik dan memuaskan, karena sudah mencapai indicator
keberhasilan, yaitu mencapai 70%. Hasil observasi motivasi, presentase motivasi
belajar siswa adalah 89,31%. Dari hasil tersebut menunjukan bahwa motivasi
belajar siswa sudah masuk criteria baik dan memuaska, karena sudah mencapai
indicator keberhasilan yaitu 70%. Perbandingan hasil belajar antara kelas control
dan kelas eksperimen juga sangat signifikan. Hal ini ditunjukan pada peningkatan
rerata hasil belajar yaitu dari 63,09 kelas control (X TOKR B) dengan ketuntasan
klasikal 52,17%, dibandingkan dengan kelas eksperimen (X TOKR A) dengan
rata-rata 80,03 dengan ketuntasan klasikal 82,76. Jika dilihat dari hasil tersebut,
maka model pembelajaran media macromedia flash efektif untuk meningkatkan
keaktifan, motivasi dan hasil belajar siswa kelas X SMK Pancasila 1 Kutoarjo.
Kata Kunci : Media, Macromedia Flash, Hasil Belajar, Keaktifan, dan Motivasi