Student Papers (SP)
Permanent URI for this community
Browse
Browsing Student Papers (SP) by Issue Date
Now showing 1 - 20 of 3440
Results Per Page
Sort Options
- Item"Peningkatan Minat Belajar dan Kemampuan Numerasi Siswa Kelas VIII.3 SMP Negeri 3 Wadaslintang Menggunakan Model Pembelajaran Teams Games Tournament "(Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Pendidikan Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 0029-08-20) Siti RobiyahPenelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan minat belajar dan kemampuan numerasi menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament pada siswa kelas VIII.3 SMP Negeri 3 Wadaslintang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII.3 SMP Negeri 3 Wadaslintang dengan jumlah 25 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, tes, dan catatan lapangan. Sedangkan instrumen penelitian dalam penelitian ini berupa lembar observasi untuk mengetahui peningkatan minat belajar, tes kemampuan numerasi untuk mengukur kemampuan numerasi peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terbagi menjadi dua, yaitu analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan minat belajar dan kemampuan numerasi peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament. Peningkatan minat belajar dibuktikan dengan meningkatnya persentase setiap indikator. Pada indikator perasaan senang siklus I sebesar 70% kategori tinggi sedangkan siklus II 80% kategori tinggi. Indikator ketertarikan siklus I sebesar 69% kategori sedang sedangkan siklus II 71% kategori tinggi. Indikator perhatian siklus I sebesar 74% kategori tinggi dan siklus II 80% kategori tinggi. Indikator keterlibatan pada siklus I sebesar 66% kategori sedang dan meningkat menjadi 71% kategori tinggi. Peningkatan kemampuan numerasi peserta didik dapat dilihat dari hasil pengerjaan tes numerasi peserta didik. Pada siklus I, terdapat peserta didik yang tidak menyelesaikan jawaban soal. Ditemukan juga peserta didik yang kurang mampu memahami soal. Sedangkan pada siklus II, peserta didik dapat menyeselesaikan jawaban dengan tepat. Peningkatan terjadi pada rata-rata hasil tes numerasi pada siklus I sebesar 73,16% kategori baik menjadi 81,16% kategori baik. Peningkatan indikator numerasi dari 71,3% kategori baik menjadi 75% kategori baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament dapat meningkatkan minat belajar dan kemampuan numerasi.
- ItemPENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN KREATIVITAS SISWAKELAS X SMA PANCASILA PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2015/2016(Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Pendidikan Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 0216-08-11) Ita Purnamasari 122150022Telah dilakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) untuk meningkatkan keaktifan dan kreativitas dalam pembelajaran Fisika siswa kelas X MIA SMA Pancasila Purworejo. Pembelajaran yang masih berpusat pada guru menyebabkan siswa menjadi kurang aktif, antusias siswa relatif rendah, sebagian siswa kurang kreatif dalam memecahkan masalah, model pembelajaran kurang variatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X.1 SMA Pancasila Purworejo yang berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket, metode observasi, metode tes. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) dapat meningkatkan keaktifan dan kreativitas siswa kelas X SMA Pancasila Purworejo, hal tersebut terlihat dari hasil tindakan pada pra siklus angket keaktifan belajar siswa mencapai 69,3% pada siklus I meningkat sebesar 71,1% dan pada siklus II meningkat mencapai 78,2%. Hasil observasi keaktifan belajar siswa pada pra siklus rerata persentase observasi keaktifan belajar siswa mencapai 38,93%%, pada siklus I mencapai rerata persentase sebesar 64,2% ,pada siklus II meningkat mencapai 82,6%. Hasil observasi kreativitas siswa pra siklus mencapai 41,9%. Pada siklus I observasi kreativitas mencapai 61,3% dan pada siklu II mencapai 79,2%. Hasil tes kreativitas berpikir siswa pada siklus I mencapai rerata nilai mencapai 63,5 dan pada siklus II hasil rerata nilai mengalami peningkatan mencapai 78,92
- ItemPENGARUH PENGETAHUAN PRODUK DAN CITRA MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK HANDPHONE NOKIA(Prodi. Manajemen, FE, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-02-05) ICHWAN SUKARNO 092210038Ichwan Sukarno. Pengaruh Pengetahuan Produk Dan Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian Produk Handphone Nokia. Skripsi. Program Studi Manajemen. Fakultas Ekonomi, Universitas Muhammadiyah Purworejo 2014. Penelitian ini bertujuan untuk menguji: (1) pengaruh pengetahuan produk terhadap keputusan pembelian produk handphone nokia; (2) pengaruh citra merek terhadap keputusan pembelian produk handphone nokia. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen pengguna Produk Handphone Nokia Di Purworejo. Sampel penelitian ini berjumlah 100 orang. Pengambilan sampel menggunakan Non Probability Sampling yaitu dengan Purposive Sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert yang masing-masing sudah diuji coba dan telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Pengujian hipotesis menggunakan regresi linier berganda. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa variabel pengetahuan produk dan citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen Produk Handphone Nokia. Dari hasil analisis regresi linier berganda, variabel yang paling besar mepengaruhi keputusan pembelian konsumen adalah citra merek. Kata kunci: Pengetahuan Produk, Citra Merek, dan Keputusan Pembelian.
