Analisis Usahatani Pola Rotasi Tanam Tembakau-Jagung di Lahan Tegalan Desa Reco Kecamatan Kertek Kabupaten Wonosobo
No Thumbnail Available
Date
2025-06-13
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1)Karakteristik sosial ekonomi petani di
Desa Reco. 2)Mengetahui berapa besar, biaya produksi, penerimaan, pengeluaran,
dan keuntungan dalam usahatani dengan pola tanam tembakau-jagung di Desa
Reco. 3)Mengetahui kelayakan usahatani sistem pola rotasi tanam tembakau -
jagung di Desa Reco. Metode yang digunakana dalam penentuan sampel daerah
penelitian yaitu menggunakan teknik purposive sampling, pengambilan sampel
petani menggunakan teknik propotional stratified sampling dengan rumus slovin
sebanyak 40 responden. Kelayakan usahatani menggunakan R/C Ratio, π/C Ratio,
Produktivitas Tenaga Kerja, BEP Produksi, dan BEP Harga. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa karakteristik petani tembakau-jagung di Desa Reco berada
pada usia milenial antara 29-44 tahun, berpendidikan SMP, berpengalaman
menerapkan pola rotasi tanam tembakau-jagung 5-20 tahun, rata-rata luas lahan 0,9
ha. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata penerimaan usahatani
tembakau sebesar Rp102.723.750/ha dengan produksi 1.576,25kg, pengeluaran
Rp71.504.097, dengan harga jual Rp 64.625/kg, dan keuntungan Rp31.219.653.
Kelayakan usahatani tembakau ditunjukkan oleh R/C Ratio 1,44, π/C Ratio 0,44%,
produktivitas tenaga kerja Rp194.383, BEP Produksi 488,38kg, dan BEP Harga
Rp45.363/kg. Sementara itu, usahatani jagung menghasilkan penerimaan
Rp9.362.500/ha dengan produksi 1.124kg, pengeluaran Rp7.956.168, harga jual
Rp8.331/kg, dan keuntungan Rp1.406.332. Kelayakan usaha ditunjukkan oleh R/C
Ratio 1,18, π/C Ratio 0,18%, produktivitas tenaga kerja Rp298.074, BEP Produksi
844,79kg, dan BEP Harga Rp7.080/kg. Dengan demikian, pola rotasi tanam
tembakau-jagung di Desa Reco layak diusahakan.