Penerapan Metode Pembelajaran Think Pair Share Untuk meningkatkan Motivasi dan Prestasi Siswa Kelas XI TKR di SMK MA’ARIF 2 TEMON”.
No Thumbnail Available
Date
2023
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif Fakultas Pendidikan Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena bahwa semua orang tua pasti
menginginkan pendidikan anaknya baik, sehingga dia memperhatikan dan
mengoptimalkan untuk pendidikan anaknya. Adanya kebutuhan ini maka manusia
terdorong untuk memenuhinya. Dorongan ini yang disebut dengan motivasi.
Dalam hal ini, tentu peranan motivasi sangatlah penting. Bagaimana guru
melakukan usaha–usaha untuk dapat menumbuhkan dan memberikan motivasi
agar siswa melakukan aktivitas belajar dengan baik.
Metode pembelajaran merupakan cara untuk melakukan atau menyajikan,
menguraikan, memberikan contoh, dan memberikan latihan pembelajaran kepada
siswa untuk mencapai tujuan tertentu. Metode pembelajaran tipe think pair share
adalah model pembelajaran yang memberi waktu bagi siswa untuk dapat berfikir
secara individu maupun berpasangan. Metode ini memberikan jawaban dari
pertanyaan atau permasalahan yang akan diberikan oleh guru. Siswa saling
membantu dalam menyelesaikan masalah tersebut dengan kemampuan yang
dimiliki masing-masingTujuan Penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui
bagaimanakah penerapan metode pembelajaran think pair share untuk
meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa kelas XI TKR di SMK Ma’arif
2 Temon. Peneliti menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK).
Populasinya pada siswa kelas XI TKR di SMK MA’ARIF 2 TEMON yang
berjumlah 20 siswa. menggunakan teknik metode observasi, wawancara, angket.
Semua instrument telah memenuhi syarat sebagai tolak ukur, karena telah di uji
cobakan sehingga telah memenuhi syarat uji validitas menggunakan angket soal.
Hasil penelitian menunjukan bahwa (1)Pada hasil motivasi belajar
menunjukan persentase dan rata-rata skor siklus I yaitu 39.96%. Selanjutnya
persentase rata-rata pada siklus I menjadi 74.94%. Persentase rata-rata pada siklus
II semakin meningkat menjadi 77,38% dengan rata rata score 53,82 sedangkan
pada hasil prestasi belajar menunjukan diperoleh data dari siklus I rata-rata hasil
belajar siswa yaitu 16,3 dimana siswa yang tuntas adalah 11 dengan persentase
ketuntasan kelas 54 %. Pada siklus II hasil persentase ketuntasan meningkat
menjadi 75% dengan rata-rata kelas 22,4 dimana siswa yang tuntas adalah 19
siswa. .ada pengaruh yang signifikan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar
dibuktikan dari nilai Thitung > Ttabel yaitu 3,731 > 1,9915 dan Sig < 0,05 yaitu
0,000 < 0,05 (dengan taraf 5%). (2) Besar pengaruh Koefisien determinasi
Adjusted R square 35,9 % sehingga pengaruh motivasi belajar (X), terhadap
prestasi belajar (Y) adalah lemah positif artinya jika variable X naik maka
variable Y tidak naik secara lemah atau secara bersama semua variabel akan naik
secara signifikan dan sisanya sebesar 65,1% dijelaskan oleh variabel lain diluar
variabel yang digunakan