- ItemPengaruh Kecerdasan Emosional dan Minat Belajar Terhadap Prestasi Belajar Bahasa Jawa Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Klirong Kabupaten Kebumen Tahun Pelajaran 2013/2014.(Prodi. PBSJ, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-02-10) Akbar Mubarok 112160355Akbar Mubarok. Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Minat Belajar Terhadap Prestasi Belajar Bahasa Jawa Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Klirong Kabupaten Kebumen Tahun Pelajaran 2013/2014. Skripsi. Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa. FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) ada tidaknya pengaruh yang positif dan signifikan antara kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar bahasa Jawa siswa kelas X SMA N 1 Klirong Kebumen; (2) ada tidaknya pengaruh yang positif dan signifikan antara minat belajar terhadap prestasi belajar bahasa Jawa siswa kelas X SMA N 1 Klirong; (3) ada tidaknya pengaruh yang positif dan signifikan antara kecerdasan emosional dan minat belajar terhadap prestasi belajar bahasa Jawa siswa kelas X SMA N 1 Klirong Kabupaten Kebumen. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMA N 1 Klirong Kabupaten Kebumen yang berjumlah 224 siswa. Sampel penelitian ini berjumlah 142 siswa, ditentukan dengan pedoman tabel krejcie dengan tingkat kesalahan 5%. Pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Pengambilan data menggunakan skala likert yang sudah diujicobakan validitas dan reliabilitasnya. Dari 50 item soal untuk kecerdasan emosional (X1), 5 item gugur karena tidak memenuhi syarat. dan dari 40 item soal untuk Minat belajar (X2), 3 item gugur. Hasil analisi deskriptif menunjukkan bahwa prestasi belajar siwa kelas X SMA N 1 Klirong Kabupaten Kebumen; 27,46% tergolong baik sekali, 62,68% tergolong baik, 8,45% tergolong cukup, dan 1,41% tergolong kurang. Berdasarkan korelasi partial menunjukan bahwa; (1) kecerdasan emosional memberikan sumbangan 5,56% (r 0,236; sig < 0,05) terhadap pestasi belajar bahasa Jawa siswa kelas X SMA N 1 Klirong Kabupaten Kebumen tahun ajaran 2013/1014; (2) minat belajar memberikan sumbangan sebesar 10,36% (r 0,322; sig < 0,05) terhadap pestasi belajar bahasa Jawa siswa kelas X SMA N 1 Klirong Kabupaten Kebumen tahun ajaran 2013/1014; (3) hasil regresi ganda mengungkapkan ada sumbangan yang positif dan signifikan secara bersama-sama antara kecerdasan emosional dan minat belajar sebesar 25,9% (Rଶ 0,259; F 23,826; sig < 0,05) terhadap prestasi belajar bahasa Jawa siswa kelas X SMA N 1 Klirong Kabupaten Kebumen tahun ajaran 2013/1014. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa secara umum prestasi belajar bahasa Jawa kelas X SMA N 1 Klirong Kabupaten Kebumen temasuk kategori baik. Terdapat sumbangan yang berarti, baik secara bersama-sama maupun sendiri-sendiri dari kecerdasan emosional dan minat belajar terhadap prestasi belajar bahasa Jawa siswa kelas X SMA N 1 Klirong Kabupaten Kebumen. Kata kunci: kecerdasan emosional, minat belajar, prestasi belajar
- ItemEKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 SEMPOR TAHUN PELAJARAN 2013/2014(Prodi. P.Mat., FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-02-23) Annas Hanafi 102143849Annas Hanafi. 102143849. Eksperimentasi Model Pembelajaran Think Pair Share (TPS) Terhadap Hasil Belajar Matematika Ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa pada Kelas VII SMP Negeri 1 Sempor Tahun Ajaran 2013/2014. Skripsi. Pendidikan Matematika. FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) apakah hasil belajar siswa yang dikenakan dengan model pembelajaran kooperatif tipe TPS lebih baik daripada hasil belajar yang dikenakan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Take and Give; (2) apakah siswa yang mempunyai motivasi belajar tinggi menghasilkan hasil belajar matematika yang lebih baik daripada siswa yang mempunyai motivasi belajar sedang dan rendah; (3) apakah ada interaksi antara model pembelajaran dengan motivasi belajar siswa tehadap hasil belajar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental semu dengan teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes dan angket motivasi belajar siswa yang telah diujicobakan dan telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Teknik pengujian hipotesis menggunakan anava dua jalan dengan sel tak sama dengan taraf signifikansi 5% yang sebelumnya telah memenuhi syarat sampel diambil secara acak, independen, normalitas, dan homogenitas. Hasil pengujian dengan anava dua jalan dengan sel tak sama dilanjutkan uji lanjut pasca anava dengan uji Scheffe menunjukan bahwa: (1) , artinya hasil belajar matematika siswa yang dikenakan model pembelajaran TPS lebih baik dari siswa yang dikenakan model pembelajaran Take and Give; (2) , artinya siswa yang mempunyai motivasi belajar tinggi menghasilkan hasil belajar yang lebih baik dari pada siswa yang mempunyai motivasi belajar sedang dan rendah; (3) , artinya tidak ada interaksi antara model pembelajaran yang digunakan dengan motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar matematika. Kata Kunci: TPS, Take and Give, motivasi, hasil belajar, matematika
- ItemTHINK-PAIR SHARE DISCUSSION FOR TEACHING READING COMPREHENSION IN 11th GRADE STUDENTS OF SENIOR HIGH SCHOOL PANCASILA PURWOREJO IN THE ACADEMIC YEAR 2014/2015(Prodi. PBI, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-02-25) Muhtar 102120197Muhtar, 2015. Think-Pair Share Discussion for Teaching Reading Comprehension of 11th grade students of SMA Pancasila Purworejo in the academic year 2014/2015.A Thesis. English Education Program, Teacher Training and Education Faculty, Muhammadiyah University of Purworejo, Consultant: Dr. Sudar M. Pd. This study is aimed at improving reading comprehension of the eleven grade students of SMA Pancasila Purworejo in academic year 2014/2015 through think- Pair share technique. Reading is one important skill in English which should be mastered by the students. Research question under study is formulated as follow: is a Think-Pair Share Discussion able to improve students reading skill of the eleven grade of SMA Pancasila Purworejo in academic year 2014 / 2015? The total number of the population in this research is 61 students from three classes. The sample of this research is 40 students from two classes, XI IIS consist of 20 students as the control group, and XI MIA consist of 20 students as the experimental group. The instrument is through narrative test (reading comprehension a text) which is conducted on July 19th, 21th, 2014 for pre-test, and on July 22th, 2014 for post-test. Statistically, the researcher analyses the data by using t-test polled variant. The result of this research found that the use of students’ think-pair share discussion is effective to improve students’ reading comprehension. In this research, there is positive and significant effect of using students’ think-pair share discussion on students’ reading comprehension. The result compared to the value of t-table (6.37>1.686). Then, the computation of t-test shows that the Ha is accepted. The highest score from the whole score-both control and experimental, and both pre-test and post-test, was 88. It was achieved after they got the treatments in experimental group. Then, the lowest score was 44. The lowest score was achieved by the student in control group. After the test, the average scores were found that the mean pre-test of the experimental group was 56.40, and the experimental group has mean score 82.40 in post-test. Moreover, the mean pre-test of the control group was 52.20, while the post-test of control group has mean score 72.80. If the value of t-test is higher than t-table, the alternative hypothesis can be stated that it is effective to use think-pair share discussion as technique in teaching reading comprehension at the eleven grade students of SMA Pancasila Purworejo in the academic year 2014/2015. Key words: Think-Pair Share (TPS) Discussion Technique, Improving, Reading Comprehension.
