Analisis Bentuk, Makna, dan Fungsi Tari Topeng Lengger di Desa Reco Kecamatan Kertek Kabupaten Wonosobo
No Thumbnail Available
Date
2025-06-24
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Prodi Pend. Bahasa dan Sastra Jawa, FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo
Abstract
Lastini. “Analisis Bentuk, Makna, dan Fungsi Tari Topeng Lengger di Desa Reco
Kecamatan Kertek Kabupaten Wonosobo”. Skripsi. Pendidikan Bahasa dan Sastra
Jawa. FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2025
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan mengenai eksistensi
perkembangan tari Topeng Lengger di desa Reco, kecamatan Kertek, kabupaten
Wonosobo. Tari Topeng Lengger di kabupaten Wonosobo memiliki tiga pakem atau
aturan dalam pertunjukan yaitu pakem Njantinan, pakem Njambunan, dan pakem
Bundhengan. Pada penelitian-penelitian terdahulu, pakem yang diteliti terpusat
pada pakem Njantinan yang berasal dari salah satu daerah di kabupaten Wonosobo
yaitu desa Giyanti. Penelitian yang terlalu fokus pada satu tempat akan
menghasilkan kesimpulan yang kurang objektif. Masing-masing daerah memiliki
perbedaan pola pikir dan kepercayaan, sehingga penelitian mengenai tari Topeng
Lengger di desa Reco perlu dilakukan. Untuk mengetahui sejauh mana
perkembangan tari Topeng Lengger di desa Reco, maka diperlukan analisis yang
mendalam mengenai (1)Sejarah tari Topeng Lengger di desa Reco, (2) Bentuk
pertunjukan tari Topeng Lengger di desa Reco, (3) Makna pertunjukan tari Topeng
Lengger di desa Reco, dan (4) Fungsi pertunjukan tari Topeng Lengger di desa
Reco. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian yaitu Budayawan tari
Topeng Lengger Wonosobo, ketua Sanggar setyo Langen Budoyo di desa Reco
sekaligus pelaku tari Topeng Lengger, perangkat desa Reco, pekerja seni dan
penulis buku tari Topeng Lengger, dan Murid di Sanggar Setyo Langen Budoyo
yang paham terkait tari Topeng Lengger di desa Reco.Analisis data melalui proses
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pakem tari Topeng Lengger di
desa Reco dibagi menjadi dua yaitu pakem Njambunan dan pakem Njantinan.
Sejarah tari Topeng Lengger di desa Reco sama seperti sejarah tari Topeng Lengger
yang berkembang di kabupaten Wonosobo. Bentuk pertunjukan tari Topeng
Lengger di desa Reco memiliki unsur-unsur pembangun yaitu sejarah, ragam gerak,
pembagian babak, tata rias, tata busana, tata panggung, iringan musik, waktu
pelaksanaan, penari, sesaji, dan topeng yang digunakan. Makna pada tari Topeng
Lengger di desa Reco dibagi menjadi lima bagian yaitu makna mengenai ragam
gerak, pembagian babak, tata busana, sesaji, dan jenis-jenis topeng yang digunakan.
Sedangkan fungsi pada tari Topeng Lengger terbagi menjadi tujuh fungsi yaitu
fungsi agama, fungsi ritual, fungsi ekonomi, fungsi sosial politik, fungsi
pendidikan, fungsi hiburan, dan fungsi pelestarian budaya.
Kata kunci : Topeng Lengger, Bentuk, Makna, Fungsi