"Ketidaklangsungan Ekspresi pada Kumpulan Geguritan karya Ustadji Pantja Wibiarsa"
No Thumbnail Available
Date
2024-09-17
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Fakultas Pendidikan Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (1) menjabarkan
ketidaklangsungan ekspresi dari kumpulan geguritan karya Ustadji Pantja
Wibiarsa, (2) menjabarkan pembacaan secara heuristik dan hermeneutik dari
kumpulan geguritan karya Ustadji Pantja Wibiarsa.
Jenis dari penelitian ini adalah kualitatif dengan bidang kajian sastra. Data
primer dari penelitian ini berupa kata atau kalimat yang terdapat dalam setiap
geguritan karya Ustadji Pantja Wibiarsa, yang terdiri dari 37 judul geguritan.
Data sekunder dari penelitian ini adalah buku dan artikel yang mendukung
penelitian ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis dalam penelitian
ini adalah teknik pustaka, teknik simak, dan teknik catat. Analisis data dari
penelitian ini adalah content analysis yang mengkaji teks karya sastra (geguritan)
secara menyeluruh. Teknik penyajian dari hasil penelitian ini adalah teknik
penyajian informal.
Hasil analisis menunjukkan adanya ketidaklangsungan ekspresi geguritan,
meliputi: 1) penggantian arti, yang terdiri dari simile sebanyak 11 data, metafora
sebanyak 315 data, personifikasi sebanyak 20 data, metonimi sebanyak 3 data,
dan sinekdok sebanyak 5 data, 2) penyimpangan arti, yang terdiri dari ambiguitas
sebanyak 1 data, kontradiksi 5 data, dan nonsense sebanyak 6 data, 3) penciptaan
arti, yang terdiri dari enjambemen sebanyak 191 data, homologues sebanyak 24
data, dan tipografi sebanyak 37 data. Adapun pemaknaan secara hermenutik,
ditemukan berbagai makna yang disampaikan secara tersirat, yang terdiri dari
usaha dalam menggapai cita-cita, kemaksiatan, rasa cinta tanah air, permasalahan
hidup, anak-anak yang terlantar, pahlawan, keserakahan, ketentraman, rasa
bersyukur, orang tua, budaya, kejahatan, permusuhan, perdamaian, dan religi.