- ItemGuided Questions to Improve Writing Skill of Descriptive Text in Tenth Grade Students of SMK Taman Karya Madya Teknik Kebumen Academic Year 2014/2015.(Prodi. PBI, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-02-25) Utami Lukito Sari 122120268Utami Lukito Sari.122120268, Guided Questions to Improve Writing Skill of Descriptive Text in Tenth Grade Students of SMK Taman Karya Madya Teknik Kebumen Academic Year 2014/2015. A Thesis. English Education Program, Teacher Training and Education Faculty, Muhammadiyah University of Purworejo. Consultant : Dr. Sudar, M.Pd Keywords : Writing Skill, Descriptive Text, Guided Questions. The writer conducted this study because of several reasons. They are as the background of this study. Lack of information on how to write descriptive text, do not know how to compose the meaningful text, and less interest in learning English, are happened among students in tenth grade students of SMK TKM Teknik Kebumen in the academic year 2014/2015. Thus, the writer determine two objective of the study in this study, they are to describe the students’ writing ability in descriptive text, and to find out the effectiveness of using guided questions in improving writing ability in descriptive text in the tenth grade students of SMK TKM Teknik Kebumen in the academic year 2014/2015. In this research the writer used experimental research. She used purposive sampling in taking the sample because of the limitation of time and budget. The subjects of this study were the tenth grade students of SMK Taman Karya Madya Teknik Kebumen in the academic year 2014/2015. The writer took 80 students of class TKR 1 as experimental group and TKR 11 as control group for being the sample. The writer used essay as the test. The research itself, and test as part of it, conducted start from Tuesday, January 13th, 2015 and ended on Saturday, January 24th, 2015. The researcher analyzed the data result by manual calculation and SPSS 16.0. The research result shows that the mean of post test for control group is 73.30 and the standard deviation is 2.50. So the students of control group have a good result on their writing. The mean is included in good category. Meanwhile the mean of experimental group is 80.23 and the standard deviation is 2.64. So it means that the students of TKR 1 as experimental group included in excellent category. They have an excellent result on their writing descriptive text. From the explanation above, teaching writing descriptive text using guided questions is effective. Since the result was proved by the result of t-test. The t-value is 4.57, which is the based on the 0.05 significance level, the value of t-table is 2.0211. So it is mean that the t-value is higher than the t-table (4.57 > 2.0211). It means that guided questions is recommended as an alternative method in teaching writing descriptive text
- ItemPenggunaan Ragam Bahasa dalam Jejaring Sosial Facebook oleh Masyarakat Pesisir Pantai di Kecamatan Ambal Kabupaten Kebumen(Pendidikan Bahasa Dan Satra Jawa Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-02-26) Widi SuryaningsihPenelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan pemakaian ragam bahasa dalam jejaring sosial facebook oleh masyarakat pesisir pantai di kecamatan Ambal kabupaten Kebumen, (2) mendeskripsikan hal-hal yang melatarbelakangi pemakaian ragam bahasa di dalam jejaring sosial facebook terhadap perilaku bahasa Jawa oleh masyarakat pesisir pantai di kecamatan Ambal kabupaten Kebumen. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif sehingga mnghasilkan data deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dokumentasi fotografi dan wawancara. Teknik observasi partisipasi (participant observer) dilakukan dengan cara peneliti memasuki wilayah penelitian dan ikut terlibat dalam penggunaan jejaring sosial facebook agar lebih mudah mendapatkan informasi atau data dari subjek penelitian tersebut. fotografi atau pemotretan monitor (print scene) dari hasil observasi. Teknik wawancara terbuka yaitu dimana para subjeknya tahu bahwa mereka sedang di wawancarai, dan mengetahui apa maksud serta serta tujuan wawancara itu. Objek dalam penelitian ini adalah penggunaan ragam bahasa dalam jejaring sosial facebook Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah masyarakat desa Kaibon, Petangkuran dan Ambal Resmi kecamatan Ambal kabupaten Kebumen. Teknik analsis data dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Berdasarkan hasil analisis deskriptif diperoleh hasil penelitian bahwa bahasa Jawa masih sering digunakan dalan akun jejaring sosial facebook masyarakat pesisir pantai selatan kecamatan Ambal kabupaten Kebumen, dan pemakain ragam bahasa informal seperti pemakaian singkatan dan akronim, kata fatis, pemakaian kosakata asing, bahasa slang, perubahan huruf sebagai variasi penulisan dan campur kode Hal-hal yang melatarbelakangi penggunaan ragam bahasa tersebut adalah untuk mengikuti perkembangan zaman, faktor lingkungan, karakter mobile phone (handphone) yang terbatas dan keefektifan penulisan.
