EVALUASI TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI PENUNJANG APLIKASI HONDA E-CARE DAN HONDA SMART DEVICE MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT 5
No Thumbnail Available
Date
2025-07-16
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Program Studi Teknik Informasi Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Purworejo
Abstract
Perkembangan teknologi informasi (TI) di era digital memberikan dampak
signifikan terhadap peningkatan kinerja dan efisiensi operasional berbagai sektor,
termasuk industri otomotif. Salah satu bentuk usaha dalam industri ini adalah dealer mobil
yang telah mengintegrasikan TI dalam proses bisnisnya seperti halnya Cabang Dealer
Mobil Honda Tunas Jaya Purworejo. Meskipun penerapan TI di cabang ini sudah cukup
baik dengan penggunaan sistem seperti Honda Smart Device dan Honda e-Care masih
ditemukan sejumlah kendala dalam tata kelola TI, seperti keterbatasan infrastruktur,
kurangnya tenaga ahli di bidang TI, tidak adanya pemeliharaan terjadwal, serta jaringan
yang tidak stabil. Selain itu, kebijakan pengelolaan TI yang diatur pusat menyebabkan
kurangnya mekanisme pengawasan di tingkat cabang sehingga menimbulkan
kesenjangan antara pelaksanaan operasional di cabang dan kebijakan strategis dari pusat.
Hal ini berdampak pada efisiensi kerja dan potensi penurunan kualitas layanan.
Penelitian ini menggunakan kerangka kerja Control Objectives for
Information and Related Technologies versi 5 (COBIT 5) sebagai metode evaluasi tata
kelola TI. Fokus evaluasi diarahkan pada dua sub domain, yaitu Manage Operations
(DSS01) untuk manajemen operasi dan Monitor, Evaluate and Assess Performance and
Conformance (MEA01) untuk monitoring kinerja TI. Teknik pengumpulan data
dilakukan melalui wawancara, observasi, dan penyebaran kuesioner kepada sepuluh
responden untuk mengukur tingkat kapabilitas proses yang berjalan saat ini (as-is) dan
membandingkannya dengan kondisi yang diharapkan (to-be).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada domain DSS01 tingkat kapabilitas
saat ini berada pada level 3 dengan nilai rata-rata 2,78 dan rating 27,8% (P-Partially
Achieved) sedangkan target yang diharapkan adalah level 4, sehingga terdapat gap sebesar
1,22. Pada domain MEA01 tingkat kapabilitas saat ini juga berada di level 3 dengan nilai
rata-rata 2,664 dan rating 26,64% (P-Partially Achieved) sedangkan targetnya berada di
level 4 hal ini menunjukkan adanya gap sebesar 1,336. Rekomendasi perbaikan yang
disarankan mencakup penyusunan SOP operasional, peningkatan infrastruktur TI,
pelatihan sumber daya manusia, serta penyusunan SOP evaluasi kinerja dan pelaksanaan
audit TI secara berkala