Kajian Semantik Retorika Dakwah Ustad Bangun Samudra Edisi "Mantan Pastur Menjadi Ustad" sebagai Bahan Ajar di Kelas XI SMA

No Thumbnail Available
Date
2026-02-19
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Pendidikan Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo
Abstract
2024. Semantik, retorika, dan dakwah sangatlah erat hubungannya dalam keilmuan berbahasa. Semantik dan retorika sangat berguna bagi pendakwah maupun pendidik dalam menyusun sebuah materi atau karya dengan memilih retorika yang menarik dan bisa dipahami serta maknanya bisa diambil oleh peserta didik maupun masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) jenis makna pada Retorika Dakwah Ustaz Bangun Samudra; (2) makna kata dari Retorika Dakwah Ustaz Bangun Samudra edisi "Mantan Pastur Menjadi Ustaz"; (3) skenario pembelajaran sebagai bahan ajar berbicara di kelas XI SMA. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan kualitatif dengan objek penelitian berupa kajian dakwah Ustaz Bangun Samudra pada edisi "Mantan Pastur Menjadi Ustaz". Teknik pengumpulan data berupa teknik simak dan teknik catat. Teknik analisis data berupa metode agih. Teknik penyajian data digunakan teknik informal. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: 1. jenis makna terdiri dari: (a) makna denotatif, (b) makna konotatif, (c) makna leksikal, (d) makna gramatikal, 2. pada retorika dakwah Ustaz Bangun Samudra terdapat; (a) makna denotatif berupa nomina; perpustakaan, Al-Qur'an, bahasa, misionaris, bahan, penjahit, dsb; (b) makna konotatif berupa nomina; pedang, keris amalan, dan debu, (c) makna leksikal berupa kerja; membuat, bekerja, dan makan, (d) makna gramatikal terdiri dari gramatikal afiksasi dan gramatikal reduplikasi, 3. relevansi sebagai bahan ajar berbicara dilaksanakan dengan menggunakan kurikulum 2013. Retorika dakwah Ustaz Bangun Samudra dapat digunakan sebagai media pembelajaran bahasa dengan kompetensi dasar 3.6 yaitu menganalisis isi, struktur, dan kebahasaan dalam ceramah dan 4.6 mengkonstruksi ceramah tentang permasalahan aktual dengan memperhatikan aspek kebahasaan menggunakan struktur yang tepat menggunakan penilaian tanya jawab.
Description
Keywords
Citation