- ItemPENGARUH DAYA TARIK IKLAN, KUALITAS PESAN IKLAN, FREKUENSI PENAYANGAN IKLAN TERHADAP EFEKTIVITAS IKLAN TELEVISI (Studi pada Konsumen Frestea di Kota Purworejo)(Prodi. Manajemen, FE, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-02-26) Eko Wahyu Prihatin 102210038Perkembangan periklanan yang semakin pesat didukung oleh pertumbuhan media cetak maupun media elektronik yang terus meningkat memungkinkan iklan sebagai media informasi memiliki peran penting memperkenalkan dan memperkuat citra merek bagi sebuah produk. Perusahaan haruslah selektif dalam membuat iklan yang paling efektif untuk mendukung penjualannya. Iklan diperlukan oleh produsen agar dapat bertahan di tengah ketatnya dunia persaingan. Salah satu media yang diminati oleh banyak pemasar adalah media televisi, karena media ini merupakan media audiovisual yang menarik dan canggih dengan sekali penayangan dapat disaksikan serentak oleh puluhan juta pasang mata di seluruh dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh daya tarik iklan, kualitas pesan iklan dan frekuensi penayangan iklan terhadap efektivitas iklan. Objek penelitian ini adalah iklan frestea. Populasi penelitian ini adalah seluruh pemirsa iklanFrestea di kota Purworejo. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 120 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik nonprobability sampling yaitu dengan metode purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skalaLikert yang masing-masing sudah diujicobakan dan telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa variabel daya tarik iklan, kualitas pesan iklan dan frekuensi penayangan iklanberpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas iklan Frestea. Daya tarik iklanberpengaruh positif sebesar 0,152 dan signifikan (pValue0,001). Kualitas pesan iklanberpengaruh positif sebesar 0,322 dan signifikan (pValue0,001). Frekuensi penayangan iklan berpengaruh positif sebesar 0,326 dan signifikan (pValue0,001). Dari hasil tersebut dapat diketahui bahwa ketiga variabel mempunyai pengaruh yang positif terhadap efektivitas iklan. Kata kunci:Daya Tarik Iklan, Kualitas Pesan Iklan, Frekuensi Penayangan Iklan dan Efektivitas Iklan
- ItemPrabu Setyo Ramadhani 092210050(Prodi. Manajemen, FE, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-02-26) PENGARUH KUALITAS PRODUK, KESESUAIAN HARGA DAN INTENSITAS PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN PADA HELM MEREK GM DI PURWOREJOPrabu Setyo Ramadhani: Pengaruh Kualitas Produk, Kesesuaian Harga dan Intensitas Promosi terhadap Keputusan Pembelian Konsumen pada Helm Merek GM di Purworejo. Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2015. Mengingat banyaknya pemasar helm saat ini, maka tidak dipungkiri adanya persaingan diantara pemasar helm dalam meraih konsumen. Kemungkinan yang terjadi yaitu para pemasar menawarkan kualitas helmnya masing-masing agar konsumen mengetahui kelebihan dari helm yang dijual. Selain kualitas produk, pemasar juga saling bersaing dalam penentuan harga yang kompetitif. Tentunya, hal yang tidak dapat dilepaskan dari unsur pemasaran yaitu persaingan promosi. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh: 1) kualitas produk terhadap keputusan pembelian, 2) kesesuaian harga terhadap keputusan pembelian, dan 3) intensitas promosi terhadap keputusan pembelian. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh individu yang telah membeli atau memiliki helm merek GM di kota Purworejo sedangkan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner yang bersifat tertutup dengan lima pilihan jawaban. Kuesioner telah diujicobakan dan telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Untuk membuktikan hipotesis penelitian menggunakan analisis regesi linier berganda. Hasil analisis regesi linier berganda menunjukkan bahwa 1) nilai koefisien regresi kualitas produk (X1) sebesar 0,164 dengan nilai signifikansi sebesar 0,031 (< 5%), artinya kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian; 2) nilai koefisien regresi kesesuaian harga (X2) sebesar 0,216 dengan nilai signifikansi sebesar 0,010 (< 5%), artinya kesesuaian harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, 3) nilai koefisien regresi intensitas promosi (X3) sebesar 0,530 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 5%), artinya intensitas promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Dengan demikian, keseluruhan hipotesis yang diajukan terbukti dan dapat diterima. Kata kunci: kualitas produk kesesuaian harga, intensitas promosi
- ItemTHE CORRELATION BETWEEN MOTIVATION IN LEARNING ENGLISH AND THE MASTERY OF SIMPLE PRESENT TENSE OF THE SEVENTH GRADE STUDENTS OF JUNIOR HIGH SCHOOL 12 PURWOREJO IN ACADEMIC YEAR 2013/2014(Prodi. PBI, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-02-26) Nurkhayati 102120201Khayati,Nur.102120201. 2015. “The Correlation Between Motivation in Learning English And The Mastery of Simple Present Tense of The Seventh Grade Students of Junior High School 12 Purworejo in Academic Year 2013/2014.” Under Graduate Thesis. English Education Program. Muhammadiyah University of Purworejo,Consultant: Zulia Chasanah S.S, M.Pd. Nowadays, tense becomes serious problem to Indonesian students. Besides, their motivation in learning English is still questioning. This background leads the researcher to conduct this study. The objective of the study is to know whether or not there is correlation between motivation in learning English and the mastery of simple present tense for the seventh grade students of SMP N 12 Purworejo in academic year 2013/2014. This research consists of two variables; independent variable and dependent variable. The independent variable of this research motivation in learning English. Then, the dependent variable is the students’ score of simple present tense. The population of this research was the seventh grade students’ of SMP N 12 Purworejo in academic year 2013/2014 with the total