Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Berdasarkan Prosedur Newman
No Thumbnail Available
Date
2026-04-02
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Pendidikan Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan serta
faktor penyebab kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada
materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV) berdasarkan prosedur
analisis Newman.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan
siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika, khususnya dalam memahami
masalah, mentransformasikan soal ke dalam model matematika, serta menentukan
penyelesaian yang tepat.
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengambilan subjek yang
digunakan dalam penelitian ini adalah purposive dengan pertimbangan siswa kelas
VIII pada semester genap yang sudah mempelajari materi dan minta rekomendasi
guru yang sesuai dengan penelitian ini. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 3
siswa kelas VIII dimana subjek yang terpilih adalah siswa dengan kesalahan
terbanyak dalam menyelesaikan soal cerita matematika berdasarkan analisis
Newman. Pengumpulan data dilakukan melalui tes soal cerita SPLDV berbentuk
uraian, wawancara tidak terstruktur, dokumentasi, dan catatan lapangan. Analisis
data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi metode.
Hasil penelitian ini adalah siswa yang masih melakukan kesalahan dalam
menyelesaikan soal cerita matematika berdasarkan prosedur Newman. Terdapat 5
jenis kesalahan berdasarkan prosedur Newman yaitu: 1) kesalahan membaca, 2)
kesalahan memahami, 3) kesalahan transformasi, 4) kesalahan keterampilan proses,
dan 5) kesalahan penulisan jawaban akhir. Sedangkan dalam penelitian ini jenisjenis kesalahan yang dilakukan siswa terdapat 4 kesalahan berdasarkan prosedur
Newman antara lain: 1) kesalahan memahami (siswa tidak memahami apa yang
diketahui dan ditanyakan dari soal cerita secara lengkap), 2) kesalahan transformasi
(siswa tidak mampu membuat model matematis dari informasi yang diperoleh dari
soal dan siswa tidak mengetahui metode yang akan digunakan dalam
menyelesaikan soal, 3) kesalahan keterampilan proses (siswa tidak menggunakan
prosedur yang tepat untuk menyelesaikan operasi dan siswa melakukan kesalahan
dalam mengoperasikan perhitungan, dan 4) kesalahan penulisan jawaban akhir
(siswa tidak mampu menemukan hasil akhir yang tepat dari soal berdasarkan
prosedur yang telah digunakan dan siswa tidak menyimpulkan jawaban akhir sesuai
dengan kalimat matematika dan perintah dari soal).