Efektifitas Metode Pembelajaran Problem Solving Terhadap Peningkatan Prestasi Belajar Siswa Berbasis Kurikulum Induka Daihatsu di SMK Islam Sudirman Grabag
No Thumbnail Available
Date
2025-02-24
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Pendidikan Teknik Otomotif Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo
Abstract
Peningkatan proses pembelajaran pada sekolah harus selalu ditingkatkan, dan harus diadakan perbaikan pada bagian yang mempunyai masalah. Pembelajaran di SMK Islam Sudirman Grabag yang menggunakan kurikulum industri dari daihatsu masih ditemukan masalah diantaranya prestasi belajar, hasıl belajar dan respon siswa.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Efektifitas Metode pembelajaran Problem Solving terhadap prestasi belajar di SMK Islam Sudirman Grabag Kabupaten Magelang, (2) Efektifitas Metode pembelajaran Problem Solving terhadap hasıl belajar siswa kelas XI TKR SMK Islam Sudirman Grabag Kabupaten Magelang (3) Efektifitas penerapan metode pembelajaran Problem Solving terhadap respons siswa kelas XLTKR A SMK Islam Sudirman Grabag Kabupaten Magelang 16%
Penelitian ini menggunakan model pembelajaran pemecahan masalah (problem solving) Siswa yang dijadikan obyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI TKRA SMK Islam Sudirman Grabag. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research), setiap siklus mempunyai tahapan yaitu perencanaan (planning) tindakan (acting), pengamatan (observing) dan refleksi (reflecting) Sedangkan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi lembar angket respon siswa, dan lembar soal tes tiap siklusnya.
Hasıl analısıs pada siklus I menunjukan bahwa penerapan metode Problem Solving memberikan hasıl yang lebih baik, dengan rata-rata nilai siswa meningkat menjadi 71,3 dan persentase siswa yang tuntas mencapai 38,2%. Pada Siklus II,terjadi peningkatan yang lebih signifikan. Rata-rata nilai siswa meningkat menjadi 78,8, dan 73,5% siswa berhasil mencapai KKM. Peningkatan yang luar biasa tercapai pada Siklus III, di mana semua siswa berhasil mencapai KKM, dengan rata-rata nilai 87,1 dan tingkat ketuntasan klasikal 100% Hal ini mengindikasikan bahwa metode Problem Solving telah sepenuhnya efektif dalam mening kan pemahaman dan keterampilan siswa dalam mata pelajaran Pemelihara Mesin Kendaraan Ringan