number 191. The sample of this research consisted of 32 students. The technique of data collection was using questionnaire and test. Meanwhile, the technique of data analysis was using descriptive analysis and inferential analysis. The inferential analysis was done by manual calculation and SPSS. The result of this research showed that there is high correlation between motivation in learning English and the mastery of simple present tense. Based on the computation of r-value using manual calculation and SPSS, the result was 0.75. and p-value < α (0.00< 0.05). It showed that Ha was accepted. From the result, the researcher concludes there is high correlation between motivation in learning English and the mastery of simple present tense. By using the result of the research, the researcher gives suggestion for the teachers that they should motivate students in Learning English and provide a better learning technique, method, or media in delivering simple present tense. Keywords: Correlation, Motivation, Learning English, Simple Present Tense, Junior High School
- ItemPENGARUH POTONGAN HARGA, PEMBERIAN HADIAH, DAN IKLAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN DI ALFAMART KOTA PURWOREJO(Prodi. Manajemen, FE, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-02-28) Dwian Cahyo Utomo 092210027Dwian Cahyo Utomo. Pengaruh Potongan Harga, Pemberian Hadiah, dan Iklan terhadap Keputusan Pembelian Konsumen di Alfamart Kota Purworejo. Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2015. Seiring dengan berjalannya waktu, keberadaan pasar tradisional mulai tersaingi atau bahkan tergeser oleh adanya bisnis eceran modern. Berbagai macam pusat perbelanjaan eceran bermunculan dengan berbagai macam bentuk dan ukuran, seperti Alfamart, Indomart dan Alfa Midi. Oleh sebab itu, dalam memutuskan keputusan pembelian konsumen lebih selektif dan cenderung untuk lebih mengutamakan hal-hal yang dianggap menarik dan menguntungkan seperti potongan harga, hadiah, dan iklan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah potongan harga, pemberian hadiah, dan iklan baik secara parsial maupun simultan berpengaruh terhadap keputusan pembelian konsumen di Alfamart. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen Alfamart yang ada di Purworejo dengan jumlah sampel sebanyak 150 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner dengan lima pilihan jawaban. Kuesioner telah diujicobakan dan telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Untuk membuktikan hipotesis penelitian menggunakan analisis regesi berganda. Hasil analisis regesi berganda menunjukkan bahwa 1) nilai koefisien regresi potongan harga (X1) sebesar 0,340 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000, artinya potongan harga berpengaruh positif dan signifikan pada keputusan pembelian; 2) nilai koefisien regresi pemberian hadiah (X2) sebesar 0,292 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000, artinya pemberian hadiah berpengaruh positif dan signifikan pada keputusan pembelian; 3) nilai koefisien regresi iklan (X3) sebesar 0,166 dengan nilai signifikansi sebesar 0,022, artinya iklan berpengaruh positif dan signifikan pada keputusan pembelian; 4) nilai F sebesar 18,836 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000, artinya potongan harga, pemberian hadiah, dan iklan secara simultan berpengaruh positif dan signifikan pada keputusan pembelian. Dengan demikian keseluruhan hipotesis yang diajukan, terbukti dan dapat diterima. Kata kunci: potongan harga, pemberian hadiah, iklan, keputusan pembelian
- Item“ Eksperimentasi Model Pembelajaran CRH dan MMP terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas VIII MTs AL-AZHAR Kalijaya Kebumen Tahun Pelajaran 2014/2015(Prodi. P.Mat., FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-03-02) Ardian Fahrizal Fahmi. 102144006Ardian Fahrizal Fahmi. 102144006. “ Eksperimentasi Model Pembelajaran CRH dan MMP terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas VIII MTs AL-AZHAR Kalijaya Kebumen Tahun Pelajaran 2014/2015”. Skripsi. Pendidikan Matematika. FKIP. Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah prestasi belajar matematika yang pembelajaranya menggunakan model CRH lebih baik daripada prestasi belajar matematika siswa yang pembelajarannya menggunakan model MMP berkaitan dengan materi persamaan garis lurus pada siswa kelas VIII MTs AL-AZHAR Kalijaya Kebumen tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasinya adalah seluruh siswa kelas VIII MTs AL-AZHAR Kalijaya Kebumen tahun pelajaran 2014/2015 yang terdiri dari 4 kelas. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII C yang pembelajarannya menggunakan model CRH dan kelas VIII D yang pembelajarannya menggunakan model MMP. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan metode tes. Sebelum dilakukan pembelajaran, terlebih dahulu dilakukan uji normalitas dengan uji Lilliefors, uji homogenitas dengan uji Bartlett dan uji keseimbangan dengan uji t. Setelah pembelajaran dilakukan uji hipotesis dengan statistik uji t pihak kanan dengan α = 0,05 yang sebelumnya diberlakukan uji normalitas dengan uji Lilliefors dan uji homogenitas dengan uji Barlett. Hasil dari analisis uji hipotesis dengan α = 0,05 menghasilkan tobs = 1,718, ttabel = t(0,05;50) = 1,676 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima karena tobs > ttabel. Kesimpulannya yaitu prestasi belajar yang pembelajarannya menggunakan model CRH lebih baik daripada prestasi belajar siswa yang pembelajarannya menggunakan model MMP berkaitan dengan materi persamaan garis lurus pada siswa kelas VIII MTs AL-AZHAR Kalijaya Kebumen tahun pelajaran 2014/2015. Kata-kata kunci : CRH, MMP, prestasi belajar matematika
