Analisis Bentuk Pertunjukan dan Makna Simbolik Kesenian Jathilan Cahya Turangga Mudha di Desa Munggangsari Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang
| dc.contributor.author | Asti Safitri 222160021 | |
| dc.date.accessioned | 2026-10-02T05:21:44Z | |
| dc.date.available | 2026-10-02T05:21:44Z | |
| dc.date.issued | 2026-07-30 | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini dilakukan atas dasar kepopuleran tari jathilan sebagai hiburan masyarakat di Kabupaten Magelang yang masih bertahan hingga saat ini dan terus berkembang seiring kemajuan zaman. Kajian mengenai kesenian ini memang telah banyak dilakukan oleh beberapa peneliti sebelumnya, namun penelitian yang secara spesifik membahas bentuk pertunjukan dan makna simbolik kesenian jathilan, khususnya pada grup Cahya Turangga Mudha di Desa Munggangsari Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang, belum pernah dilakukan. Aspek-aspek tersebut belum banyak diketahui oleh masyarakat, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut. Untuk mengungkap permasalahan tersebut maka diperlukan analisis mengenai (1) Bentuk pertunjukan kesenian jathilan Cahya Turangga Mudha Desa Munggangsari, (2) Makna simbolik ubarampe dalam kesenian jathilan Cahya Turangga Mudha Desa Munggangsari. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data interaktif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pertunjukan kesenian jathilan Cahya Turangga Mudha di Desa Munggangsari Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang, memiliki unsur-unsur pembangunnya yaitu sejarah kesenian Cahya Turangga Mudha, penari atau pelaku, wiraswara dan waranggana, waktu pertunjukan, tempat pertunjukan, alat musik, tata rias, tata busana, serta pawang. Seluruh unsur tersebut berpadu secara harmonis dan saling melengkapi, sehingga menghasilkan sajian pertunjukan yang terstruktur dan dapat dinikmati penonton secara utuh. Makna simbolik pada setiap ubarampe yang ada pada dasarnya merupakan ungkapan rasa syukur manusia kepada Sang Pencipta sebagai tempat memohon dan tempat berserah diri. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.umpwr.ac.id/handle/123456789/4103 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Fakultas Pendidikan Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo | |
| dc.relation.ispartofseries | Wisuda Periode I 2026/2027 (Wisuda 75); 075.S.PBSJ.008 | |
| dc.title | Analisis Bentuk Pertunjukan dan Makna Simbolik Kesenian Jathilan Cahya Turangga Mudha di Desa Munggangsari Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang | |
| dc.type | Thesis |