Pengaruh Green Perceived Value dan Green Perceived Risk terhadap Green Purchase Intention dengan Green Trust sebagai Variabel Mediasi (Studi pada Konsumen Molto Ultra Sekali Bilas).
No Thumbnail Available
Date
2020-07-27
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Purworejo
Abstract
Revolusi industri 4.0 membawa dampak secara fundamental yang mengubah pola
hidup manusia dalam bekerja. Adapun dampak negatif yang terjadi selama ini di wilayah
Indonesia yaitu krisis air bersih. Perusahaan menanggapi isu lingkungan tersebut dalam
aktivitas pemasaran yang dilakukan, yang berdampak pada fenomena baru dalam dunia
pemasaran berupa konsep green marketing. Dengan menciptakan green product seperti
yang dilakukan Unilever, Molto Ultra Sekali Bilas diciptakan dengan tujuan untuk
meningkatkan keunggulan kompetitifnya atas pesaing-pesaing yang ada melalui
terbentuknya niat beli konsumen terhadap produk ramah lingkungan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh antara (1) green
perceived value terhadap green trust (2) green perceived risk terhadap green trust (3)
green trust terhadap green purchase intention (4) green perceived value terhadap green
purchase intention (5) green perceived risk terhadap green purchase intention (6) green
trust memediasi pengaruh green perceived value terhadap green purchase intention (7)
green trust memediasi pengaruh green perceived risk terhadap green purchase intention.
Populasi penelitian ini adalah konsumen Molto Ultra Sekali Bilas di Kecamatan
Gombong. Sampel penelitian ini berjumlah 120 orang. Pengambilan sampel
menggunakan teknik purposive sampling, yang disesuaikan dengan tujuan atau masalah
penelitian sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Instrumen pengumpulan data
menggunakan kuesioner dengan skala likert yang terjawab lengkap, sesuai kriteria dan
telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan hierarchical
regression analysis.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa green perceived value berpengaruh
positif dan signifikan terhadap green trust. Green perceived risk berpengaruh negatif dan
signifikan terhadap green trust. Green trust dan green perceived value masing-masing
berpengaruh positif dan signifikan terhadap green purchase intention. Green perceived
risk tidak berpengaruh negatif dan signifikan terhadap green purchase intention. Secara
parsial, green perceived value berpengaruh positif dan signifikan terhadap green
purchase intention dengan green trust sebagai variabel mediasi. Secara sempurna green
perceived risk berpengaruh negatif terhadap green purchase intention dengan green trust
sebagai variabel mediasi.