- ItemPenerapan Model STAD Dikombinasikan dengan Model ICM untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Siswa Kelas VIII B SMP N 1 Puring Tahun Pelajaran 2013/2014(Prodi. P.Mat., FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-03-02) Agus Sujarwo. 102144045Agus Sujarwo. 102144045. Penerapan Model STAD Dikombinasikan dengan Model ICM untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Siswa Kelas VIII B SMP N 1 Puring Tahun Pelajaran 2013/2014. Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2014. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatan motivasi belajar matematika siswa kelas VIII B SMP N 1 Puring dengan model pembelajaran model STAD dikombinasikan dengan model ICM pada SMP Negeri 1 Puring tahun pelajaran 2013/2014. Model pembelajaran yang dipakai adalah model STAD dan model ICM. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus.Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi untuk mengukur motivasi belajar siswa, dan tes essay untuk mengukur prestasi siswa. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi motivasi terhadap pembelajaran matematika dengan penerapan model STAD yang dikombinasikan dengan model ICM , dan soal tes evaluasi yang berbentuk soal uraian dalam materi kubus dan balok. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa kelas VIII B SMP N 1 Puring mengalami peningkatan setelah mengikuti pembelajaran dengan penerapan model STAD dikombinasikan dengan model ICM. Hal ini ditunjukkan dengan motivasi siswa yang sudah memenuhi indikator-indikator motivasi dan peningkatan tersebut juga ditunjukkan dengan rerata persentase motivasi belajar siswa yang mengalami peningkatan dari 57,03% pada pra siklus, menjadi 62,69% pada siklus I, dan 72,26% pada siklus II. Sedangkan untuk prestasi belajar siswa, rerata nilai mengalami peningkatan dari 66,78 pada pra siklus menjadi 70,62 pada siklus I, dan pada siklus II menjadi 77,94. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model STAD dikombinasikan dengan model ICM dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII B SMP N 1 Puring tahun pelajaran 2013/ 2014. Kata Kunci : STAD, ICM, dan motivasi.
- ItemEksperimentasi Model Pembelajaran Pair Check dan Think Pair Share Terhadap Hasil Belajar Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) Siswa Kelas VIII MT’s Ma’arif NU Kemiri Tahun Pelajaran 2014/2015.(Prodi. P.Mat., FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-03-05) Amat Sugiyantoko 092143542Amat Sugiyantoko. 092143542. Eksperimentasi Model Pembelajaran Pair Check dan Think Pair Share Terhadap Hasil Belajar Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) Siswa Kelas VIII MT’s Ma’arif NU Kemiri Tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Pair Check lebih baik daripada hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) pada materi sistem persamaan linear dua variabel pada siswa kelas VIII MTs Ma’arif NU Kemiri tahun pelajaran 2014/2015. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTs Ma’arif NU Kemiri tahun pelajaran 2014/2015 yang terdiri dari 4 kelas VIII A, B, C, dan D. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Sampel penelitian ini berjumlah 2 kelas yang terdiri kelas VIII C sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas VIII D sebagai kelas eksperimen 2. Pengambilan data menggunakan tes hasil belajar dalam bentuk pilihan ganda. Sebelum diujikan, tes uji coba sudah diujicobakan dan memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Pengujian hipotesis menggunakan uji rataan t pihak kanan. Uji prasyarat menggunakan uji normalitas dengan metode Liliefors dan uji homogenitas menggunakan metode Barlett pada taraf signifikansi 0,05. Data setelah perlakuan, diperoleh rataan nilai kelas eksperimen 1 adalah 76,528 dan nilai rataan kelas eksperimen 2 adalah 71,528. Uji hipotesis menggunakan uji t diperoleh =1,772 sedangkan =1,645 sehingga > . Oleh karena itu sehingga ditolak. Hal ini mengakibatkan diterima. Jadi, hasil belajar matematika menggunakan model pembelajaran Pair Check lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar smatematika menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) materi sistem persamaan linear dua variabel pada siswa kelas VIII MTs Ma’arif NU Kemiri tahun pelajaran 2014/2015. Kata kunci : Pair Check, Think Pair Share, hasil belajar.
- Item“Eksperimen Model Pembelajaran Kooperatif Tipe AIR pada Materi Relasi dan Fungsi terhadap Prestasi Belajar di SMK Ma’arif 9 Kebumen Tahun Pelajaran 2014/2015(Prodi. P.Mat., FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-03-06) Akhmad SyarifAkhmad Syarif. “Eksperimen Model Pembelajaran Kooperatif Tipe AIR pada Materi Relasi dan Fungsi terhadap Prestasi Belajar di SMK Ma’arif 9 Kebumen Tahun Pelajaran 2014/2015”. Skripsi. Pendidikan Matematika. FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah prestasi belajar matematika siswa pada kompetensi relasi dan fungsi dengan model pembelajaran AIR akan lebih baik jika dibandingkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Metode penelitian ini adalah quasi experiment (eksperimen semu). Populasi penelitian adalah semua siswa kelas X SMK Ma’arif 9 Kebumen. Sampel penelitian ini yaitu kelas X OT 1 dan kelas X OT 3, dengan tingkat kesalahan 5%, ditentukan menggunakan Cluster Random Sampling. Instrumen penelitian menggunakan tes uraian dengan jumlah 5 soal yang masing-masing soal telah diuji cobakan dan telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Uji prasyarat analisis terdiri dari uji normalitas dengan metode Liliefors dan uji homogenitas variansi dengan Uji Barlet. Uji hipotesis menggunakan Uji t ekor kanan. Berdasarkan uji beda rata-rata (uji pihak kanan) dengan n1 = 34, n2 = 34, dan taraf signifikansi 5%, diperoleh |thitung| = 0,58 dengan nilai tabel t0,05;68 sebesar 1,667, dengan DK = { t|t > 1,667 }. Karena thitung bukan anggota daerah kritik, diperoleh kesimpulan bahwa model pembelajaran AIR memberikan prestasi belajar yang tidak lebih baik dari model pembelajaran konvensional/Ho diterima. Kata kunci : Model pembelajaran kooperatif tipe AIR(Auditory, Intellectually, Repetity), Prestasi belajar.
