Analisis Strategi Guru dalam Menanamkan Nilai Pendidikan Karakter Sopan Santun dan Disiplin Pada Siswa Sekolah Dasar
No Thumbnail Available
Date
2026-05-04
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan bentuk perilaku sopan
santun dan disiplin siswa, (2) menganalisis strategi guru dalam menanamkan nilainilai pendidikan karakter, dan (3) mengidentifikasi faktor pendukung dan
penghambat yang memengaruhi pelaksanaannya pada siswa kelas V di SD Negeri
Turus, Kabupaten Purworejo. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi: (1)
bagaimana bentuk perilaku sopan santun dan disiplin siswa, (2) bagaimana strategi
guru dalam menanamkan nilai karakter tersebut, dan (3) apa saja faktor pendukung
dan penghambatnya.
Penelitian ini menggunakan desain kualitatif deskriptif yang dilaksanakan
di SD Negeri Turus pada bulan Mei hingga Juni 2025. Subjek penelitian meliputi
guru kelas V dan siswa sebagai sumber data primer, sedangkan data sekunder
diperoleh dari dokumen pendukung seperti RPP dan tata tertib sekolah. Teknik
pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-partisipan, wawancara
mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perilaku sopan santun dan disiplin
siswa tercermin dalam delapan indikator, yaitu memberi salam (79%),
menggunakan bahasa sopan (79%), menghormati guru dan teman (100%), tidak
membentak (46%), datang tepat waktu (79%), mengerjakan tugas tepat waktu
(96%), mematuhi aturan (96%), dan fokus dalam pembelajaran (46%); (2) strategi
guru dilakukan melalui keteladanan, pembiasaan, pendekatan emosional,
pemberian nasihat, integrasi nilai karakter dalam pembelajaran, serta penguatan
melalui aturan dan konsekuensi; dan (3) faktor pendukung meliputi keteladanan
guru, lingkungan sekolah, dan program karakter, sedangkan faktor penghambat
meliputi pengendalian emosi dan konsentrasi siswa serta lingkungan keluarga dan
pergaulan