Upaya Peningkatan Keaktifan Siswa Melalui Model Problem Based Learning (PBL) Pada Mata Pelajaran PKn Kelas IV SD Negeri Karanggedang
No Thumbnail Available
Date
2022-03-25
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:1) Penerapan model problem
based learning (PBL). 2) Untuk mengetahui peningkatan keaktifan siswa,
penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua
siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Subjek dalam penelitian siswa kelas
IV SDN Karanggedang yang berjumlah 11 siswa yang terdiri dari 9 laki-laki dan 2
perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara,
observasi dan analisis dokumen. Metode analisis data menggunakan analisis
deskriptif. langkah-langkah problem based learning (PBL) 1) Orientasi siswa pada
masalah, 2) Mengorganisasi siswa untuk belajar. 3) Membimbing pengalaman
individua atau kelompok. 4) Mengembangkan dan menyajikan hasil karya, 5)
Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.
Hasil penelitian yang telah dilakukan adalah sebagai berikut: Pada
keterlaksanaan pembelajaran siklus I pertemuan pertama memperoleh persentase
sebesar 67,5% kemudian pertemuan kedua memperoleh persentase sebesar 72,5%
dan mendapat nilai rata-rata sebesar 70%. Pada siklus II pertemuan pertama
memperoleh persentase sebesar 82,5% kemudian pada pertemuan kedua
memperoleh persentase sebesar 87,5% dan mendapat nilai rata-rata sebesar 85%.
Sehingga kesimpulan dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 15%
dengan demikian siklus II dikategorikan sangat baik. Berdasarkan hasil pengamatan
siswa tentang keaktifan menggunakan model problem based learning (PBL) pada
pra siklus mendapatkan rata-rata 40%. Siklus I mendapatkan rata-rata 63% dan
siklus II mendapatkan rata-rata 80% siswa mengalami peningkatan dari pra siklus
ke siklus I 23% dan dari siklus I ke siklus II 17%. Sehingga model problem based
learning (PBL) sangat baik digunakan untuk meningkatkan keaktifan siswa.