- ItemPelestarian Kesenian Jepinan di Desa Pulasari Kecamatan Pagentan Banjarnegara”(Prodi. PBSJ, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-03-09) Ahmad Solikhin 112160647Ahmad Solikhin. “ Pelestarian Kesenian Jepinan di Desa Pulasari Kecamatan Pagentan Banjarnegara”. Skripsi. Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa. FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2014 Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan pertunjukan kesenian Jepinan di Desa Pulasari Kecamatan Pagentan Kabupaten Banjarnegara,; (2) Untuk mengetahui makna simbolik yang terdapat dalam sesaji yang digunakan dalam pertunjukan kesenian Jepinan di Desa Pulasari Kecamatan Wanayasa Kabupaten Banjarnegara,; (3) Untuk mengetahui pelestarian kesenian Jepinan di Desa Pulasari Kecamatan Wanayasa Kabupaten Banjarnegara. Metode Penelitian deskriptif kualitatif, Populasi dalam penelitian ini adalah semua masyarakat di Desa Pulasari Kecamatan Pagentan Kabupaten Banjarnegara yang mengetahui dan masih melestarikan kesenian Jepinan. Instrumen penelitian adalah yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri yang bertindak sebagai participant observer, dan dibantu Handphone sebagai perekam wawancara serta camera digital untuk mengabadikan gambar. Teknik pengumpulan data adalah Teknik Wawancara, teknik observasi dan Teknik Dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan langkah data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian dan pembahasan data menunjukkan bahwa (1) Prosesi Pertunjukan Kesenian Jepinan di Desa Pulasari meliputi Ngliar, mempersiapkan tempat pertunjukan, pembuatan ubarampe/ sesaji, obong menyan (membakar kemenyan), Pertunjukan kesenian Jepinan di Desa Pulasari, Meliputi : Pertunjukan gerakan tarian , mendem (kesurupan), golet kanca (mencari anggota kesenian Jepinan yang tidak ikut dalam pertunjukan, golet Upas (mencari gunaguna atau unsur ilmu hitam yang digunakan untuk menjaili seseorang, dan pasca pertunjukan ditutup dengan berfoto bersama para pemain kesenian Jepinan di Desa Pulasari, Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjarnegara. (2) Makna Simbolis yang terkandung dalam Ubarampe / Sesaji dalam Pertunjukan Kesenian Jepinan di Desa pulasari, sebagai berikut : Godhogan godhong gandul juga memiliki makna yang ada sangkut pautnya dengan kehidupan manusia. Manusia dalam mengarungi kehidupan di dunia tidaklah akan berjalan indah selamanya. Pasti dalam kehidupan manusia akan memiliki rintangan ataupun cobaan yang melanda, Tela bakar, Ubarampe godhong suruh, Kembang mawar abang putih, Kinang, Wedang kopi, wedang teh, wedang putih, Minyak Duyung, Kemenyan, (3) Pelestarian Kesenian Jepinan di Desa Pulasari, dalam pelestarian kesenian Jepinan terdapat Unsur Pendukung dan Unsur Penghambat, Unsur Pendukung dalam Kesenian Jepinan di Desa Pulasari meliputi : Pemerintah Desa Pulasari, Masyarakat dan juga Pemain Kesenian Jepinan sendiri, sedangkan Unsur Penghambatnya yaitu : Pemerintah Kecamatan kesenian Jepinan yang tidak serius, Agama yang dianut masyarakat Desa Pulasari Kata kunci : Jepinan, Makna Simbolis, Pelestarian
- ItemKAJIAN PSIKOLOGI SASTRA TOKOH UTAMA PADA NOVEL TITIAN SANG PENERUS KARYA ALANG-ALANG TIMUR DAN SKENARIO PEMBELAJARAN DI SMA(Prodi. PBSI, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-03-09) Muhammad Faizin 102110057Muhammad Faizin. “Kajian Psikologi Sastra Tokoh Utama pada Novel Titian Sang Penerus Karya Alang-alang Timur dan Skenario Pembelajaran di SMA”. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2015. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) perwatakan tokoh utama, (2) aspek psikologis tokoh utama, dan (3) skenario pembelajaran novel Titian Sang Penerus karya Alang-alang Timur di SMA. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah novel Titian Sang Penerus. Fokus penelitian ini adalah kajian psikologi sastra tokoh utama pada novel Titian Sang Penerus karya Alang-Alang Timur dan skenario pembelajaran di SMA. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik pustaka. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data psikologi sastra tokoh utama adalah teknik analisis isi. Teknik yang digunakan untuk penyajian hasil analisis adalah menggunakan teknik informal. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) perwatakan tokoh utama novel Titian Sang Penerus karya Alang-alang Timur memiliki perwatakan baik hati, berjiwa besar, sabars, rajin, da ulet; (2) aspek psikologi tokoh utama novel Titian Sang Penerus karya Alang-alang Timur meliputi aspek psikologi yang memotivasi Ali untuk tetap hidup dan bisa bersekolah, aspek psikologi Ali atas kegigihan dalam bekerjakeras sambil bersekolah sehingga mengantarkan perjalanan nasibnya menuju keberuntungan hidup di masa depan, aspek psikologi Ali dalam menyayangi keluarganya, aspek psikologi Ali dalam menghadapi masalah dalam hidupnya, dan aspek psikologi atas peran orang-orang disekitar Ali sebagai pendukung cita-citanya; dan (3) Skenario pembelajaran psikologi sastra tokoh utama novel Titian Sang Penerus karya Alang-alang Timur pada SK 7. memahami novel Indonesia/ terjemahan dan KD 7.2 peserta didik mampu memahami wacana sastra melalui kegiatan membaca novel Titian Sang Penerus karya Alang-alang Timur dengan menggunakan model pembelajarn PAIKEM. Kata kunci : Psikologi Sastra, Novel, Skenario Pembelajaran Sastra
