Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Berbasis Etnomatematika Terhadap Kemampuan Numerasi Siswa SMP Ditinjau dari SelfEfficacy siswa
No Thumbnail Available
Date
2026-08-20
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan numerasi siswa.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah
melalui penerapan model pembelajaran inkuiri berbasis etnomatematika yang
menekankan keterlibatan aktif siswa dalam menggali, mengeksplorasi, dan
merefleksikan konsep matematika melalui praktik budaya dengan konteks nyata.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran inkuiri berbasis
etnomatematika memberikan kemampuan numerasi yang lebih baik daripada model
pembelajaran konvensional ditinjau dari self-efficacy siswa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi
eksperimen dan desain faktorial 2×2. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas
VIII SMP Negeri 1 Kepil tahun 2025/2026. Sampel penelitian terdiri atas 64 siswa
yang terbagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel
menggunakan Teknik cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan
menggunakan angket, tes dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji anava dua
jalan sel sama.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh yang signifikan
model pembelajaran inkuiri berbasis etnomatematika terhadap kemampuan numerasi
siswa (2) terdapat pengaruh yang signifikan self-efficacy terhadap kemampuan
numerasi siswa SMP, (3) tidak terdapat interaksi yang signifikan antara model
pembelajaran inkuiri dan self-efficacy terhadap kemampuan numerasi siswa SMP.
Berdasarkan hasil tersebut, menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran dan
tingkat self-efficacy siswa masing-masing berpengaruh terhadap kemampuan numerasi
siswa, namun pembelajaran inkuiri berbasis etnomatematika belum menunjukkan
pengaruh yang berbeda terhadap kemampuan numerasi siswa berdasarkan tingkat selfefficacy. Dengan demikian, model pembelajaran inkuiri berbasis etnomatematika
dalam meningkatkan kemampuan numerasi siswa tidak dipengaruhi oleh tingkat selfefficacy siswa. Pada penelitian selanjutnya, peneliti disarankan melakukan observasi
kelas lebih lanjut, memperpanjang durasi perlakuan dengan menambah jumlah
pertemuan dalam penerapan model pembelajaran inkuiri berbasis etnomatematika dan
menerapkan model pembelajaran inkuiri berbasis etnomatematika pada jenjang
pendidikan yang berbeda, untuk memperoleh hasil belajar yang lebih maksimal.