Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Menggunakan Pendekatan Deep Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Numerasi Siswa SMP
No Thumbnail Available
Date
2026-08-18
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruanan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo
Abstract
Kemampuan numerasi siswa SMP dalam menyelesaikan permasalahan
matematika kontekstual masih tergolong rendah. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh
beberapa faktor yaitu proses pembelajaran yang masih cenderung berpusat pada
guru, penerapan pendekatan Deep Learning dalam pembelajaran matematika yang
belum optimal, dan keterbatasan media pembelajaran berbasis teknologi digital
yang mendukung peningkatan kemampuan numerasi siswa. Penelitian ini bertujuan
untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif menggunakan pendekatan
Deep Learning untuk siswa SMP serta untuk mengevaluasi kelayakan media
pembelajaran interaktif menggunakan pendekatan Deep Learning.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan (Research
and Development) dengan model ADDIE yang terdiri atas lima tahap, yaitu
Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation dengan tempat
pelaksanaan di SMPS Takhasus Nuril Anwar. Penelitian ini meliputi uji coba
lapangan terbatas pada 5 siswa kelas VII A SMPS Takhasus Nuril Anwar dan uji
coba lapangan luas pada 27 siswa kelas VII B SMPS Takhasus Nuril Anwar.
Instrumen yang digunakan terdiri dari lembar validasi media oleh ahli media dan
ahli materi, angket respon siswa dan guru untuk mengukur kepraktisan, serta tes
pre-test dan post-test dengan indikator kemampuan numerasi pada materi stastistika
untuk mengukur keefektifan melalui skor N-Gain.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengembangan media
pembelajaran interaktif berjalan sesuai tahapan ADDIE dan memenuhi kriteria
kelayakan. Uji kevalidan media pembelajaran interaktif menunjukkan bahwa media
pembelajaran interaktif dinyatakan valid dengan rata-rata persentase hasil validasi
media dan materi sebesar 77,06%. Uji kepraktisan menunjukkan bahwa media
pembelajaran yang dikembangkan memperoleh respon positif pada uji coba terbatas
dengan persentase sebesar 82,86% dan pada uji coba luas sebesar 76,46% sehingga
media dinyatakan praktis digunakan dalam pembelajaran. Uji keefektifan
menunjukkan adanya peningkatan kemampuan numerasi siswa berdasarkan
perolehan skor N-Gain sebesar 0,579 dengan kategori sedang dan tingkat efektivitas
sebesar 57,9%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, media pembelajaran interaktif
menggunakan pendekatan Deep Learning dinyatakan layak digunakan karena
terbukti valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan numerasi siswa
kelas VII SMPS Takhasus Nuril Anwar. Penelitian selanjutnya direkomendasikan
untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif dengan cakupan kemampuan
matematis yang lebih luas, melibatkan subjek penelitian yang lebih beragam, serta
mengoptimalkan penerapan pendekatan Deep Learning pada berbagai materi
matematika.