- Item“Eksperimentasi Pembelajaran Matematika Menggunakan Model TAI (Team Assisted Individualization) dan STAD (Student Team Achievement Division) Materi Himpunan Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Ambal Kabupaten Kebumen Tahun Pelajaran 2014/ 2015(Prodi. P.Mat., FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-03-18) Agus WaluyoAgus Waluyo. “Eksperimentasi Pembelajaran Matematika Menggunakan Model TAI (Team Assisted Individualization) dan STAD (Student Team Achievement Division) Materi Himpunan Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Ambal Kabupaten Kebumen Tahun Pelajaran 2014/ 2015”. Skripsi. Pendidikan Matematika. Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2015 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah prestasi belajar matematika siswa pada materi himpunan dengan model pembelajaran TAI lebih baik jika dibandingkan dengan model STAD. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 2 Ambal tahun pelajaran 2014/ 2015. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara Cluster Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII A sebagai kelas eksperimen I yang berjumlah 29 siswa dan siswa kelas VII B sebagai kelas eksperimen II yang berjumlah 29 siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah soal tes belajar matematika. Sebelum digunakan untuk pengambilan data instrumen diuji cobakan terlebih dahulu. Validitas instrumen tes dihitung dengan rumus korelasi product moment dengan angka kasar dan reliabilitas tes dihitung dengan rumus KR-20. Uji prasyarat analisis menggunakan uji Lilliefors untuk uji normalitas, uji bartlett untuk uji homogenitas dan Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji t-student Dengan = 0,05. Dari data prestasi belajar tersebut dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas variansi. Dengan α ൌ 0,05 diperoleh kedua kelompok tersebut normal dan homogen. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji . Dengan α ൌ 0,05 menunjukkan t୭ୠୱ ൌ 2,107 1,645 ൌ t୲ୟୠୣ୪ sehingga H ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar matematika siswa pada materi himpunan dengan model pembelajaran TAI lebih baik jika dibandingkan dengan model STAD. Kata kunci: TAI, STAD, prestasi belajar.
- ItemNILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL DAUN YANG JATUH TAK PERNAH MEMBENCI ANGIN KARYA TERE LIYE DAN SKENAPEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA(Prodi. PBSI, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo, 2015-03-27) Umi Fatonah 112110120Umi Fatonah “Nilai Pendidikan Karakter dalam Novel Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin Karya Tere Liye dan Skenario Pembelajarannya di Kelas XI SMA”. Skripsi. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin Karya Tere Liye; (2) nilai pendidikan karakter dalam novel Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin Karya Tere Liye; (3) skenario pembelajaran unsur intrinsik dan nilai pendidikan karakter dalam novel Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin Karya Tere Liye di Kelas XI SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kualitatif. Fokus penelitian ini adalah nilai pendidikan karakter dalam novel Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin dan skenario pembelajarannya di kelas XI SMA. Sumber data penelitian ini novel Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin karya Tere Liye. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka dan teknik catat. Analisis data dilakukan dengan analisis isi. Teknik penyajian data dilakukan dengan menggunakan teknik informal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik novel Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin, yaitu (a) tema novel novel ini adalah perjuangan Tokoh utama untuk mendapatkan pendidikan yang terbaik, (b) tokoh utamanya adalah Tania, sedangkan tokoh tambahannya adalah Danar, Dede, Ratna, Miranti, Ibu, dan Anne, Jhony chan, Adi, (c) alur yang digunakan adalah alur campuran, (d) latar dibagi menjadi 3 yaitu latar tempat, latar waktu, latar soaial. latar tempat: rumah kardus, tokoh buku, bus kota, kamar kontrakan, china Town , dan kebun pohon linden, latar waktu (sore dan malam hari), dan latar sosial nya adalah di Singapura Tania merayakanh hari ulang tahunnya bersama teman-teman senior high scool, (e) amanat yang digunakannya adalah apapun kondisi hidup yang kita alami, baik atau buruk, hendaknya kita tetap berpikir positif agar tidak "jatuh tenggelam". Tetap bersyukur karena hal yang terjadi adalah yang terbaik untuk kita. Segala masalah yang menimpa kita, hendaknya kita berusaha menemukan setiap hikmah di baliknya. Unsur-unsur intrinsik yang terdapat dalam novel DYJTPMA tersebut saling berhubungan dan terpadu sehingga dapat membangun sebuah cerita. (2) nilai pendidikan karakter dalam novel Daun Yang Jatuh Tak Pernah membenci Angin ada 18 yaitu religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokrasi, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab. (3) skenario pembelajaran novel Daun Yang Jatuh Tak Pernah membenci Angin di kelas XI SMA dengan tahap pendahuluan guru mengkondisikan keadaan siswa agar siap untuk menerima materi pelajaran yang akan disampaikan, lalu pada tahap inti guru menerangkan materi tentang unsurunsur intrinsik dan pendidikan karakter, kemudian guru meminta para siswa untuk mendiskusikannya, dalam tahap penutup guru merefleksi kegiatan pembelajaran sastra yang terdapat dalam novel untuk membangun karakter siswa. Kata kunci: Unsur Intrinsik, Nilai Pendidikan Karakter, Skenario Pembelajaran