ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA BERDASARKAN LANGKAH POLYA PADA SISWA SMP/MTs KELAS VII

No Thumbnail Available
Date
2017-08-24
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kesalahan apa saja yang dilakukan oleh siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika berdasarkan langkah Polya (2) untuk mengetahui aspek kesalahan yang paling dominan bagi siswa selama proses penyelesaian soal cerita matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian evaluasi tentang kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika yang diperoleh melalui tes dan ulangan harian. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Poncowarno tahun pelajaran 2016/2017. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII G SMP Negeri 1 Poncowarno yang berjumlah 28 siswa. Pengambilan sampel digunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan metode tes yang digunakan untuk memperoleh data tentang kesalahan-kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal tes himpunan dan ulangan harian. Teknik analisis data mengunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesalahan-kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika berdasakan langkah Polya kesalahan yang terjadi yaitu kesalahan pemahaman konsep dan keterampilan komputasi, pada kesalahan pemahaman konsep meliputi 1). Siswa salah dalam menyimbolkan, 2). Siswa salah dalam mengubah soal cerita ke dalam bentuk matematikanya, 3). Dalam langkah merencanakan penyelesaian siswa salah dalam menggunakan rumus yang benar, dan 4). siswa yang salah pada kesalahan sebelumnya seperti pada pembuatan rumus akan diikuti dengan kesalahan berikutnya dan menghasilkan perhitungan yang salah. Sedangkan pada kesalahan keterampilan komputasi meliputi 1). Siswa yang salah pada langkah awal seperti pada penulisan simbol dan pembuatan rumus yang berkaitan dengan soal cerita matematika maka akan menghasilkan perhitungan yang salah, 2). Siswa salah dalam operasi hitung penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Aspek kesalahan yang paling dominan bagi siswa selama proses penyelesaian soal cerita matematika adalah aspek keterampilan komputasi. Ratarata persentase keseluruhan pada aspek keterampilan komputasi sebesar 74,52%, dan kemudian untuk pemahaman konsep dengan rata-rata persentase keseluruhan sebesar 55,75%.
Description
Keywords
Citation